Home / Tak Berkategori

P3K Guru yang bertugas di Kepulauan Bolos berbulan-bulan Sampai sekarang

- Redaksi

Senin, 5 April 2021 - 09:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, seputarjatim.com— Sejumlah tenaga guru P3K yang bertugas di Kepulauan Sapeken, terutama di Desa Pagerungan Besar, baik yang bertugas di SD maupun SMP dikeluhkan warga karena sejak diangkat sebagai guru P3K di desa mereka, guru P3K hanya masuk sekitar seminggu setelah diangkat akan tetapi kemudian sampai sekarang tidak masuk lagi.

Hal itu diungkap oleh salah seorang warga dan tokoh masyarakat setempat yang mengeluhkan perilaku guru bolos. Warga yang identitasnya tidak mau diungkap ini mengatakan bahwa perilaku para guru tersebut dinilai merugikan masyarakat terutama kalangan orang tua siswa karena anak-anaknya tidak memperoleh kesempatan untuk memperoleh pembelajaran yang layak.

Baca Juga :  Pemantau Pemilu Diusir, Berujung Laporan

Guru bolos terjadi pada hampir semua lembaga pendidikan, baik di SDN Pagerungan Besar-1, SDN Pagerungan Besar-2, SDN Pagerungan Besar-3, dan bahkan di SMP Sapeken guru P3K-nya juga bolos.

Fenomena perilaku guru bolos juga dibenarkan oleh salah seorang Kepala Desa di Sapeken karena pihaknya memperoleh pengaduan dan bahkan sudah umum menjadi rasanan warga.

“Benar, pak. Kata warga sich begitu. Saya tadi juga sudah cek dan benar saya tidak melihat ada guru P3K disalah satu sekolah,” Ujar Kepala Desa yang juga masih merahasiakan sekolah mana yang dimaksudnya melalui chatt Whats’App kepada awak media ini (05/04).

Baca Juga :  Pulau Masakambing, Eksotika Kakatua Jambul Kuning

Kendati demikian, Kepala Sekolah SDN Pagerungan Besar 1 tidak membenarkan informasi warga tersebut karena menurutnya guru P3K selalu masuk kerja melaksanakan tugas-tugas pembelajaran.

Sedangkan 3 Kepala Sekolah lainnya, SDN Pagerungan Besar-2, SDN Pagerungan Besar-3, dan SMPN-2, hingga berita ini tayang ketiganya tidak memberikan keterangan kepada awak media ini. Chatt whats’App yang dikirim oleh awak media hanya dibaca tapi tidak dibalas. (Red).

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Haul ke 48 KH Abdul Mannan, Spirit Pengabdian Hidupkan Tradisi Keilmuan Pesantren
DPRD Sumenep Bahas LKPJ 2025, Dorong Penguatan PAD, Pemerataan hingga Layanan Kesehatan
Momentum HAKIN 2026, KI Sumenep Siap Perkuat Peran Strategis Media
Lewat JMS, Kejari Sumenep Ingatkan Pelajar SMAN 1 Bahaya Hoaks hingga Doxxing
PKDI Sumenep Apresiasi Langkah Kejari, Penahanan Kades Pragaan Daya Jadi Peringatan bagi Desa Lain
Kisruh Gadai Emas Rp200 Juta Lebih, BMT-UGT Nusantara Gayam Pilih Tak Respons Konfirmasi Media
Dana Desa Hak Masyarakat, Bupati Sumenep Tegaskan Kades Wajib Kelola Transparan
Ribuan Disabilitas di Madura Dibantu, BIP Foundation Hadirkan Harapan Baru

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:40 WIB

Haul ke 48 KH Abdul Mannan, Spirit Pengabdian Hidupkan Tradisi Keilmuan Pesantren

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:40 WIB

DPRD Sumenep Bahas LKPJ 2025, Dorong Penguatan PAD, Pemerataan hingga Layanan Kesehatan

Kamis, 30 April 2026 - 16:35 WIB

Momentum HAKIN 2026, KI Sumenep Siap Perkuat Peran Strategis Media

Kamis, 30 April 2026 - 09:38 WIB

Lewat JMS, Kejari Sumenep Ingatkan Pelajar SMAN 1 Bahaya Hoaks hingga Doxxing

Rabu, 29 April 2026 - 17:14 WIB

PKDI Sumenep Apresiasi Langkah Kejari, Penahanan Kades Pragaan Daya Jadi Peringatan bagi Desa Lain

Berita Terbaru