Ayo Berlatih di PIW STKIP Sumenep

- Redaksi

Rabu, 9 Oktober 2019 - 23:06 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Puluhan pemuda semangat membuat kain batik di ruang pelatihan Pusat Inkubator Wirausaha STKIP Sumenep, Rabu, 09/10/2019. (Farin/ SJ Foto)

Puluhan pemuda semangat membuat kain batik di ruang pelatihan Pusat Inkubator Wirausaha STKIP Sumenep, Rabu, 09/10/2019. (Farin/ SJ Foto)

SUMENEP, seputarjatim.com Suasana gedung Pusat Inkubator Wirausaha STKIP Sumenep, Rabu, 09/10/2019, ramai aktifitas. Sekitar 30 pemuda tampak sibuk membuat kain batik pesanan pelanggan. Di ruangan lain, sekitar 25 mahasiswi salah satu perguruan tinggi di Sumenep juga sedang membuat kaos dan kemeja.

“Ya begini suasana di gedung sini tiap harinya. Kita terus melatih para pemuda secara berkelompok. Ada yang membatik, ada yang sibuk di ruang konveksi. Sekarang ini 25 mahasiswi Instika Guluk-Guluk yang sedang kita latih untuk konveksi,” terang Muslimatul Layliyah kepada seputarjatim.com, Rabu, 09/10/2019.

Pelatihan ketarampilan ini menurut Layli dilakukan secara bergantian antar satu kelompok. Pelatihan itu dilakukan secara berjenjang, hingga pesertanya mampu menguasai materi. “Alhamdulillah. Para jebolan PIWS ya sudah banyak yang eksis. Artinya karya kita diakui masyarakat. Mulai dari batik, kaos, kemeja, bisa diterima masyarakat. Sekarang ini kita juga kewalahan saking banyaknya kaos pesanan instansi,” kata Layli.

Muslimatul Layliyah, pendamping kelas Konveksi diwawancara wartawan, Rabu, 09/10/2019. (Didik/ SJ Foto)

Walaupun awalnya lebih menyasar ke kalangan pemuda, menurut Layli peserta pelatihan di PIW STKIP Sumenep mulai dilirik berbagai kalangan termasuk ibu-ibu rumah tangga.

“Ya harus diterima semua. Kita latih semua. Gak harus pemuda. Ibu rumah tangga datang ya kita latih juga. Tujuannya agar mereka bisa memiliki keterampilan. Syukur-syukur bisa membuka usaha sendiri dan membuka lapangan kerja,” imbuh Layli.

Baca Juga :  Tertimpa Pohon Tumbang, Pemotor Luka Berat

Untuk pola pelatihan konvesi dibagi menjadi tiga kelas dan terdiri dari 100 peserta. Rinciannya 3 kelas untuk pakaian, 1 kelas kaos, dan 1 kelas peci. Kegiatan pelatihan tidak dilakukan bersamaan.

Selain pemuda, Pusat Inkubator Wirausaha STKIP Sumenep juga melatih para ibu-ibu rumah tangga. (Farin/ SJ Foto)

Fatimah salah seorang peserta ibu-ibu mengaku gembira dapat mengikuti pelatihan di gedung PIWS. Sama dengan cita-cita rekannya, bila telah mahir membuat kemeja dan kaos akan mencoba untuk membuka usaha sendiri di rumahnya.

“Ya disini kita matangkan teorinya. Insya Allah akan buka sendiri di rumah nanti,” katanya.

Pelatihan di gedung Pusat Inkubator Wirausaha STKIP Sumenep berlangsung sejak pukul 08.00 pagi hingga pukul 16.00 sore. (far/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Utamakan Pengisian Jerigen Pertalite Subsidi, SPBU Pakamban Dikeluhkan Pengendara
Sambut HUT ke 81 RI, Bupati Sumenep Ajak ASN Jadi Pelopor Pengibaran Bendera Merah Putih
DKPP Sumenep Kawal Ketat Pembibitan Prancak 95 demi Jaga Mutu Tembakau Premium
Ibnu Hajar Kunjungi Kapolresta Sumenep, Serahkan Buku Karya Bupati
Tinggalkan Coblos Manual, Pilkades Serentak 2027 di Sumenep Siap Beralih ke e-Voting
Ribuan Buruh Tembakau di Sumenep Terima BLT DBHCHT Rp2,34 Miliar
Janji Penertiban THM Belum Terbukti, Lakpesdam dan LPBH NU Ultimatum Pemkab Sumenep
Silaturahmi ke SMSI, Kapolresta Sumenep Sebut Dukungan Media Jadi Penentu Keberhasilan Polri

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:10 WIB

Diduga Utamakan Pengisian Jerigen Pertalite Subsidi, SPBU Pakamban Dikeluhkan Pengendara

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:58 WIB

Sambut HUT ke 81 RI, Bupati Sumenep Ajak ASN Jadi Pelopor Pengibaran Bendera Merah Putih

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:35 WIB

DKPP Sumenep Kawal Ketat Pembibitan Prancak 95 demi Jaga Mutu Tembakau Premium

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:29 WIB

Tinggalkan Coblos Manual, Pilkades Serentak 2027 di Sumenep Siap Beralih ke e-Voting

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:36 WIB

Ribuan Buruh Tembakau di Sumenep Terima BLT DBHCHT Rp2,34 Miliar

Berita Terbaru

Pengamat Kebijakan Publik, Fauzi As (Doc. Seputar Jatim)

Opini Publik

Sumenep Kepulauan: Mengganti Nama atau Mengganti Nasib?

Senin, 3 Agu 2026 - 20:27 WIB