Dugaan Korupsi BUMDes, Kades Meddelan Pilih Tutup Mulut dan Blokir WhatsApp Wartawan

- Redaksi

Sabtu, 24 Januari 2026 - 08:30 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

ILUSTRASI: Kades Meddelan bungkam dan memblokir WhatsApp wartawan, saat disorot soal korupsi dana BUMDes (Doc. Seputar Jatim)

ILUSTRASI: Kades Meddelan bungkam dan memblokir WhatsApp wartawan, saat disorot soal korupsi dana BUMDes (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim– Kasus dugaan korupsi dana BUMDes untuk pengadaan peternakan kambing telah menjadi perbincangan hangat masyarakat Desa Meddelan, Desa Sendir, Desa Cangkreng, Desa Poreh, dan sekitarnya selama sepekan terakhir.

Pasalnya, dana ratusan juta rupiah yang dialokasikan untuk memberdayakan masyarakat desa setempat justru diduga kuat dijadikan dana bancakan oleh oknum aparat pemerintah desa, khususnya Kepala Desa (Kades) Meddelan, Moh. Haris.

Alih-alih memberdayakan dan menyejahterakan masyarakat, dana tersebut malah disinyalir diselewengkan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ironisnya, ketika para insan pers beramai-ramai menyoroti dan memberitakan kasus ini selama berhari-hari, nomor Kades Meddelan sudah tidak bisa dikonfirmasi.

Sejumlah wartawan yang intens melakukan konfirmasi mengaku tidak mendapat balasan atas pesan WhatsApp yang dikirim. Kuat dugaan, Kades Meddelan memblokir nomor para wartawan.

Baca Juga :  Tumpahan CPO Cemari Laut Gili Iyang Sumenep, Minyak Tongkang Capai Bibir Pantai

Pakar Komunikasi Politik, Nanik Farida, menuding keras sikap Kepala Desa Meddelan tersebut dan menyebutnya sebagai tindakan pengecut yang tidak pantas dilakukan oleh seorang aparatur pemerintah.

Menurutnya, seorang pemimpin, apalagi pejabat publik yang menggunakan dan dibiayai oleh uang rakyat melalui APBDes, wajib diawasi dalam penggunaan anggarannya.

“Jika Kades Meddelan tetap memblokir nomor wartawan itu melanggar pasal 4 ayat (2) dan (3) dan pasal 18 ayat (1) UU No.40/1999 tentang Pers. Kades terancam pidana penjara maksimal 2 tahun atau denda maksimal Rp500 juta,” ujarnya, Sabtu (24/1/2026).

Jika Kades Meddelan merasa tidak bersalah atau berada di pihak yang benar, lanjut Farida, tidak ada alasan untuk memblokir nomor wartawan.

Tindakan tersebut justru menjadi sinyal buruk dan mencerminkan bobroknya tata kelola pemerintahan di Desa Meddelan. Tugas insan pers adalah menginformasikan kepada publik melalui pemberitaan.

“Jika Harist tidak siap dikritik, mending mundur jadi Kades Meddelan,” ujar aktivis perempuan jebolan Malang ini.

Baca Juga :  Wabup Sumenep Kawal Diplomasi Pariwisata, Australia Bidik Wisata Kesehatan dan Budaya Dunia

Sementara itu, saat dikonfirmasi, Kepala Desa Meddelan Moh. Haris tidak dapat dihubungi. Nomor WhatsApp-nya tidak aktif untuk komunikasi, pesan yang dikirim pun tidak dibalas. Karena sejumlah wartawan yang getol memberitakan dugaan korupsi BUMDes Meddelan mengalami hal serupa, kuat dugaan nomor WhatsApp insan pers sengaja diblokir. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://www.seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Geger! Bayi Laki-Laki Ditemukan di Atas Kursi Rusak di Pinggir Jalan Prenduan Sumenep
Dugaan Perusakan Rumah dan Teror Celurit di Pamekasan, Jaka Jatim Desak Polisi Usut Tuntas
Kuota Cuma 20 Grup, Jangan Lewatkan! Festival Banjari Al-Habsyi se-Sumenep Siapkan Hadiah Jutaan
Peringati Hari Parlemen 2026, DPRD Sumenep Siapkan Hadiah Rp100 Juta dan Sembako
Dugaan Tiru Rokok Ilegal Marbol Berujung Teror dan Perusakan, Kendaraan Ibu di Pamekasan Diambil
Dugaan Investasi MBG di Madura Tembus Rp7 Miliar, Istri Anggota DPR RI Jadi Terlapor
Dijanjikan Bisnis 37 Dapur MBG, Warga Sumenep Rugi Rp288,9 Juta, Nama Istri Anggota DPR RI Disebut
Viral! Avanza Putih Muat Jeriken Diduga Isi Pertalite di SPBU Kolor Sumenep

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:58 WIB

Geger! Bayi Laki-Laki Ditemukan di Atas Kursi Rusak di Pinggir Jalan Prenduan Sumenep

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Dugaan Perusakan Rumah dan Teror Celurit di Pamekasan, Jaka Jatim Desak Polisi Usut Tuntas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Kuota Cuma 20 Grup, Jangan Lewatkan! Festival Banjari Al-Habsyi se-Sumenep Siapkan Hadiah Jutaan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:12 WIB

Peringati Hari Parlemen 2026, DPRD Sumenep Siapkan Hadiah Rp100 Juta dan Sembako

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Dugaan Tiru Rokok Ilegal Marbol Berujung Teror dan Perusakan, Kendaraan Ibu di Pamekasan Diambil

Berita Terbaru

Poster DPO Polresta Sumenep (Dok. Istimewa)

Hukum & Kriminal

Maya Puspitasari Diburu Polresta Sumenep, Masuk DPO Kasus Dugaan Korupsi

Selasa, 20 Okt 2026 - 14:33 WIB