Home / Tak Berkategori

Gandeng Pesantren, PW IPNU Dorong ‘Santri High Skill’

- Redaksi

Kamis, 25 Juli 2019 - 09:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengurus Wilayah IPNU Jawa Timur, dalam launching buku pedoman PKPP. (Muf/ SJ Foto)

Pengurus Wilayah IPNU Jawa Timur, dalam launching buku pedoman PKPP. (Muf/ SJ Foto)

Jombang, seputarjatim.com Untuk meningkatkan kompetensi santri, Pimpinan Wilayah IPNU Jawa Timur bersama Pimpinan Komisariat Pondok Pesantren (PKPP) menerbitkan Peraturan Pimpinan Wilayah (PPW) dibarengi dengan launching buku Pedoman PKPP.

Haidar, Wakil Ketua bidang Jaringan Pesantren PW IPNU Jatim mengungkapkan, pihaknya berkomitmen menggarap segmen santri.

“Ya sesuai amanah NU kepada IPNU untuk menggarap segmen pelajar dan santri, maka terbitnya PPW dan buku pedoman ini merupakan signal akan keseriusan kita menggarap segmen santri”, terangnya.

Baca Juga :  Hasil Seleksi Program Kartu Prakerja Diumumkan Besok, Tahap I Jatim Dapat Kuota 15.000 Orang

Di pondok pesantren, IPNU Jatim akan fokus mendorong inovasi dan pengembangan potensi para santri.  “Selain pengenalan NU struktural, kami juga punya 3 Core of Bussiness yakni Literasi, Digitalisasi dan kemandirian yang sebagai outputnya adalah Santri High Skill, tapi tetap sesuai dengan khazanah yang ada di Pesantren”, jelas pria asal Jombang tersebut.

Baca Juga :  Warga Desa Meddelan Gelar Doa Bersama Untuk Pejuang Kemerdekaan

Dirinya berharap pesantren yang ada di Jawa timur dan telah tergabung dalam PKPP IPNU dapat bergerak secara masif.  “Kami sudah melakukan dua kali pertemuan dengan cabang se Jawa Timur untuk pembentukan dan pengembangan PKPP, semoga dengan IPNU di pesantren bisa membantu pesantren dalam mencetak Santri High Skill”, pungkas Haidar. (muf/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kisruh Gadai Emas Rp200 Juta Lebih, BMT-UGT Nusantara Gayam Pilih Tak Respons Konfirmasi Media
Dana Desa Hak Masyarakat, Bupati Sumenep Tegaskan Kades Wajib Kelola Transparan
Ribuan Disabilitas di Madura Dibantu, BIP Foundation Hadirkan Harapan Baru
2 Tragedi Diduga Imbas BOSP, DPRD Sumenep Desak Disdik Evaluasi Total Mekanisme Pencairan
Musancab PDI Perjuangan Sumenep, Said Abdullah Tekankan Penguatan NU dan Solidaritas Sosial
Musancab PDIP Sumenep Jadi Titik Awal Konsolidasi Besar Menuju Pemilu 2029
Pemkab Sumenep Perketat Penataan TPS, Sampah Pinggir Jalan Dilarang Keras
Kasus Gadai Emas di BMT-UGT Nusantara Gayam Masuk Tahap Penentuan, Polisi Segera Gelar Perkara

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 19:38 WIB

Kisruh Gadai Emas Rp200 Juta Lebih, BMT-UGT Nusantara Gayam Pilih Tak Respons Konfirmasi Media

Selasa, 28 April 2026 - 18:43 WIB

Dana Desa Hak Masyarakat, Bupati Sumenep Tegaskan Kades Wajib Kelola Transparan

Senin, 27 April 2026 - 14:12 WIB

Ribuan Disabilitas di Madura Dibantu, BIP Foundation Hadirkan Harapan Baru

Senin, 27 April 2026 - 13:07 WIB

2 Tragedi Diduga Imbas BOSP, DPRD Sumenep Desak Disdik Evaluasi Total Mekanisme Pencairan

Minggu, 26 April 2026 - 16:53 WIB

Musancab PDI Perjuangan Sumenep, Said Abdullah Tekankan Penguatan NU dan Solidaritas Sosial

Berita Terbaru