Atap jebol, Bangunan Balai Desa Jambu Rusak Parah, Terkesan Dibiarkan?

- Redaksi

Kamis, 2 Desember 2021 - 08:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Balai Desa Jambu, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Madura yang keadaannya rusak parah.

Foto: Balai Desa Jambu, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Madura yang keadaannya rusak parah.

Sumenep,Seputarjatim.com,-Gedung Polindes yang ada di Desa Jambu, Kecamatan, Lenteng, Kabupaten Sumenep, terpaksa tidak difungsikan sebagaimana mestinya, hal itu lantaran gedung yang semestinya dibuat sebagai sarana pelayanan kesehatan ibu dan anak, dan berbagai macam program pelayanan kesehatan lainnya dipergunakan sebagai kantor desa sementara akibat bangunan balai desa yang mengalami rusak parah.

Pantauan media ini dilapangan, bangunan balai desa jambu terlihat sangat memprihatinkan, plafon dan genteng terlihat berantakan, bahkan tiga ruang utama tinggal temboknya saja, sedangkan atap bangunan tersebut terlihat hancur dan berjatuhan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu masyarakat desa setempat berinisial ZA mengatakan, balai desa jambu sudah lama rusak dan terkesan dibiarkan begitu saja tanpa adanya perbaikan.

Baca Juga :  BPBD Sumenep : 80 dari 111 Penumpang Sudah Dievakuasi

“Kerusakannya bukan hanya 50% tapi sudah hampir 80% dan ini kalau tidak salah sudah hampir 2 tahun dibiarkan,” Jelasnya. Kamis (2-12-201)

Terkait permasalahan ini, ZA berharap rusaknya balai desa jambu segera mendapatkan perhatian pemerintah setempat, dirinya meminta agar pihak kecamatan Lenteng bisa mengakomodir pemerintah desa jambu agar menyiapkan perencanaan renovasi balai desa tersebut.

“Saya berharap kepada kades terpilih nantinya setelah dilantik agar segera berkoordinasi dengan pihak kecamatan agar permasalahan balai rusak ini bisa segera mendapatkan solusi,” Pungkasnya.

Sementara itu, H. Beny Wahyudi selaku kades terpilih saat dimintai tanggapannya Terkait balai desanya yang rusak parah mengatakan, dana desa yang digelontorkan untuk pembangunan desa jumlahnya dalam satu tahun cukup besar, namun secara aturan ternyata tidak boleh digunakan untuk renovasi balai desa. Untuk itu harus ada kebijakan lain agar balai desa juga mendapat alokasi dana untuk renovasi.

Baca Juga :  Bank BPRS Bhakti Sumekar Resmi Luncurkan Program Tabungan SimPel untuk Pelajar di Sumenep

“Sejak 2015-2016 itu kan dana desa sudah gak boleh bangun. Seharusnya Pemkab bisa mengcover apabila ada kerusakan seperti ini, kan begitu,” Terangnya.

Namun pemuda bertitel sarjana perawat ini berjanji, renovasi balai desa menjadi prioritas utamanya setelah dirinya dilantik menjadi kepala desa jambu, agar masyarakat desa jambu bisa mendapat pelayanan secara prima dan gedung polindes dapat kembali sesuai fungsinya.

“Mohon doa dan dukungannya kepada seluruh masyarakat desa jambu agar apa yang menjadi program saya dalam 5 tahun kedepan untuk membangun desa jambu bisa terlaksana,” Pungkasnya. (Bam)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Inovasi Sumenep Makin Dilirik, Pemprov NTB Datang Menimba Pengalaman
Hari Bhayangkara ke-80, Momentum Perkuat Sinergi Demi Sumenep Kondusif
246 Desa di Sumenep Siap Gelar Pilkades Serentak 2027, Anggaran hingga Rp120 Juta per Desa
Warisan Budaya Islam Tetap Hidup, Bupati Jadikan Pawai Muharram Agenda Tahunan Sumenep
Bupati Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, Data Akurat Jadi Kunci Arah Pembangunan Sumenep
Pemkab Sumenep Wajibkan Bahasa Madura Jadi Mata Pelajaran Mulai Tahun Ajaran Baru
HAURA HT ke 57 Resmi Dibuka, Ketua Yayasan Minta Lulusan Jadikan Jejak Alumni Berprestasi sebagai Inspirasi
Disbudporapar Sumenep Cetak Generasi Nasionalis Lewat Lomba Mewarnai Sketsa Bung Karno
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:38 WIB

Inovasi Sumenep Makin Dilirik, Pemprov NTB Datang Menimba Pengalaman

Rabu, 1 Juli 2026 - 13:50 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Momentum Perkuat Sinergi Demi Sumenep Kondusif

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:53 WIB

246 Desa di Sumenep Siap Gelar Pilkades Serentak 2027, Anggaran hingga Rp120 Juta per Desa

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:40 WIB

Warisan Budaya Islam Tetap Hidup, Bupati Jadikan Pawai Muharram Agenda Tahunan Sumenep

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:32 WIB

Bupati Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, Data Akurat Jadi Kunci Arah Pembangunan Sumenep

Berita Terbaru