Turun Bukit, Kawanan Monyet Rusak Tanaman Warga

- Redaksi

Jumat, 28 Juni 2019 - 23:40 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Monyet ekor panjang turun dari Bukit Basoka, Kecamatan Rubaru, Sumenep, Jawa Timur, Jumat (28/06/2019). Musim kemarau membuat persediaan makanan monyet di habitatnya menipis. (istimewa)

Monyet ekor panjang turun dari Bukit Basoka, Kecamatan Rubaru, Sumenep, Jawa Timur, Jumat (28/06/2019). Musim kemarau membuat persediaan makanan monyet di habitatnya menipis. (istimewa)

Sumenep, seputarjatim.com- Warga Desa Basoka, Kecamatan Rubaru, Sumenep, Jawa Timur, diresahkan dengan munculnya ratusan monyet ekor panjang di areal perkebunan mereka, Jumat (28/06/2019). Kawanan monyet itu merusak tanaman milik warga, seperti bawang merah, jagung dan tanaman buah. Busri Thoha, salah seorang warga mengaku pada  saat musim kemarau kawanan Monyet ini seringkali turun dari puncak bukit Basoka.

Baca Juga :  Cegah Korupsi, Masyarakat Diminta Awasi Pembangunan Infrastruktur

“Mungkin karena persediaan makanan disana menipis, jadi monyetnya turun ke kebun penduduk untuk cari makan,” terang Busri.

Ahmadi, warga lainnya mengaku kewalahan untuk menghalau serangan monyet ekor panjang tersebut. Menurutnya banyak warga yang terpaksa harus berjaga dan mendirikan pos pantau di sekitar lahan mereka. “Kalau monyetnya datang, kita takut-takuti dengan lemparan batu,” katanya.

Serangan monyet ekor panjang di perkebunan Desa Basoka ini tidak terjadi sekali ini saja. Di tahun 2017 silam serangan yang sama juga terjadi dan mengakibatkan kerusakan lahan yang signifikan. Saat itu, Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan (Disperta) Kabupaten Sumenep bahkan menetapkan status serangan monyet  ini sebagai kejadian luar biasa. (nn/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengunjung Mr. Ball Positif Narkoba, PCNU dan Kiai Desak Pemkab Sumenep Tutup THM
Disbudporapar Sumenep Buka Pintu Kreativitas Masyarakat untuk Kalender Event 2027
Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam
Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi
Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB
Puncak Festival Banjari Al-Habsyi, DRT Gemar Bershalawat Hadirkan Majelis At-Taufiq Meriahkan HSN 2026
Dua Kades Terjerat Kasus Narkoba, DPMD Sumenep Pilih Tegak Lurus pada Hukum
Geger! Bayi Laki-Laki Ditemukan di Atas Kursi Rusak di Pinggir Jalan Prenduan Sumenep

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 10:31 WIB

Pengunjung Mr. Ball Positif Narkoba, PCNU dan Kiai Desak Pemkab Sumenep Tutup THM

Senin, 2 November 2026 - 13:01 WIB

Disbudporapar Sumenep Buka Pintu Kreativitas Masyarakat untuk Kalender Event 2027

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:44 WIB

Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB

Berita Terbaru

ILUSTRASI: H. Hamid Ali Munir dan H. Herman Dali Kusuma, keduanya merupakan mantan Ketua DPRD Kabupaten Sumenep (Foto Istimewa)

Opini Publik

Sumenep Butuh Sosok H. Hamid Ali Munir dan H. Herman Dali Kusuma

Kamis, 5 Nov 2026 - 15:58 WIB