Pilkades Juruan Laok Ricuh, DPRD Sumenep: Lakukan Evaluasi..!

- Redaksi

Jumat, 8 November 2019 - 12:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan petugas kepolisian diterjunkan ke lokasi Pilkades Juruan Laok, di Kecamatan Batuputih, Sumenep, Jawa Timur, setelah terjadinya kericuhan, Kamis, 07/11/2019. (Didik/ SJ Foto)

Ratusan petugas kepolisian diterjunkan ke lokasi Pilkades Juruan Laok, di Kecamatan Batuputih, Sumenep, Jawa Timur, setelah terjadinya kericuhan, Kamis, 07/11/2019. (Didik/ SJ Foto)

SUMENEP, seputarjatim.com Kericuhan yang mewarnai pemilihan kepala desa (Pilkades) Juruan Laok, Kecamatan Batuputih, Kamis, 07/11/2019, menjadi perhatian serius DPRD Kabupaten Sumenep. Indra Wayudi, Wakil Ketua DPRD Sumenep menyayangkan kejadian ini. Secara tegas, politisi Demokrat itu meminta agar dilakukan evaluasi secara menyeluruh menyangkut teknis pelaksanaan dan pengamanan yang dilakukan petugas kepolisian.

“Yang namanya ada kejadian seperti itu ya sapa yang tidak kecewa? Kasihan kan masyarakat. Tidak hanya masyarakat, panitianya juga kasihan, ini kan menjadi catatan kita. Kemungkinan kita akan evaluasi bersama pimpinan, termasuk untuk memanggil kepala dinas terkait itu,” terang Indra saat ditemui wartawan di kantornya, Jumat, 08/11/2019.

Indra mengungkapkan, pelaksanaan Pilkades di Desa Juruan Laok, Batuputih, memang menjadi dilema tersendiri. Sebab saat ini sedang bergulir proseshukum di PTUN, tentang masalah dihapusnya salah seorang bakal calon kepala desa yang digugurkan pendaftarannya oleh panitia Pilkades setempat. Laporan di PTUN ini menurut Indra berasal dari salah seorang bakal calon kepala desa yang mempersoalkan masalah skoring administrasi pendaftaran Pilkades.

Baca Juga :  Sasar Kaum Gen Z dan Milenial, KPU Dan PPK Lenteng Gelar Sosialisasi Di MA Sabilul Muttaqin

“Ya saya juga pernah ngobrol santai dengan Sekda Sumenep. Beliau juga mengaku dilema Desa Juruan Laok ini, karena memang ada proses PTUN. Kalau mau ditunda juga gak mungkin karena ini Pilkades serentak,” imbuh Indra.

Indra Wahyudi, Wakil Ketua DPRD Sumenep ditemui wartawan di kantornya, Jumat, 08/11/2019. (Febri/ SJ Foto)

Jelang hadapi pilkades tahapa dua di kepulauan, Indra berharap petugas kepolisian dapat lebih antisipatif dalam pengamanannya. Harapannya kericuhan yang terjadi di Desa Juruan Laok ini tidak akan terulang kembali.

“Untuk kepulauan saya menghimbau agar panitia kabupaten dan pihak terkait, termasuk Polres untuk memperketat penjagaan dan pengamanan. Soalnya ini jaraknya jauh. Sekali lagi untuk mengupayakan itu agar tidak terulang kasus-kasus yang kemarin,” pungkas Indra.

Terpisah, Kapolres Sumenep AKBP Muslimin mengaku akan melakukan evaluasi terjadinya kericuhan di Pilkades Juruan Laok, Kecamatan Batuputih. “Untuk sementara pilkades ini dihentikan. Dan kita rapat dengan forpimda dan panitia kabupaten untuk menentukan langkah-langkah selanjutnya,” terang Kapolres Sumenep saat ditemui wartawan, Kamis, 07/11/2019.

Baca Juga :  Densus 88 Mabes Polri Kembali Menangkap Dua Terduga Teroris di Jatim

Polres Sumenep mengingatkan, petugas kepolisian akan bertindak tegas bila hal-hal yang dilakukan masyarakat sudah masuk ke arah tindakan anarkhis.

“Pemicunya belum kita lihat, karena kami fokus bahwa pada giat pilkades akan kita amankan. Kita akan ambil tindakan tegas bila hal-hal yang dilakukan sudah masuk ke arah anarkhis. Kita tidak ingin Kabupaten Sumenep bergejolak,” terang AKBP Muslimin.

Diberitakan sebelumnya, pelaksanaan Pilkades di Desa Juruan Laok, Batuputih, Sumenepp, ricuh akibat amukan kelompok massa. Akibatnya pelaksanaan Pilkades dihentikan sementara. Dalam kericuhan tampak sekelompok massa merobohkan tenda tempat pelaksanaan Pilkades, dan merusak logistik pilkades. Minimnya petugas kepolisian yang berjaga tidak dapat menghalau aksi anarkhis warga. (feb/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SPPG Matlabul Ulum Jambu Gagal Jalankan Program Mulia, MBG Diisi Makanan Tak Layak Konsumsi
Akis Jazuli Nahkodai NasDem Sumenep 2025–2029, Pelantikan Berbalut Budaya Madura Tegaskan Komitmen Perubahan
Sinergitas Pengawasan Jadi Nafas Baru Bawaslu Sumenep
Fraksi PKB DPRD Sumenep Siap Suarakan Kepentingan Rakyat
Fraksi PKB DPRD Sumenep Hadir Harlah Ke 27: Perkuat Komitmen Dukung Rakyat
KPU Sumenep Gelar FGD, Hasil Evaluasi Pilkada 2024 Bakal Dibawa ke Provinsi hingga Pusat
KPU Sumenep Gelar FGD untuk Evaluasi Pilkada 2024
KPU Sumenep Resmi Serahkan SK Usulan Pengesahan Bupati dan Wabup Terpilih 2024-2029

Berita Terkait

Rabu, 24 Desember 2025 - 12:32 WIB

SPPG Matlabul Ulum Jambu Gagal Jalankan Program Mulia, MBG Diisi Makanan Tak Layak Konsumsi

Senin, 17 November 2025 - 06:40 WIB

Akis Jazuli Nahkodai NasDem Sumenep 2025–2029, Pelantikan Berbalut Budaya Madura Tegaskan Komitmen Perubahan

Jumat, 26 September 2025 - 12:09 WIB

Sinergitas Pengawasan Jadi Nafas Baru Bawaslu Sumenep

Senin, 22 September 2025 - 07:30 WIB

Fraksi PKB DPRD Sumenep Siap Suarakan Kepentingan Rakyat

Rabu, 23 Juli 2025 - 13:46 WIB

Fraksi PKB DPRD Sumenep Hadir Harlah Ke 27: Perkuat Komitmen Dukung Rakyat

Berita Terbaru