Bank BPRS Bhakti Sumekar Launching Aplikasi BBS Sekolah untuk Ciptakan Pelajar Semangat Menabung

- Redaksi

Kamis, 24 April 2025 - 08:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RESMIKAN: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo (tengah) dan Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar (kanan) saat luncurkan aplikasi BBS sekolah (Doc. Seputar Jatim)

RESMIKAN: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo (tengah) dan Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar (kanan) saat luncurkan aplikasi BBS sekolah (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bhakti Sumekar, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, resmi launching aplikasi BBS Sekolah untuk kalangan pelajar.

Aplikasi ini diluncurlan langsung oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo dan Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan, bahwa program BBS Sekolah mampu mendorong budaya menabung bagi kalangan pelajar, sekaligus menghindari munculnya kasus pengelolaan tabungan sekolah yang bermasalah di masyarakat.

“Aplikasi BBS Sekolah mencegah agar tidak terjadi pesoalan dengan tabungan pelajar seperti yang terjadi beberapa waktu lalu, sehingga BPRS Bhakti Sumekar menciptakan aplikasi khusus tabungan pelajar ini,” katanya, di Pendopo Agung Keraton, Kamis (24/4/2025).

Baca Juga :  Kasus Jailani Mandek, PLN Sumenep Bungkam dan Sibuk Berdalih

Ia mengaku bahwa pemerintah daerah sangat mendukung program Bank BPRS ini, karena BBS Sekolah sebagai langkah strategis dalam membentuk karakter pelajar mengelola keuangan untuk masa depannya.

“Kami ingin generasi muda tumbuh menjadi pribadi yang cerdas finansial, sehingga pelajar melalui BBS Sekolah memahami literasi keuangan menjadi bagian dari budaya di sekolah-sekolah,” beber politisi PDI Perjuangan ini.

Ia berharap program BBS Sekolah gerakan bersama yang terintegrasi antara BPRS Bhakti Sumekar dengan Sekolah di Kabupaten Sumenep, dalam rangka penguatan pendidikan karakter dan literasi keuangan kepada siswa di era digital.

“Pihak sekolah untuk turut berperan aktif menyukseskan literasi keuangan kepada siswa, guna membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi memiliki kecakapan dalam literasi keuangan,” harapnya.

Sementara itu, Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar mengatakan, kehadiran BBS Sekolah untuk memudahkan kolaborasi antara pihak sekolah dan lembaganya dalam mengelola tabungan siswa.

“Aplikasi BBS Sekolah untuk pelajar mulai tingkat Dasar hingga SMA, guna mempermudah proses menabung siswa, dan aplikasi digital ini mendukung program Satu Rekening Satu Pelajar (Kejar) dalam bentuk Simpanan Pelajar (Simpel),” ujarnya.

Dengan menciptakan aplikasi BBS Sekolah untuk menjawab keresahan orang tua terkait pengelolaan simpanan uang anaknya, karena orang tua dengan program ini dapat mengetahui jumlah tabungan anaknya.

“Kami mengharapkan literasi keuangan kepada pelajar bisa menjadi pelopor dalam penguatan karakter pendidikan dan literasi finansial berbasis syariah di era digital,” bebernya.

Baca Juga :  DPRD Sumenep Gelar Rapat Paripurna Bahas Hasil Reses II Tahun 2025

Ia pun menambahkan, bahwa plikasi ini mampu mengubah peran sekolah dari sekadar tempat menabung menjadi mitra aktif dalam membentuk kecerdasan finansial pelajar.

Dengan diluncurkan BBS Sekolah, ini menjadi komitmen Sumenep untuk tidak tertinggal dalam era digitalisasi, khususnya di sektor pendidikan dan ekonomi syariah.

Pemerintah daerah berharap program ini dapat menjadi percontohan tingkat nasional dalam pengintegrasian pendidikan dan sistem keuangan berbasis syariah.

“Program ini bukan hanya tentang fitur menabung. Ini adalah wujud komitmen kita untuk membangun generasi yang berakhlak, berdaya saing, dan cakap dalam urusan keuangan sejak usia dini,” pungkasnya.

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SPPG Lenteng Timur 3 Diduga Lakukan Pelanggaran Berulang, Aktivis: Ini Bukan Lalai, tapi Pembiaran Sistematis
Aroma Busuk di Balik Menu MBG, SPPG Talang Sumenep Didesak Dihentikan
DPRD Sumenep Sahkan 31 Raperda 2026, Fokus Perlindungan Petani hingga Regulasi Media Sosial
TikToker Sumenep Lakukan Gerakan Moral untuk Haji Her, Penyelamat Harga Tembakau Madura
SPPG Lenteng Timur 3 Tetap Jalan Meski Dihentikan BGN, SPPI Korwil Sumenep Tutup Mata
SPPG Batang-Batang Daya Bermasalah, Ketua IWO Sumenep Dampingi Aduan Kepala Sekolah ke Satgas MBG
Pasokan MBG Dikuasai Pihak Tertentu, DPRD Desak Pemerintah Evaluasi Total SPPG di Sumenep
Tak Kapok Disuspend, SPPG Pakamban Laok 2 Bagikan MBG Basi, Protes Wali Murid Diduga Diredam

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 20:56 WIB

SPPG Lenteng Timur 3 Diduga Lakukan Pelanggaran Berulang, Aktivis: Ini Bukan Lalai, tapi Pembiaran Sistematis

Sabtu, 11 April 2026 - 15:52 WIB

Aroma Busuk di Balik Menu MBG, SPPG Talang Sumenep Didesak Dihentikan

Sabtu, 11 April 2026 - 09:18 WIB

DPRD Sumenep Sahkan 31 Raperda 2026, Fokus Perlindungan Petani hingga Regulasi Media Sosial

Jumat, 10 April 2026 - 21:45 WIB

TikToker Sumenep Lakukan Gerakan Moral untuk Haji Her, Penyelamat Harga Tembakau Madura

Jumat, 10 April 2026 - 00:36 WIB

SPPG Batang-Batang Daya Bermasalah, Ketua IWO Sumenep Dampingi Aduan Kepala Sekolah ke Satgas MBG

Berita Terbaru