Bak Istana Sultan, 4 Toilet Sekolah Dasar Di Sumenep Telan Anggaran 500 Juta

- Redaksi

Rabu, 5 Juli 2023 - 20:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto:Toilet yang di bangun dengan anggaran 125 juta di SDN.Lalangon I Kecamatan Manding.

Foto:Toilet yang di bangun dengan anggaran 125 juta di SDN.Lalangon I Kecamatan Manding.

SUMENEP, seputarjatim.com-Pembangunan toilet Sekolah Dasar ( SD) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, tengah viral karena menelan biaya sekitar 500 Juta Rupiah. Dalam proyek ini, toilet ratusan juta tersebut dibangun di empat sekolah dasar baik daratan maupun kepulauan.

Empat sekolah tersebut yakni, SDN Lalangon 1 Kecamatan Manding, SDN Guwa-Guwa 1 Kecamatan Raas, SDN Dungkek 1 Kecamatan Dungkek, dan SDN Pordapor 2 Kecamatan Guluk-Guluk, Sumenep.

Berdasarkan data yang dikantongi media seputarjatim.com nilai proyek pembangunan satu toilet tersebut mencapai Rp 125 juta. Sehingga total anggaran untuk pembangunan 4 toilet mencapai setengah miliar rupiah atau Rp 500 juta.

Penjaga sekolah SDN.Lalangon 1 membenarkan bahwa di sekolah tersebut ada pembangunan toilet yang di bangunan  pada tahun pertengahan tahun 2022 dengan anggaran ratusan juta.

Baca Juga :  Miris,, Dua Jurnalis Di Sumenep Hampir Mati Dirumah Eks Kades

“Saya mengetahuinya karena pihak pelaksana sempat memasang papan yang memuat nilai proyek, tetapi sekarang papan tersebut sudah dicopot. Angkanya sekitar Rp 125 juta. Ada empat kamar mandi, tetapi kondisinya seperti ini, menggunakan ember,” jelas Nono, penjaga SDN Lalangon 1, Rabu (5/7/2023).

Menanggapi viralnya toilet bak istana sultan tersebut, Kabid Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Sumenep, Ardiansyah, menjelaskan, pembangunan tersebut mengikuti ketentuan penggunaan dana alokasi khusus (DAK).

“Terdapat aturan terkait hal ini, termasuk perbedaan harga antara satu kabupaten dengan kabupaten lainnya. Intinya, kami sudah mematuhi aturan tersebut,” kata Ardiyansah.

Baca Juga :  PSM Ke 9 di Sumenep Kembali Hadir sebagai Ekspresi Bagi Penikmat Seni untuk Tampilkan Karya Terbaiknya

Ditempat terpisah, Fauzi AS salah satu pemerhati kebijakan publik yang ada di kota keris ini secara tegas mengkritik terkait pembangunan tersebut, dirinya menyebut pengeluaran sebesar Rp 125 juta untuk membangun toilet adalah pemborosan anggaran.

“Penegak hukum harus turun tangan untuk melihat temuan ini. Ada toilet sekolah yang menghabiskan dana Rp 125 juta. Saya yakin ada indikasi korupsi di sana. Bayangkan, biaya membangun toilet sekolah hampir setara dengan membangun rumah di pedesaan,” ucapnya. (Bam)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

5 Hari Tak Keluar Kamar, Warga Pajagalan Sumenep Ditemukan Meninggal Dunia
Satu PR di APHT Guluk-Guluk Belum Kantongi Izin Cukai, Operasional Kawasan Industri Belum Optimal
Limbah MBG Disorot, DLH Sumenep Turun Tangan, 13 SPPG Siap-Siap Ditutup!
Agus, Inung, atau Rahman: Siapa yang akan Jadi Tangan Kanan Bupati Sumenep?
Program MBG Tercoreng, Dinkes P2KB Sumenep Diminta Tegas Tindak SPPG Nakal
Kapolres Sumenep Sidak Toko Kembang Api, Larang Penjualan Petasan Berdaya Ledak Tinggi Saat Ramadan
41 Tahun UPI Sumenep, Dari Taneyan Lanjang Menuju Kampus Berdampak Global
Jalan Sehat Warnai Dies Natalis Ke 41, UPI Sumenep Dorong Kampus Lebih Inklusif

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:54 WIB

5 Hari Tak Keluar Kamar, Warga Pajagalan Sumenep Ditemukan Meninggal Dunia

Sabtu, 21 Februari 2026 - 14:51 WIB

Satu PR di APHT Guluk-Guluk Belum Kantongi Izin Cukai, Operasional Kawasan Industri Belum Optimal

Jumat, 20 Februari 2026 - 18:35 WIB

Limbah MBG Disorot, DLH Sumenep Turun Tangan, 13 SPPG Siap-Siap Ditutup!

Jumat, 20 Februari 2026 - 10:54 WIB

Agus, Inung, atau Rahman: Siapa yang akan Jadi Tangan Kanan Bupati Sumenep?

Kamis, 19 Februari 2026 - 16:58 WIB

Program MBG Tercoreng, Dinkes P2KB Sumenep Diminta Tegas Tindak SPPG Nakal

Berita Terbaru