Ikon Kota Gelap Gulita, Lampu Tugu ‘Selamat Datang’ Sumenep Mati Total

- Redaksi

Minggu, 1 Maret 2026 - 12:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JALAN RAYA: Lampu Tugu 'Selamat Datang' Sumenep Mati Total (Doc. Seputar Jatim)

JALAN RAYA: Lampu Tugu 'Selamat Datang' Sumenep Mati Total (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Kondisi memprihatinkan terlihat di kawasan ikon pintu masuk Kota Sumenep, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Terlihat lampu penerangan di area tugu “Selamat Datang” dilaporkan mati total dalam beberapa hari terakhir, memicu keluhan dari masyarakat dan para pengguna jalan.

Padamnya lampu penerangan membuat kawasan yang selama ini menjadi simbol penyambutan tamu dan wajah awal kota itu tampak gelap gulita saat malam hari.

Sejumlah warga menilai situasi tersebut tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga berpotensi membahayakan pengendara, terutama ketika arus lalu lintas meningkat.

“Ini kan pintu masuk kota, harusnya jadi perhatian. Kalau gelap seperti ini tentu rawan kecelakaan,” ujar salah satu warga yang melintas, Jumat (1/3/2026).

Baca Juga :  Terseret Isu BSPS dan Proyek Lama, Kadis Kominfo Sumenep Didesak Buka Suara

Selain aspek keselamatan, warga juga menyoroti dampaknya terhadap estetika dan citra daerah. Kawasan “Selamat Datang” selama ini dikenal sebagai spot foto dan titik kebanggaan masyarakat.

Namun, dengan kondisi lampu mati total, keindahan kawasan itu nyaris tak terlihat saat malam tiba.

Sebagian masyarakat berharap pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo segera mengambil langkah cepat untuk memperbaiki penerangan yang padam.

Mereka meminta instansi terkait melakukan pengecekan menyeluruh guna memastikan apakah kerusakan dipicu gangguan teknis, jaringan listrik, atau faktor lainnya.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai penyebab padamnya lampu penerangan di kawasan tersebut maupun target waktu perbaikannya. (EM)

*

 

Penulis : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Keselamatan Siswa Jadi Prioritas, Kepsek SDN Juluk II Siap Tolak MBG Tak Layak Konsumsi
SPPG Talang Diduga Suap Jurnalis dengan ‘Uang Bensin’ Saat Usut Keracunan MBG
Kepsek SDN Juluk II Sulit Ditemui Media, Curiga Ada yang Ditutup-tutupi Soal Keracunan MBG
SPPG Karangnangka Rubaru Raih Predikat Dapur Terbaik, Bukti Komitmen Jaga Kualitas MBG di Sumenep
Kerap Bermasalah hingga Sajikan MBG Berulat, Guru Desak Satgas Ajukan Penutupan SPPG Pakamban Laok 2 ke BGN
Camat Saronggi Ungkap MBG Basi dari SPPG Talang, Kepala Sekolah SDN Juluk II Sulit Dikonfirmasi
Konferensi Pers Gagal, Kapolda Jatim Pulang Diam-Diam, Kapolres Sumenep Diduga ‘PHP’ Jurnalis
Dugem Bebas di Mr. Ball, Satpol PP Sumenep Dituding Jadi Pelindung di Balik Layar

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 17:57 WIB

Keselamatan Siswa Jadi Prioritas, Kepsek SDN Juluk II Siap Tolak MBG Tak Layak Konsumsi

Rabu, 15 April 2026 - 23:27 WIB

SPPG Talang Diduga Suap Jurnalis dengan ‘Uang Bensin’ Saat Usut Keracunan MBG

Rabu, 15 April 2026 - 21:24 WIB

Kepsek SDN Juluk II Sulit Ditemui Media, Curiga Ada yang Ditutup-tutupi Soal Keracunan MBG

Rabu, 15 April 2026 - 19:13 WIB

SPPG Karangnangka Rubaru Raih Predikat Dapur Terbaik, Bukti Komitmen Jaga Kualitas MBG di Sumenep

Rabu, 15 April 2026 - 11:31 WIB

Kerap Bermasalah hingga Sajikan MBG Berulat, Guru Desak Satgas Ajukan Penutupan SPPG Pakamban Laok 2 ke BGN

Berita Terbaru

FOKUS: Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid (kiri), bersama Wakil Bupati Sumenep, Imam Hasyim (dua kiri), saat rapat koordinasi terkait HDDAP (Doc. Seputar Jatim)

Pemerintahan

HDDAP Jadi Motor Transformasi Pertanian Lahan Kering di Sumenep

Jumat, 17 Apr 2026 - 10:39 WIB