Dinsos P3A Sumenep Turun ke Akar Rumput, Genjot Pencegahan Kekerasan Anak di Titik Rawan

- Redaksi

Rabu, 3 Desember 2025 - 14:25 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

TURLAP: Dinsos P3A Sumenep, saat melakukan sosialisasi tentang kekerasan anak (SandiGT - Seputar Jatim)

TURLAP: Dinsos P3A Sumenep, saat melakukan sosialisasi tentang kekerasan anak (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Dinas Sosial (Dinsos P3A) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, bergerak intensif dengan pola intervensi langsung ke komunitas akar rumput di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap kasus kekerasan anak di berbagai daerah.

Kepala Dinsos P3A Sumenep, Mustangin menegaskan, bahwa sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap anak bukan lagi sekadar agenda tahunan, melainkan strategi besar untuk membangun ketahanan sosial dari level paling dasar.

“Angka kasus kekerasan dapat ditekan melalui peningkatan kesadaran dan tindakan pencegahan kolektif dari seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya, Rabu (3/12/2025).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Medco Energi Gandeng Pemkab Sumenep Tanam 1.300 Pohon di TPA Batuan, Langkah Nyata Hadapi Krisis Lingkungan

Menurutnya, pendekatan langsung ke masyarakat ini mulai menunjukkan hasil karena warga semakin terbuka dan responsif terhadap isu perlindungan anak.

Program sosialisasi tersebut dipusatkan di tiga kecamatan dan lima desa yang selama ini dikategorikan membutuhkan penguatan ekstra dalam upaya perlindungan anak. Langkah ini menunjukkan keberpihakan Dinsos P3A terhadap wilayah yang dinilai sebagai titik rawan kekerasan.

Dengan hadir langsung di desa-desa, Dinsos P3A memastikan informasi yang dibawa tidak berhenti pada formalitas, namun benar-benar menyentuh masyarakat yang selama ini menjadi saksi sekaligus korban sunyi dari berbagai bentuk kekerasan terhadap anak.

Selain memaparkan dampak dan jenis-jenis kekerasan, tim dari Bidang Perlindungan Anak juga memberikan edukasi mengenai alur pelaporan. Menurut Mustangin, hal ini merupakan akar persoalan yang sering terabaikan.

“Mendorong budaya melapor di masyarakat sangat penting untuk mematahkan stigma dan rasa takut yang sering menyertai saksi kekerasan anak,” jelasnya.

Selama ini banyak kasus yang tidak pernah sampai ke ranah penegakan hukum karena masyarakat bingung harus melapor ke mana atau takut dianggap ikut campur. Sosialisasi ini bertujuan memutus mata rantai pembiaran tersebut.

Baca Juga :  Kepala Dapur MBG Dasuk Laok Diduga Arogan, Hindari Klarifikasi hingga Serang Jurnalis dengan Tuduhan 'Cari Uang'

Mustangin menegaskan bahwa tujuan besar dari rangkaian kegiatan ini adalah mewujudkan Kabupaten Sumenep sebagai kabupaten layak anak, sebuah predikat yang mustahil dicapai tanpa keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“Sehingga setiap anak di Sumenep dapat tumbuh dan berkembang dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan,” pungkasnya. (Sand/EM)

*

Penulis : Sand

Editor : EM

Sumber Berita: https://www.seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gandeng Kepolisian, Disperkimhub Sumenep Perketat Penertiban Jukir Liar
Disperkimhub Sumenep Terapkan Tarif Parkir Nonberlangganan bagi Kendaraan Pelat Luar
Bupati Sumenep Minta Santri Harus Mandiri, Kreatif, dan Mampu Bangun Usaha
Gelar Apel HSN 2026, Bupati Sumenep Dorong Pesantren Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah
Bupati Sumenep Ajak OPD hingga Pemerintah Desa Baca Surat Al-Waqi’ah 111.111 Kali
Wabup Sumenep Minta ASN Taat Aturan, Pimpinan OPD Diminta Jadi Teladan
Pilkada 2029 Mulai Dipersiapkan, Pemkab Sumenep Rancang Dana Cadangan Rp75 Miliar
RAPBD Sumenep 2027 Fokus Pemerataan, Insentif Guru hingga Bantuan Perahu Nelayan Disiapkan

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Gandeng Kepolisian, Disperkimhub Sumenep Perketat Penertiban Jukir Liar

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Disperkimhub Sumenep Terapkan Tarif Parkir Nonberlangganan bagi Kendaraan Pelat Luar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Bupati Sumenep Minta Santri Harus Mandiri, Kreatif, dan Mampu Bangun Usaha

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:27 WIB

Gelar Apel HSN 2026, Bupati Sumenep Dorong Pesantren Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:13 WIB

Bupati Sumenep Ajak OPD hingga Pemerintah Desa Baca Surat Al-Waqi’ah 111.111 Kali

Berita Terbaru