Sambut Kepulangan Jamaah Haji, Bupati Sumenep Minta Nilai Kesabaran dan Keikhlasan Terus Dijaga

- Redaksi

Senin, 22 Juni 2026 - 22:21 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

SAMBUTAN: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, saat menyambut kepulangan jamaah haji asal Kabupaten Sumenep di GOR A. Yani (Doc. Seputar Jatim)

SAMBUTAN: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, saat menyambut kepulangan jamaah haji asal Kabupaten Sumenep di GOR A. Yani (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, menyambut kepulangan ratusan jamaah haji asal Kota Keris yang telah menuntaskan rangkaian ibadah di Tanah Suci.

Prosesi penyambutan berlangsung khidmat dan penuh haru di GOR A. Yani Sumenep, Senin (22/6/2026) malam.

Kedatangan para jamaah disambut hangat oleh keluarga, kerabat, dan masyarakat yang telah menanti sejak pagi. Suasana syukur dan kebahagiaan begitu terasa saat para tamu Allah kembali ke tanah air setelah menunaikan rukun Islam kelima.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, keberhasilan menunaikan ibadah haji merupakan anugerah sekaligus amanah yang harus dijaga melalui kontribusi positif di tengah kehidupan bermasyarakat.

Menurutnya, pengalaman spiritual yang diperoleh selama berada di Makkah dan Madinah hendaknya menjadi bekal untuk membangun kehidupan yang lebih harmonis, religius, dan penuh kepedulian terhadap sesama.

“Ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik menuju Tanah Suci, tetapi juga perjalanan batin yang membentuk karakter dan memperkuat nilai-nilai kemanusiaan. Karena itu, sepulang dari haji, para jamaah diharapkan mampu menghadirkan energi positif yang memberi manfaat bagi keluarga, lingkungan, dan masyarakat luas,” katanya.

Baca Juga :  Dinsos P3A Sumenep Perketat Pengawasan Hibah, Penerima Dana Diingatkan Tertib LPJ

Ia menegaskan, masyarakat menaruh harapan besar kepada para jamaah haji untuk menjadi teladan dalam menjaga integritas, memperkuat ukhuwah, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam kehidupan sosial.

“Predikat haji mabrur tidak cukup diwujudkan melalui peningkatan ibadah personal semata. Nilai kemabruran harus tercermin dalam sikap yang santun, kepedulian sosial yang tinggi, semangat membantu sesama, serta kemampuan menjaga persatuan dan kerukunan di tengah masyarakat yang beragam,” katanya.

Bupati Fauzi juga mengajak para jamaah untuk terus menjaga nilai-nilai yang diperoleh selama menjalankan ibadah haji, seperti kesabaran, kedisiplinan, keikhlasan, dan rasa tanggung jawab.

“Nilai-nilai yang dipelajari selama berada di Tanah Suci jangan berhenti ketika jamaah tiba di kampung halaman. Justru nilai-nilai tersebut harus menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari agar kehadiran para jamaah mampu memberikan inspirasi dan teladan bagi masyarakat,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia berharap para jamaah dapat menjadi penguat kehidupan keagamaan dan sosial di Kabupaten Sumenep, sekaligus menjadi perekat yang menjaga suasana aman, damai, dan penuh kebersamaan.

“Kami berharap para jamaah haji menjadi bagian dari solusi atas berbagai tantangan sosial di lingkungan masing-masing. Jadilah pribadi yang mampu menyebarkan kesejukan, mempererat persaudaraan, serta mengajak masyarakat untuk terus menjaga nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Fauzi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas haji, tenaga kesehatan, pembimbing ibadah, serta jajaran Kementerian Agama yang telah memberikan pelayanan dan pendampingan kepada jamaah selama proses penyelenggaraan ibadah haji.

Baca Juga :  GMNI Sumenep Desak Inspektorat Tuntaskan Audit BUMDes Meddelan

“Keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji tidak terlepas dari kerja keras dan dedikasi banyak pihak. Atas nama Pemerintah Kabupaten Sumenep, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh petugas yang telah menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab demi kenyamanan dan keselamatan jamaah,” pungkasnya.

Berdasarkan jadwal pemulangan yang telah ditetapkan, jamaah haji asal Kabupaten Sumenep kembali ke daerah dalam empat kelompok terbang (kloter), yakni Kloter 77 pada pukul 02.00 WIB, Kloter 78 pukul 05.40 WIB, Kloter 79 pukul 08.00 WIB, dan Kloter 81 pada pukul 14.45 WIB

Kepulangan para jamaah menjadi momentum penuh makna bagi masyarakat Sumenep, sekaligus harapan agar nilai-nilai kemabruran yang diperoleh selama di Tanah Suci dapat terus terjaga dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lakpesdam NU Tagih Langkah Nyata DPRD Soal THM di Sumenep: Aspirasi Hanya Jadi Catatan Rapat
Mobil Pribadi Angkut Pertalite Pakai Jeriken di SPBU Kolor Sumenep, Sulaisi: Ini Harus Diawasi
Bupati Sumenep Hadir di Kerja Bakti LDII, 200 Peserta Bersihkan Lingkungan Paberasan
Madura Night Vaganza 2026 Dibuka, 200 Stan Ramaikan Panggung Promosi Sumenep
APSI Minta Industri Rokok Buka Pasar Lebih Luas, Petani Madura Tak Boleh Kesulitan Menjual
Lakpesdam dan LPBH NU Temui Kapolresta Sumenep, Desak THM yang Langgar Aturan Ditutup Permanen
Warga Kepulauan Sumringah, Jalan Jathe Lanjheng Kangean Kini Mulus
Semarak HUT ke-81 RI, DWP RSUDMA Sumenep Sabet Gold Lomba Lagu Daerah Nusantara

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 14:25 WIB

Lakpesdam NU Tagih Langkah Nyata DPRD Soal THM di Sumenep: Aspirasi Hanya Jadi Catatan Rapat

Kamis, 10 September 2026 - 19:34 WIB

Mobil Pribadi Angkut Pertalite Pakai Jeriken di SPBU Kolor Sumenep, Sulaisi: Ini Harus Diawasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:37 WIB

Bupati Sumenep Hadir di Kerja Bakti LDII, 200 Peserta Bersihkan Lingkungan Paberasan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:09 WIB

Madura Night Vaganza 2026 Dibuka, 200 Stan Ramaikan Panggung Promosi Sumenep

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:58 WIB

APSI Minta Industri Rokok Buka Pasar Lebih Luas, Petani Madura Tak Boleh Kesulitan Menjual

Berita Terbaru