Razia Kos, Petugas Satpol PP Menyisir Kelurahan Banyuanyar

- Redaksi

Senin, 23 September 2019 - 15:16 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Petugas memeriksa identitas penghuni kos dalam razia yang digelar Satpol PP Sampang, Senin, 23/09/2019. (muhammad/ SJ foto)

Petugas memeriksa identitas penghuni kos dalam razia yang digelar Satpol PP Sampang, Senin, 23/09/2019. (muhammad/ SJ foto)

SAMPANG, seputarjatim.com– Razia penghuni kost dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sampang, Jawa Timur, Senin, 23 September 2019. Kegiatan ini dilakukan di wilayah kos Jl Selong Permai, Jl Semeru dan Jl Dipenogoro, Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Kota Sampang.

Petugas menggeledah satu persatu kamar. Selain memeriksa identitas penghuni, petugas juga memeriksa barang-barang yang dicurigai sebagai barang terlarang. Razia sengaja digelar untuk mengantisipasi maraknya peradaran narkoba, termasuk perdagangan wanita.

Baca Juga :  Puskesmas Batang-Batang Pastikan Suntik SHK Bukan Penyebab Kematian Bayi

“Sesuai dengan peraturan pemerintah nomor 7 tahun 2015 tentang rumah penginapan. Setiap penghuni hotel, losmen, pesanggrahan, penginapan dan rumah kos harus memiliki KTP atau identitas lainnya. Jika penghuni tidak memiliki identitas salah satunya tersebut, maka mereka akan dikenakan hukuman bulanan kurang dan denda Rp.50 juta,” kata Moh. Jalil Kasi penyidik dan penindak Satpol PP kepada wartawan di lokasi.

Jalil juga menambahkan, karena terlihat mencurigakan, petugas membawa identitas salah seorang penghuni kos. Petugas Satpol PP Sampang mengaku akan terus menggelar razia serupa, di wilayah Kota Sampang. (rk/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Hamili Gadis di Bawah Umur, Pria 20 Tahun di Sumenep Ditetapkan sebagai Tersangka
Maya Puspitasari Diburu Polresta Sumenep, Masuk DPO Kasus Dugaan Korupsi
Pencabutan Laporan Dipersoalkan, Pelapor Kasus Kayu Nonggunong Tantang Polresta Sumenep Buka CCTV dan Bukti
Surat Pencabutan Laporan Dinilai Palsu, Pelapor Kasus Pencurian Kayu di Nonggunong Siap Tempuh Jalur Hukum
Diduga Cabuli Anak di Sekolah, Pria 43 Tahun Diamankan Polsek Kangean
Surat Pencabutan Laporan Pencurian Kayu di Nonggunong Jadi Polemik, Pelapor dan Polresta Sumenep Berseberangan
3 Tersangka Pencurian Kayu di Nonggunong Dipulangkan, Surat Pencabutan Diduga Dibubuhi Tanda Tangan Palsu
Polresta Sumenep Pulangkan 3 Tersangka Kasus Pencurian Kayu di Nonggunong, Pelapor Tak Pernah Cabut Laporan

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Maya Puspitasari Diburu Polresta Sumenep, Masuk DPO Kasus Dugaan Korupsi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:11 WIB

Pencabutan Laporan Dipersoalkan, Pelapor Kasus Kayu Nonggunong Tantang Polresta Sumenep Buka CCTV dan Bukti

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Surat Pencabutan Laporan Dinilai Palsu, Pelapor Kasus Pencurian Kayu di Nonggunong Siap Tempuh Jalur Hukum

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Diduga Cabuli Anak di Sekolah, Pria 43 Tahun Diamankan Polsek Kangean

Kamis, 24 September 2026 - 12:08 WIB

Surat Pencabutan Laporan Pencurian Kayu di Nonggunong Jadi Polemik, Pelapor dan Polresta Sumenep Berseberangan

Berita Terbaru