76 Persen Masyarakat Puas Atas Kinerja Bupati dan Wakil Bupati Sumenep

- Redaksi

Kamis, 12 Januari 2023 - 07:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, seputarjatim.com -Setelah hampir dua tahun memimpin Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, duet Achmad Fauzi- Dewi Khalifah sudah banyak mempersembahkan berbagai prestasi baik tingkat regional maupun nasional.

Selain itu, pasangan Bupati Dan Wakil Bupati dengan tag line “bismillah melayani” ini dinilai banyak membuat kebijakan-kebijakan yang pro rakyat, sehingga berdasarkan survei kinerja pemerintahan yang dilakukan oleh Bappeda Kabupaten Sumenep bekerja sama dengan Universitas Brawijaya Malang, sebanyak 76 persen masyarakat puas dan sangat puas atas kinerja Bupati dan Wakil Bupati Sumenep.

“Kepuasan terhadap kinerja Bupati Achmad Fauzi dan Wakil Bupati Dewi Khalifah secara umum menunjukkan kepuasan tinggi di kalangan masyarakat Kabupaten Sumenep, sesuai hasil survei, mayoritas responden atau sebesar 60 persen menyatakan puas, sebesar 16 persen sangat puas dan sebesar 18,8 persen menyatakan kurang puas, serta sebesar 5,2 persen tidak puas,” kata peneliti dari Universitas Brawijaya (Unibraw) Tri Hendra Wahyudi, seperti dikutip dari media Center Sumenepkab.go.id.

Baca Juga :  Ganjar Creasi Gelar Talkshow Bagi Pemuda di Ponorogo: Wujudkan Indonesia Emas 2045

Hasil survei itu, membuktikan bahwa masyarakat yang menilai jika kinerja Bupati dan Wabup dalam kurun waktu dua tahun ini mendapatkan nilai positif, apalagi tingginya kepuasan masyarakat terhadap kinerja mereka berbanding lurus dengan capaian kinerja Pemerintah Kabupaten Sumenep selama ini.

“Program yang dianggap berhasil, di antaranya biaya berobat/pelayanan kesehatan yang mencapai 47 persen, biaya pendidikan dasar (SD dan SMP) sebesar 25,8 persen dan pasokan listrik sebesar 9,3 persen,” tuturnya.

Ia mengungkapkan, kinerja di bidang kesehatan sangat ditopang oleh komitmen luar biasa Bupati untuk menerapkan program UHC di Kabupaten Sumenep, karena masyarakat merasa terbantu untuk mendapatkan akses pelayanan kesehatan secara mudah.

Baca Juga :  Gus Gus Ganjar Gelar Doa Bersama untuk Ganjar Pranowo di Blitar

Hanya saja, meskipun Pemerintah Kabupaten Sumenep dikatakan berhasil dalam melaksanakan kinerjanya dengan baik, tidak menafikan perlunya perbaikan di beberapa sektor, mengingat masyarakat menilai masih ada beberapa sektor yang perlu diselesaikan oleh pemerintah setempat.

“Pemerintahan Kabupaten Sumenep 2022 ada permasalahan mendesak, di antaranya akses pekerjaan, pengadaan pupuk atau alat pertanian, dan infrastruktur rusak, sehingga menjadi perhatian di 2023,” pungkasnya.

Sekedar untuk diketahui, Badan Perencanaan, Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Unibraw melakukan survei dengan metode multi stage random untuk responden berusia 17 tahun ke atas yang tersebar di 27 Kecamatan di Kabupaten Sumenep pada Oktober 2022. (Bs)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Cemarkan Profesi Wartawan, Akun TikTok Juan Kurniawan Bakal Diproses Hukum
Aksi Segel Kantor Berakhir, Pegadaian Pamekasan Siap Kembalikan Hak 47 Korban Lewat Mediasi Pengadilan
Dari Kursi Terdakwa ke Kursi Pejabat, Putusan Kasasi MA Kasus Indra Wahyudi Masih Menggantung
Diduga Langgar Juknis MBG, Live TikTok SPPG Lebeng Timur Mendadak Dijeda Usai Disoal Susu Coklat
Polemik E-Katalog Memanas, IWO Sumenep Nilai Kebijakan Terlalu Dipaksakan
BGN Suspend 17 SPPG di Jatim, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Ikut Terseret
Terseret Isu BSPS dan Proyek Lama, Kadis Kominfo Sumenep Didesak Buka Suara
BAP Korupsi BSPS 2024 Diduga Seret Nama Kadis Kominfo Sumenep, Alur Rekom Pencairan Diusut

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:25 WIB

Diduga Cemarkan Profesi Wartawan, Akun TikTok Juan Kurniawan Bakal Diproses Hukum

Selasa, 10 Maret 2026 - 00:28 WIB

Aksi Segel Kantor Berakhir, Pegadaian Pamekasan Siap Kembalikan Hak 47 Korban Lewat Mediasi Pengadilan

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:43 WIB

Dari Kursi Terdakwa ke Kursi Pejabat, Putusan Kasasi MA Kasus Indra Wahyudi Masih Menggantung

Kamis, 5 Maret 2026 - 02:57 WIB

Diduga Langgar Juknis MBG, Live TikTok SPPG Lebeng Timur Mendadak Dijeda Usai Disoal Susu Coklat

Senin, 2 Maret 2026 - 14:24 WIB

Polemik E-Katalog Memanas, IWO Sumenep Nilai Kebijakan Terlalu Dipaksakan

Berita Terbaru