25 Rescuer SAR Surabaya Ikuti Diklat HART

- Redaksi

Senin, 22 Juli 2019 - 12:18 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Surabaya, seputarjatim.com– Sebanyak 25 orang rescuer Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya, mengikuti kegiatan Pendidikan dan Pelatihan High Angle Rescue Technique (HART), Angkatan ke-15.

Diklat HART ini merupakan salah satu pendidikan lanjutan yang harus dilalui para rescuer setelah diklat dasar yang pernah mereka ikuti.

Kepala Kantor SAR Surabaya, Prasetya Budiarto mengatakan, Diklat HART ini adalah salah satu upaya untuk membekali para rescuer dengan kemampuan teknis lanjutan. Hal ini bertujuan agar para rescuer Kantor SAR Surabaya menjadi tenaga yang terlatih, berkompetensi dan profesional.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Upaya ini, lanjut Prasetya, menjadi implementasi dari misi Kantor SAR Surabaya, untuk menyelenggarakan kegiatan pencarian dan pertolongan yang didukung oleh para pegawai yang terlatih dan profesional, serta dengan prosedur kerja yang bagus.

Baca Juga :  Sebanyak 85 KPM Terima BLT-DD dari Pemdes Daramista

Kegiatan Diklat HART Angkatan 15 akan dilaksanakan selama kurang lebih 15 hari, terdiri dari tahap pembekalan teori atau materi di kelas, praktek kering, praktek di menara rappeling dan praktek evakuasi korban di tebing.

Selama masa pembekalan teori di kelas, para peserta akan mendapatkan sejumlah materi, diantaranya MFR (Medical First Responder), Pengantar HART, Tali dan Simpul, Anchoring, Artificial Frame, Ascending and Descending, High Line Transverse, Peluncuran Tandu, MAS serta Ascender Tactical.

Adapun materi yang akan dipraktekkan para peserta Diklat HART selama praktek di menara rappeling Pusdiklat PMK Surabaya, diantaranya Praktek Lowering dan Lifting, One Person Rescue, tehnik Lifting with Obstacle, Silo Rescue, serta aplikasi Lowering dan Lifting di Gedung bertingkat.

Baca Juga :  Corona, DPRD Sumenep Warning Jurnalis

Sedangkan untuk praktek lapangan di tebing, akan dilaksanakan di tebing Suci, yang terletak di kabupaten Gresik, Jawa Timur. Tehnik HART yang akan dipraktekkan para peserta Diklat, diantaranya tehnik Lifting Tandu 3:1, Highline Transverse, Lifting Tandem, serta Lowering Tandem.

Di akhir masa pelaksanaan Diklat HART, para peserta akan diuji kemampuan individunya guna menentukan nilai kelulusan mereka. Oleh karenanya, selama mengikuti diklat, para peserta diharapkan untuk mampu menyerap semua ilmu yang diberikan para instruktur dengan baik. (joe/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dialog Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Minta Pemkab dan Aparat Penegak Hukum Tak Tinggal Diam
Jaga Hak Korban, Kapolresta Sumenep Serahkan Kendaraan Barang Bukti untuk Dipinjam Pakai
Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam
Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi
IWO Gelar Seminar Jurnalistik di UPI Sumenep, Etika Pers Tak Boleh Kalah oleh AI
Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB
Gandeng Kepolisian, Disperkimhub Sumenep Perketat Penertiban Jukir Liar
Disperkimhub Sumenep Terapkan Tarif Parkir Nonberlangganan bagi Kendaraan Pelat Luar

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:33 WIB

Dialog Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Minta Pemkab dan Aparat Penegak Hukum Tak Tinggal Diam

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Jaga Hak Korban, Kapolresta Sumenep Serahkan Kendaraan Barang Bukti untuk Dipinjam Pakai

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:59 WIB

IWO Gelar Seminar Jurnalistik di UPI Sumenep, Etika Pers Tak Boleh Kalah oleh AI

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB

Berita Terbaru