Viral Video Ibu Muda Gagal Ujian SIM, Polrestabes Surabaya Langsung Merespon

- Redaksi

Sabtu, 14 Januari 2023 - 15:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Heri Wicaksono

Foto: Heri Wicaksono

SURABAYA, seputarjatim.com- Video ibu muda yang menangis karena dua kali gagal lulus ujian praktek di halaman Satpas Colombo, Surabaya viral di media sosial.

Merespon video viral ini, Satlantas Polrestabes langsung bergerak mencari tahu. “Kita bantu ibu muda yang menangis histeris itu untuk mendapatkan SIM yang dikehendaki,” terang AKP Sigit Ekan Sahudi, Kanit Regident Satlantas Polrestabes Surabaya.

Baca Juga :  Kapolri Siapkan Strategi Pengamanan PON ke XX dan Papernas XVI 2021 di Papua
AKP Sigit Ekan Sahudi, Kanit Regident Satlantas Polrestabes Surabaya. (Foto: Heri Wicaksono)

Pemohon Yaroh Wahyu Kinasti, 20 tahun, Warga Kutisari Utara, Surabaya mengaku telah dua kali memohon SIM C.

“Saya capek, Mas. Sudah 2 kali saya selalu gagal dalam ujian praktek, waktu saya tersita banyak untuk hal ini,” kata Yaroh.

Video yang sempat viral di media sosial ini memang menuai beragam komentar. Banyak netizen kasihan melihat tangisan Yaroh. Netizen lain juga mendukung upaya Satlantas Polrestabes Surabaya tetap menjalankan SOP ketat untuk permintaan SIM baru.

Baca Juga :  Walikota Surabaya: Jangan coba-coba konvoi di malam tahun baru!

“Benar, Mas. Itu memang terjadi di Satpas Colombo, pada 11 januari lalu. Alhamdulillah setelah kita tes ulang, yang bersangkutan berhasil lulus tes dan mendapatkan SIM C,” terang Sigit. (her/red)

 

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mulai 2026, Bayar Pajak STNK Kendaraan Bekas Tak Wajib KTP Pemilik Lama
Tampil Mencolok di KPK, Haji Her Kooperatif Jalani Pemeriksaan
Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026
Percepat Akses Listrik di Kepulauan, Pemkab Sumenep Terima Hibah PLTS 2 MW
BGN Kembali Suspend Puluhan SPPG di Sumenep, Tak Punya SLHS dan IPAL
Kemenag RI Resmi Tetapkan 1 Ramadan 1447 H pada 19 Februari 2025
Pemerintah dan NU Kompak Prediksi 1 Ramadan 1447 H Jatuh 19 Februari 2026
Pemeriksaan Dugaan Ijazah Palsu, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan selama 2 Jam Lebih

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 12:53 WIB

Mulai 2026, Bayar Pajak STNK Kendaraan Bekas Tak Wajib KTP Pemilik Lama

Kamis, 9 April 2026 - 18:54 WIB

Tampil Mencolok di KPK, Haji Her Kooperatif Jalani Pemeriksaan

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:58 WIB

Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:06 WIB

Percepat Akses Listrik di Kepulauan, Pemkab Sumenep Terima Hibah PLTS 2 MW

Rabu, 11 Maret 2026 - 17:48 WIB

BGN Kembali Suspend Puluhan SPPG di Sumenep, Tak Punya SLHS dan IPAL

Berita Terbaru

FOKUS: Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid (kiri), bersama Wakil Bupati Sumenep, Imam Hasyim (dua kiri), saat rapat koordinasi terkait HDDAP (Doc. Seputar Jatim)

Pemerintahan

HDDAP Jadi Motor Transformasi Pertanian Lahan Kering di Sumenep

Jumat, 17 Apr 2026 - 10:39 WIB

BERDIRI: DPRD Sumenep saat membuka rapat paripurna membahas Raperda 2026 (Doc. Seputar Jatim)

Pemerintahan

DPRD Sumenep Bahas Tiga Raperda 2026 Lewat Pandangan Umum Fraksi

Kamis, 16 Apr 2026 - 10:56 WIB