Bupati Sumenep Mulai Rotasi ASN Bertahap, Pejabat Baru Diuji Kinerja selama 6 Bulan

- Redaksi

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:36 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

TEGAS: Bupati Sumenep  Achmad Fauzi Wongsojudo,  memberikan keterangan kepada awak media usai memimpin pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan pejabat hasil rotasi dan mutasi ASN di Rumah Dinas Bupati Sumenep (Doc. Seputar Jatim)

TEGAS: Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, memberikan keterangan kepada awak media usai memimpin pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan pejabat hasil rotasi dan mutasi ASN di Rumah Dinas Bupati Sumenep (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, mulai melakukan penyegaran birokrasi melalui rotasi dan mutasi Aparatur Sipil Negara (ASN) secara bertahap.

Kebijakan ini menjadi bagian dari penataan organisasi pemerintahan sekaligus memastikan pengisian jabatan dilakukan sesuai mekanisme dan regulasi yang berlaku.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menjelaskan, pelaksanaan mutasi tidak dilakukan secara serentak karena penerbitan rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) berlangsung secara bertahap.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setiap rekomendasi yang telah diterbitkan langsung ditindaklanjuti dengan pelantikan pejabat agar roda pemerintahan tetap berjalan optimal.

“Kami tidak menunggu seluruh rekomendasi selesai. Begitu rekomendasi dari BKN diterima, langsung kami proses agar roda pemerintahan tetap berjalan efektif dan tidak terjadi kekosongan jabatan yang terlalu lama,” katanya, Jumat (17/7/2026).

Baca Juga :  SKK Migas dan TNI Perkuat Pengamanan Hulu Migas, Bentengi Ketahanan Energi Nasional dari Berbagai Ancaman

Menurutnya, setiap jabatan memiliki mekanisme yang berbeda. Sejumlah posisi strategis memerlukan tahapan administrasi dan seleksi yang lebih panjang sehingga proses penerbitan rekomendasinya juga membutuhkan waktu lebih lama.

Salah satunya adalah pengisian jabatan Kepala Inspektorat Kabupaten Sumenep. Posisi tersebut harus melalui proses seleksi di tingkat Provinsi Jawa Timur dan memperoleh persetujuan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) apabila pejabat yang diangkat berasal dari instansi pemerintah provinsi.

Proses tersebut dijalani R. Achmad Syahwan Effendi yang sebelumnya menjabat Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Sumenep. Sebelum dilantik sebagai Inspektur Kabupaten Sumenep, ia harus melewati seluruh tahapan seleksi, memperoleh persetujuan Kemendagri, hingga akhirnya menerima rekomendasi dari BKN.

“Semua proses kami tempuh sesuai regulasi. Tidak ada tahapan yang dilewati karena prinsip kami adalah membangun birokrasi yang profesional dan taat aturan,” tegasnya.

Ia menegaskan, rotasi dan mutasi kali ini tidak hanya bertujuan mengisi jabatan yang kosong, tetapi juga memperkuat efektivitas organisasi perangkat daerah.

Sejumlah pejabat bergeser ke posisi baru sesuai kebutuhan organisasi, sementara beberapa lainnya memperoleh promosi berdasarkan kompetensi dan kebutuhan pelayanan publik.

Ia juga mengingatkan bahwa pelantikan bukanlah akhir dari proses penilaian. Seluruh pejabat yang mendapat amanah baru akan menjalani evaluasi kinerja secara berkala dengan masa penilaian awal selama enam bulan.

Menurutnya, jabatan merupakan amanah yang harus dibuktikan melalui capaian kerja, inovasi, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Mutasi ini bukan sekadar perpindahan posisi, tetapi bagian dari upaya meningkatkan kualitas birokrasi. Kami ingin setiap pejabat mampu membuktikan kapasitasnya melalui kinerja nyata. Jika dalam enam bulan tidak menunjukkan peningkatan atau tidak mampu memenuhi target yang ditetapkan, tentu akan kami evaluasi dan tidak menutup kemungkinan dilakukan rotasi kembali,” pungkasnya.

Baca Juga :  Pengajian Akbar PP Al-Islamiyah Perkuat Sinergi Pesantren dan TNI Cetak Generasi Religius, Disiplin, dan Cinta Tanah Air

Ia berharap penyegaran birokrasi ini mampu melahirkan pemerintahan yang lebih profesional, responsif, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat sehingga kualitas pelayanan publik di Kabupaten Sumenep terus meningkat.

Pejabat yang dilantik dalam rotasi dan mutasi kali ini meliputi:

  • R. Achmad Syahwan Effendi sebagai Kepala Inspektorat Kabupaten Sumenep.
  • Novel sebagai Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Dinas Perhubungan Kabupaten Sumenep.
  • Hasan Basri, sebagai Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sumenep.
  • Ananta Yunianto, sebagai Kepala Bagian Persidangan dan Perundang-undangan Sekretariat DPRD Kabupaten Sumenep.
  • Wijayasa Putra, sebagai Inspektur Pembantu Daerah Investigasi dan Pengaduan Masyarakat pada Inspektorat Daerah Kabupaten Sumenep. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Sumenep Minta Santri Harus Mandiri, Kreatif, dan Mampu Bangun Usaha
Gelar Apel HSN 2026, Bupati Sumenep Dorong Pesantren Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah
Bupati Sumenep Ajak OPD hingga Pemerintah Desa Baca Surat Al-Waqi’ah 111.111 Kali
Wabup Sumenep Minta ASN Taat Aturan, Pimpinan OPD Diminta Jadi Teladan
Pilkada 2029 Mulai Dipersiapkan, Pemkab Sumenep Rancang Dana Cadangan Rp75 Miliar
RAPBD Sumenep 2027 Fokus Pemerataan, Insentif Guru hingga Bantuan Perahu Nelayan Disiapkan
Bahas APBD 2027, DPRD Sumenep Siapkan Arah Pembangunan Daerah
Usai Dilantik, Wabup Sumenep Minta 129 Kepala Sekolah Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Kuasai Teknologi

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Bupati Sumenep Minta Santri Harus Mandiri, Kreatif, dan Mampu Bangun Usaha

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:27 WIB

Gelar Apel HSN 2026, Bupati Sumenep Dorong Pesantren Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:13 WIB

Bupati Sumenep Ajak OPD hingga Pemerintah Desa Baca Surat Al-Waqi’ah 111.111 Kali

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Wabup Sumenep Minta ASN Taat Aturan, Pimpinan OPD Diminta Jadi Teladan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Pilkada 2029 Mulai Dipersiapkan, Pemkab Sumenep Rancang Dana Cadangan Rp75 Miliar

Berita Terbaru