Trainer PTC Gelar Pelatihan BTCLS di Pamekasan, Cetak Perawat Profesional, Unggul dan Kompeten

- Redaksi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:41 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

FOKUS: Tim Trainer Professional Training Center (PTC) memberikan penjelasan materi pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) kepada para peserta di Kabupaten Pamekasan (Mufti Che - Seputar Jatim)

FOKUS: Tim Trainer Professional Training Center (PTC) memberikan penjelasan materi pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) kepada para peserta di Kabupaten Pamekasan (Mufti Che - Seputar Jatim)

PAMEKASAN, Seputar Jatim – Professional Training Center (PTC) berkolaborasi dengan PT Jago Statistik Center (JSC) sukses menggelar pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Pelatihan yang berlangsung selama enam hari, mulai 28 Oktober hingga 2 November 2026 tersebut diikuti 25 peserta, terdiri dari perawat dan mahasiswa keperawatan.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan dalam menangani kondisi kegawatdaruratan medis, sekaligus membekali calon perawat dengan keterampilan praktis sebelum terjun ke dunia kerja.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur sekaligus Penanggung Jawab PTC, Suhartono, mengatakan bahwa pelatihan BTCLS merupakan salah satu bekal penting bagi mahasiswa keperawatan maupun tenaga kesehatan yang ingin meningkatkan kompetensi profesional.

Menurutnya, kemampuan tenaga kesehatan tidak cukup hanya mengandalkan pengetahuan akademik. Keterampilan dalam menangani pasien pada situasi darurat juga menjadi aspek penting yang harus dikuasai.

“Dunia kerja biasanya tidak hanya mempertimbangkan ijazah dan keilmuan yang dimiliki calon tenaga kesehatan, tetapi juga keterampilan atau skill yang sudah dikuasai. Jika sudah dibekali kompetensi kegawatdaruratan melalui pelatihan BTCLS, hal itu bisa menjadi nilai tambah ketika mereka melamar pekerjaan,” ujarnya, Sabtu (31/10/2026).

Baca Juga :  Pelatih Dejan Antonic Isyaratkan Mundur

Ia menilai, pelatihan kegawatdaruratan perlu menjadi perhatian institusi pendidikan kesehatan agar mahasiswa memiliki kesiapan lebih baik sebelum menyelesaikan pendidikan dan terjun langsung ke dunia pelayanan kesehatan.

Selain menyasar mahasiswa, pelatihan tersebut juga diperuntukkan bagi perawat yang telah bekerja di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.

Dengan demikian, peserta dapat terus mengembangkan kemampuan dan meningkatkan kesiapan dalam menghadapi berbagai kondisi darurat medis.

Suhartono mengungkapkan, PTC telah menyelenggarakan pelatihan BTCLS lebih dari 15 kali sejak lembaga tersebut memperoleh akreditasi.

“Untuk pelatihan BTCLS, kami sudah menyelenggarakannya lebih dari 15 kali sejak terakreditasi. Kali ini ada 25 peserta, mulai dari mahasiswa keperawatan hingga perawat yang sudah bekerja di institusi pelayanan kesehatan,” jelasnya.

Ia menambahkan, jangkauan pelayanan PTC tidak terbatas di Kabupaten Pamekasan maupun Pulau Madura. Sebagai lembaga pelatihan yang melayani secara nasional, PTC membuka kesempatan bagi tenaga kesehatan dari berbagai daerah untuk mengikuti program peningkatan kompetensi.

Baca Juga :  Sukses pelopori program Inovatif, Badrud Tamam Diganjar Dua Penghargaan

Dalam pelaksanaannya, PTC juga membuka peluang kolaborasi dengan lembaga pelatihan kesehatan lainnya, termasuk untuk menyelenggarakan kegiatan di luar Jawa Timur.

Menurutnya, kerja sama tersebut menjadi salah satu upaya memperluas akses pelatihan sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor kesehatan.

“Harapan kami tidak muluk-muluk. Setidaknya kami bisa ikut berperan dalam pengembangan dunia kesehatan, terutama mempersiapkan calon tenaga kesehatan agar lebih profesional dan memiliki kompetensi kegawatdaruratan, P3K, serta keterampilan lainnya,” pungkasnya.

Ia menegaskan, PTC juga siap memfasilitasi tenaga kesehatan yang telah bekerja untuk terus mengembangkan keahlian dan meningkatkan kompetensinya sesuai kebutuhan pelayanan kesehatan.

Melalui kolaborasi tersebut, pelatihan BTCLS di Pamekasan diharapkan menjadi salah satu langkah dalam memperkuat kompetensi tenaga kesehatan, khususnya dalam menghadapi situasi kegawatdaruratan serta memberikan pelayanan yang profesional kepada masyarakat. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://www.seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Kompetensi Perawat Madura, PTC dan JSC akan Gelar Pelatihan BTCLS di Pamekasan
Peringati Hari Jantung Sedunia 2026, SMF Kardiologi RSUD Smart Gandeng Klinik Utama Vitria Medika Ajak Warga Jaga Kesehatan Jantung
Kendala BPJS Tak Hambat Pelayanan, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Pastikan Pasien Tetap Terlayani
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Resmi Buka Poli Urologi, Peserta BPJS Kini Bisa Berobat
RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Ikuti Survei Akreditasi KARS, Targetkan Standar Pelayanan Kesehatan Nasional
Tak Hanya Lengkapi Fasilitas, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Fokus Cetak Tenaga Kesehatan Profesional
RSUD Moh Anwar Sumenep Gelar Gebyar 3M, Perkuat Budaya Mutu dan Keselamatan Pasien
RSUD Moh Anwar Sumenep Perkuat Kolaborasi Pengawasan Layanan JKN, Dorong Pelayanan Kesehatan Lebih Cepat

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Trainer PTC Gelar Pelatihan BTCLS di Pamekasan, Cetak Perawat Profesional, Unggul dan Kompeten

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:13 WIB

Perkuat Kompetensi Perawat Madura, PTC dan JSC akan Gelar Pelatihan BTCLS di Pamekasan

Minggu, 27 September 2026 - 20:30 WIB

Peringati Hari Jantung Sedunia 2026, SMF Kardiologi RSUD Smart Gandeng Klinik Utama Vitria Medika Ajak Warga Jaga Kesehatan Jantung

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:49 WIB

Kendala BPJS Tak Hambat Pelayanan, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Pastikan Pasien Tetap Terlayani

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:04 WIB

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Resmi Buka Poli Urologi, Peserta BPJS Kini Bisa Berobat

Berita Terbaru