DPRD Sumenep Minta Pemkab Tegas, Tempat Hiburan Malam Langgar Izin Harus Ditutup

- Redaksi

Rabu, 4 Maret 2026 - 15:40 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

GAGAH: Ketua DPRD Sumenep, Zainal Arifin (Foto Istimewa)

GAGAH: Ketua DPRD Sumenep, Zainal Arifin (Foto Istimewa)

SUMENEP, Seputar Jatim – Desakan penertiban tempat hiburan malam di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menguat di tengah suasana bulan suci Ramadan.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep, Zainal Arifin menyatakan dukungan tegas terhadap langkah pemerintah daerah untuk menindak bahkan menutup permanen tempat hiburan yang dinilai melanggar aturan dan norma keagamaan.

Ia mengaku berdiri bersama aspirasi ulama, habaib, dan tokoh agama yang tergabung dalam Gerakan Umat Islam Sumenep (GUISS).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dimana kelompok tersebut sebelumnya mendesak pemerintah menutup tempat hiburan malam yang dianggap tidak sejalan dengan nilai-nilai Ramadan.

“Kami sangat mendukung penertiban tempat hiburan malam di Sumenep. Jika memang tidak sesuai aturan, kami dorong untuk ditutup permanen. Tidak ada toleransi untuk hiburan malam yang melanggar,” tegasnya, Rabu (4/3/2026).

Baca Juga :  Ikon Kota Gelap Gulita, Lampu Tugu 'Selamat Datang' Sumenep Mati Total

Lanjut Politikus PDI Perjuangan itu menegaskan bahwa Sumenep harus tetap dijaga sebagai daerah dengan identitas religius yang kuat.

Karena itu, aktivitas yang berpotensi memicu pelanggaran norma agama perlu diminimalisir. Ia juga meminta pemerintah daerah merespons serius aspirasi para tokoh agama.

Menurutnya, evaluasi terhadap perizinan tempat usaha menjadi langkah penting untuk memastikan operasionalnya benar-benar sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Kalau izinnya tidak sesuai peruntukan atau melanggar ketentuan, langsung ditutup permanen,” tuturnya.

Zainal menilai penertiban tidak seharusnya hanya dilakukan saat Ramadan. Ia mendorong langkah pengawasan tetap dilakukan secara konsisten di luar bulan puasa demi menjaga ketertiban sosial dan moral masyarakat, terutama generasi muda.

“Persoalan hiburan yang tidak sesuai nilai agama harus ditertibkan, baik saat Ramadan maupun di luar Ramadan,” tandasnya.

Ia memastikan DPRD Sumenep siap mengawal aspirasi para tokoh agama. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat menjadi kunci menjaga kondusivitas daerah sekaligus memastikan setiap izin usaha dijalankan sesuai ketentuan yang berlaku. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dialog Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Minta Pemkab dan Aparat Penegak Hukum Tak Tinggal Diam
Jaga Hak Korban, Kapolresta Sumenep Serahkan Kendaraan Barang Bukti untuk Dipinjam Pakai
IWO Gelar Seminar Jurnalistik di UPI Sumenep, Etika Pers Tak Boleh Kalah oleh AI
Puluhan Grup Ikuti Festival Banjari Al-Habsyi Piala DRT The Big Family, Majelis At-Taufiq Siap Guncang Malam Puncak
SKK Migas-KEI Perkuat Kompetensi Guru Non-PNS di Kepulauan Sumenep, Kemenag, DPRD dan Akademisi Beri Apresiasi
Realisasi Investasi Sumenep Lampaui Target Triwulan II, DPMPTSP Perkuat Pembinaan Pelaku Usaha
Kecewa Audiensi Tak Ditemui Kepala DKPP Pamekasan, JKP Siapkan Aksi Petani 13 Kecamatan
Warga Langsar Dilanda Kekeringan, Bupati Sumenep Turun Langsung Salurkan Air Bersih

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:33 WIB

Dialog Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Minta Pemkab dan Aparat Penegak Hukum Tak Tinggal Diam

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Jaga Hak Korban, Kapolresta Sumenep Serahkan Kendaraan Barang Bukti untuk Dipinjam Pakai

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:59 WIB

IWO Gelar Seminar Jurnalistik di UPI Sumenep, Etika Pers Tak Boleh Kalah oleh AI

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:41 WIB

Puluhan Grup Ikuti Festival Banjari Al-Habsyi Piala DRT The Big Family, Majelis At-Taufiq Siap Guncang Malam Puncak

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:51 WIB

SKK Migas-KEI Perkuat Kompetensi Guru Non-PNS di Kepulauan Sumenep, Kemenag, DPRD dan Akademisi Beri Apresiasi

Berita Terbaru