Home / Tak Berkategori

Polemik Tambang, ESDA Sumenep: Kami Sedang Mencari Solusi

- Redaksi

Jumat, 14 Februari 2020 - 13:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAPAT: ESDA mengundang penambang untuk membahas solusi ijin usaha beberapa waktu lalu. (Didik/SJ Foto)

RAPAT: ESDA mengundang penambang untuk membahas solusi ijin usaha beberapa waktu lalu. (Didik/SJ Foto)

SUMENEP, seputarjatim.com– Masalah tambang di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, menjadi persoalan yang belum menemukan solusi. Dari seluruh aktifitas tambang yang ada, belum satu pun yang mengantongi ijin. Perubahan penerbitan ijin tambang yang dulunya di daerah dan berubah ke provinsi, membuat seluruh pengelola tambang harus mengurus ulang ijin mereka.

“Memang semua tambang di Sumenep belum ada ijinnya. Belum satu pun,” tegas Aditya, Kasubag Pertambangan ESDA Sumenep, Jumat, 14/02/2020.

Baca Juga :  Bawa 815 Gram Sabu, Kakek Asal Sampang Dibekuk di Juanda

Saat ini, lanjut Adit, pemerintah terus men-support pemilik tambang untuk segera mengurus ijin. Hal lain yang sedang diupayakan adalah mengajukan revisi rencana tata ruang wilayah (RTRW).

“Ini juga yang terpenting. Sumenep kan masuk dalam zona tambang pasir kwarsa. Namun ternyata kita punya potensi lain. Potensi terakhir inilah yang akan kita jabarkan ulang dalam RTRW Sumenep. Tanpa ada revisi, sampai kapanpun kita dikunci RTRW yang lama,” imbuh Aditya.

Baca Juga :  Kades Aengtongtong Masuk Penjara

Saat ini, Bagian ESDA Sumenep mulai menjalin kerjasama dengan konsultan untuk mengkaji potensi tambang dan tata cara penambangan yang baik. (mg2/red) 

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Sumenep Bahas LKPJ 2025, Dorong Penguatan PAD, Pemerataan hingga Layanan Kesehatan
Momentum HAKIN 2026, KI Sumenep Siap Perkuat Peran Strategis Media
Lewat JMS, Kejari Sumenep Ingatkan Pelajar SMAN 1 Bahaya Hoaks hingga Doxxing
PKDI Sumenep Apresiasi Langkah Kejari, Penahanan Kades Pragaan Daya Jadi Peringatan bagi Desa Lain
Kisruh Gadai Emas Rp200 Juta Lebih, BMT-UGT Nusantara Gayam Pilih Tak Respons Konfirmasi Media
Dana Desa Hak Masyarakat, Bupati Sumenep Tegaskan Kades Wajib Kelola Transparan
Ribuan Disabilitas di Madura Dibantu, BIP Foundation Hadirkan Harapan Baru
2 Tragedi Diduga Imbas BOSP, DPRD Sumenep Desak Disdik Evaluasi Total Mekanisme Pencairan

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:40 WIB

DPRD Sumenep Bahas LKPJ 2025, Dorong Penguatan PAD, Pemerataan hingga Layanan Kesehatan

Kamis, 30 April 2026 - 16:35 WIB

Momentum HAKIN 2026, KI Sumenep Siap Perkuat Peran Strategis Media

Kamis, 30 April 2026 - 09:38 WIB

Lewat JMS, Kejari Sumenep Ingatkan Pelajar SMAN 1 Bahaya Hoaks hingga Doxxing

Rabu, 29 April 2026 - 17:14 WIB

PKDI Sumenep Apresiasi Langkah Kejari, Penahanan Kades Pragaan Daya Jadi Peringatan bagi Desa Lain

Selasa, 28 April 2026 - 19:38 WIB

Kisruh Gadai Emas Rp200 Juta Lebih, BMT-UGT Nusantara Gayam Pilih Tak Respons Konfirmasi Media

Berita Terbaru