Haul ke 48 KH Abdul Mannan, Spirit Pengabdian Hidupkan Tradisi Keilmuan Pesantren

- Redaksi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:40 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

BERWIBAWA: Ketua Yayasan Ponpes Hidayatut Thalibin, Naufal Mannan, saat memberikan sambutan dalam pembukaan Haul Ke 48 KH. Abdul Mannan, di Pragaan Daya, Pragaan, Sumenep (Mufti Che - Seputar Jatim)

BERWIBAWA: Ketua Yayasan Ponpes Hidayatut Thalibin, Naufal Mannan, saat memberikan sambutan dalam pembukaan Haul Ke 48 KH. Abdul Mannan, di Pragaan Daya, Pragaan, Sumenep (Mufti Che - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Pembukaan Haul ke-48 pendiri Pondok Pesantren (Ponpes) Hidayatut Thalibin, KH Abdul Mannan, berlangsung khidmat di Rembang, Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mengenang jasa sekaligus meneguhkan kembali nilai-nilai perjuangan dan pengabdian almarhum dalam bidang pendidikan dan keagamaan.

Ketua panitia, Muhawi Ismail, mengungkapkan bahwa berbagai persiapan telah dilakukan secara maksimal demi menyukseskan pelaksanaan haul tahun ini. Sosialisasi pun digencarkan dengan melibatkan panitia, alumni, serta masyarakat luas.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk menyukseskan Haul ke-48 KH Abdul Mannan, kami bersama panitia dan masyarakat telah melakukan sosialisasi secara menyeluruh. Harapannya, seluruh elemen, baik alumni, santri, maupun masyarakat, dapat hadir bersama untuk mendoakan beliau,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026).

Ia menegaskan, KH Abdul Mannan merupakan sosok ulama yang patut dikenang dan diteladani oleh generasi saat ini.

Baca Juga :  Momentum HAKIN 2026, KI Sumenep Siap Perkuat Peran Strategis Media

“Beliau adalah sosok yang wajib kita kenal dan kita ingat. Haul ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk penghormatan atas jasa dan perjuangan beliau,” tambahnya.

Menurut Muhawi, pelaksanaan haul tahun ini memiliki nilai lebih dibandingkan tahun sebelumnya, sejalan dengan tema yang diusung, yakni Merawat Jejak Pengabdian.

“Yang membedakan haul ke-48 ini adalah penguatan nilai pendidikan yang beliau tinggalkan. Kami berharap seluruh alumni dan masyarakat dapat bersama-sama merawat jejak pengabdian tersebut, meneladani, serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Ponpes Hidayatut Thalibin, Naufal Mannan, menekankan bahwa haul tahun ini menjadi momentum strategis untuk mempererat hubungan seluruh elemen pesantren sekaligus memperkuat komitmen pengabdian.

“Tahun ini adalah kesempatan emas bagi yayasan, stakeholder, keluarga besar, santri, dan seluruh elemen untuk mempererat silaturahmi. Ini juga menjadi ladang pengabdian kita kepada masyarakat, umat, dan pondok pesantren,” ungkapnya.

Ia menegaskan, semangat haul tidak boleh berhenti pada seremoni semata, tetapi harus terus dirawat dan dilanjutkan oleh generasi penerus.

“Momentum ini harus kita jaga bersama. Para santri, alumni, dan simpatisan harus terus kembali, merajut, dan melanjutkan pengabdian sebagai pewaris perjuangan para pendahulu,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kiai Naufal penggilannya memaparkan nilai-nilai utama yang diwariskan KH Abdul Mannan sebagai fondasi pengembangan program yayasan ke depan.

“Pertama, beliau selalu mendahulukan moralitas dan spiritualitas dibandingkan intelektualitas semata. Kedua, komitmen pengabdian tanpa lelah dengan prinsip khairunnas anfa’uhum linnas, yakni sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain,” paparnya.

Baca Juga :  Ribuan Disabilitas di Madura Dibantu, BIP Foundation Hadirkan Harapan Baru

Ia juga menyoroti metode pendidikan yang diajarkan, yang tidak hanya menekankan aspek teori, tetapi juga praktik nyata dalam kehidupan.

“Pendidikan yang beliau ajarkan bukan hanya bagaimana santri memperoleh ilmu, tetapi bagaimana ilmu itu diamalkan. Esensinya adalah mencetak pribadi yang utuh, santri yang total, muslim yang total, hingga pengelola lembaga yang total,” imbuhnya.

Menurutnya, nilai-nilai tersebut merupakan warisan besar yang harus terus dijaga dan dikembangkan oleh seluruh santri dan alumni.

“Inilah warisan terbesar beliau. Nilai perjuangan dan pendidikan ini akan terus kami lanjutkan dan implementasikan dalam program-program yayasan ke depan,” pungkasnya.

Haul ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang mengenang, tetapi juga memperkuat komitmen bersama dalam melanjutkan perjuangan KH Abdul Mannan, khususnya dalam bidang pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mobil Pribadi Angkut Pertalite Pakai Jeriken di SPBU Kolor Sumenep, Sulaisi: Ini Harus Diawasi
Bupati Sumenep Hadir di Kerja Bakti LDII, 200 Peserta Bersihkan Lingkungan Paberasan
Madura Night Vaganza 2026 Dibuka, 200 Stan Ramaikan Panggung Promosi Sumenep
APSI Minta Industri Rokok Buka Pasar Lebih Luas, Petani Madura Tak Boleh Kesulitan Menjual
Lakpesdam dan LPBH NU Temui Kapolresta Sumenep, Desak THM yang Langgar Aturan Ditutup Permanen
Warga Kepulauan Sumringah, Jalan Jathe Lanjheng Kangean Kini Mulus
Semarak HUT ke-81 RI, DWP RSUDMA Sumenep Sabet Gold Lomba Lagu Daerah Nusantara
Santri PP Mathla’ul Anwar Gelar Refleksi Kemerdekaan RI ke 81, Ibnu Hajar: Belajar adalah Perjuangan

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 19:34 WIB

Mobil Pribadi Angkut Pertalite Pakai Jeriken di SPBU Kolor Sumenep, Sulaisi: Ini Harus Diawasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:37 WIB

Bupati Sumenep Hadir di Kerja Bakti LDII, 200 Peserta Bersihkan Lingkungan Paberasan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:09 WIB

Madura Night Vaganza 2026 Dibuka, 200 Stan Ramaikan Panggung Promosi Sumenep

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:58 WIB

APSI Minta Industri Rokok Buka Pasar Lebih Luas, Petani Madura Tak Boleh Kesulitan Menjual

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:06 WIB

Lakpesdam dan LPBH NU Temui Kapolresta Sumenep, Desak THM yang Langgar Aturan Ditutup Permanen

Berita Terbaru