Dugaan Korupsi BUMDes Meddelan Terbongkar, Kepala Desa Mengamuk Saat Dimintai Klarifikasi

- Redaksi

Minggu, 18 Januari 2026 - 17:24 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

ILUSTRASI: Kepala Desa Meddelan marah saat ditanya soal Bumdes Meddelan terkait perternakan kambing yang hanya 16 ekor (Doc. Seputar Jatim)

ILUSTRASI: Kepala Desa Meddelan marah saat ditanya soal Bumdes Meddelan terkait perternakan kambing yang hanya 16 ekor (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, SEPUTAR JATIM – Moral publik kian runtuh ketika pemimpin desa yang seharusnya menjadi garda terdepan kesejahteraan rakyat justru terseret dugaan pusaran korupsi dana Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) tahun anggaran 2025.

Idealisme aktivis pun dipertaruhkan saat praktik pengelolaan keuangan desa diduga menyimpang dari tujuan awalnya.

Fenomena ini turut memperkuat alasan kebijakan pengetatan Dana Desa (DD) oleh pemerintah pusat.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menteri Keuangan RI Purbaya Yudi Sadewa, sebelumnya menegaskan adanya indikasi penyalahgunaan Dana Desa di sejumlah daerah, yang berujung pada penarikan atau pemangkasan anggaran demi mencegah kebocoran lebih lanjut.

Kasus terbaru mencuat dari BUMDes Meddelan, Desa Meddelan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur  yang tengah menjadi sorotan publik.

Program pengadaan ternak kambing disebut menelan dana fantastis hingga ratusan juta rupiah, bersumber dari 20 persen APBDes. Namun hasilnya dinilai jauh dari rasional.

Baca Juga :  Politisi PDIP Gelontorkan Uang Ratusan Juta Bantu Penanganan Corona

Hasil investigasi awak media mengungkap dugaan permainan kotor dalam belanja pengadaan ternak tersebut. Anggaran ratusan juta rupiah diduga hanya terealisasi untuk pembelian 16 ekor kambing dan pembangunan kandang, angka yang memantik tanda tanya besar.

Fakta mengejutkan lainnya diakui langsung oleh Ketua BUMDes Meddelan, Asmuni, yang menyatakan pengadaan kambing dilakukan tanpa sepengetahuannya.

Bahkan, dana BUMDes untuk pengadaan itu tidak berada dalam kendalinya dan diduga dikuasai oleh kepala desa.

Menanggapi pengakuan tersebut, pakar komunikasi politik Nanik Farida, menilai kapasitas dan kewenangan Kepala Desa Meddelan patut dipertanyaan.

“Jika terbukti terlibat dalam pusaran korupsi dana BUMDes, kepala desa wajib bertanggung jawab. Bukannya mensejahterakan rakyat, justru dana kesejahteraan diduga hendak dikorup. Ini sangat memprihatinkan,” tegasnya, Minggu (18/1/2026).

Padahal, lanjut Farida, BUMDes Meddelan dirancang untuk menggerakkan usaha ternak kambing guna meningkatkan perekonomian warga, mengurangi pengangguran, dan menekan angka kemiskinan.

Baca Juga :  Disoal Perkembangan Kasus Dugaan Korupsi Pasar Ganding Sumenep, Kabid Humas Polda Jatim Bungkam

“Ironisnya, dana ratusan juta itu diduga menjadi bancakan oknum pemerintah desa. Dianggarkan besar, namun kambing yang dibeli hanya belasan ekor (16 ekor, red),” ujarnya.

Saat dikonfirmasi, Kepala Desa Meddelan Moh. Haris menyatakan, seluruh pengelolaan keuangan diserahkan kepada BUMDes, termasuk penggunaan anggaran.

Pemerintah desa, klaimnya, tidak ikut campur dalam pengadaan ternak tersebut. Ia pun mengajak awak media untuk bertemu langsung guna memberikan penjelasan lanjutan.

“Itu sudah dil uar pemerintah desa perintah desa cuman mengawasi,”

Lalu saat ditanya soal Ketua BUMDes Meddelan, yang tidak mengatuhui terkait pengadaan kambing, pihaknya pun mengaku tidak mau peduli.

“Kik apah pole, mon masalah genikah tak urus (tanya apa lagi, itu saya tidak peduli, red),” pungkasnya dengan nada marah. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://www.seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral! Avanza Putih Muat Jeriken Diduga Isi Pertalite di SPBU Kolor Sumenep
Kabel WiFi Semrawut di Jalan Pakondang Picu Warga Terjatuh, Pemuda: Haruskah Menunggu Korban Lagi?
Geger! Warga Batang-Batang Daya Sumenep Temukan Mayat Diduga Bakar Diri
Dituding Pelakor, Perempuan di Sampang Lapor Polisi Usai Alat Kelaminnya Diolesi Cabai
SMSI Kecam Dugaan Pengusiran Wartawan, Tolak Hadiri Undangan Polresta Sumenep
Hari Jadi ke-758 Sumenep, Logo Baru Jadi Simbol Sejarah dan Semangat Kemajuan
Aroma Dugaan Penyelewengan DD Meddelan Terungkap, Inspektorat Sumenep Dinilai Kecolongan
Inspektorat Sumenep Periksa Dana Desa Meddelan, Warga Mulai Bertanya?

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 11:20 WIB

Viral! Avanza Putih Muat Jeriken Diduga Isi Pertalite di SPBU Kolor Sumenep

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:57 WIB

Kabel WiFi Semrawut di Jalan Pakondang Picu Warga Terjatuh, Pemuda: Haruskah Menunggu Korban Lagi?

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Geger! Warga Batang-Batang Daya Sumenep Temukan Mayat Diduga Bakar Diri

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Dituding Pelakor, Perempuan di Sampang Lapor Polisi Usai Alat Kelaminnya Diolesi Cabai

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:54 WIB

SMSI Kecam Dugaan Pengusiran Wartawan, Tolak Hadiri Undangan Polresta Sumenep

Berita Terbaru

Pengamat Kebijakan Publik, Fauzi As (Doc. Seputar Jatim)

Opini Publik

TEMPO BERJUDI DI MADURA

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:18 WIB

PAKAIAN: Polresta Sumenep, mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan kasus persetubuhan pelajar (Dok. Seputar Jatim)

Hukum & Kriminal

Terbongkar! Pria di Sumenep Diduga Setubuhi Pelajar 17 Tahun Dua Kali

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:11 WIB