Bantuan Handtraktor Diduga Raib, Pengakuan Ketua Poktan Surya Tani Bikin Anggota Murka

- Redaksi

Rabu, 21 Januari 2026 - 07:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERDUA: Anggota Poktan Surya Tani, saat memberikan penjelasan terkait bantuan handtraktor yang diduga raib (Doc. Seputar Jatim)

BERDUA: Anggota Poktan Surya Tani, saat memberikan penjelasan terkait bantuan handtraktor yang diduga raib (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Desa Meddelan, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, akhir-akhir ini diselimuti awan gelap. Situasi kerap gaduh dan sarat persoalan.

Buktinya, pengakuan sepihak terkait bantuan handtraktor dari Ketua Kelompok Tani (Kapoktan) Surya Tani justru memicu emosi anggota kelompok.

Pasalnya, bantuan handtraktor yang benar-benar dirasakan manfaatnya hanya yang diterima pada tahun 2021 lalu.

Namun, menurut anggota Poktan Surya Tani, Aliwafa, pada tahun 2023 kelompoknya kembali menerima bantuan handtraktor yang kini diduga raib.

Sebab, para anggota kelompok tidak pernah merasakan manfaat dari keberadaan bantuan handtraktor tahun 2023 tersebut.

“Kalau handtraktor itu memang ada, di mana barangnya? Sebab anggota kelompok tidak tahu lagi setelah bantuan handtraktor itu datang. Selang beberapa hari kemudian sudah tidak ada lagi,” ujarnya, Rabu (21/1/2026).

Baca Juga :  Poktan Meddelan Gaduh, Bantuan Handtraktor Tahun 2021 Diduga Raib

Lanjut ia menegaskan, bahwa kekecewaan anggota kelompok tani tak terelakkan. Keberadaan handtraktor sangat dibutuhkan masyarakat, terutama anggota kelompok.

“Kok masih ngaku ada? Dari awal anggota tidak pernah merasakan manfaat atas keberadaan handtraktor itu. Entah bentuknya pinjam atau sistem sewa,” jelasnya.

Dijelaskan pula, bantuan handtraktor yang benar-benar memberi manfaat adalah yang diterima pada 2021 lalu. Dari alat tersebut, hasil sewa dibagikan kepada anggota kelompok.

Namun yang memuakkan, ketika kembali mendapat bantuan handtraktor pada 2023, tak berselang lama barangnya justru lenyap.

Sementara itu, Ketua Poktan Surya Tani, Asmuni, mengaku bahwa satu unit bantuan handtraktor tersebut berada di rumahnya. Ia menilai manfaatnya sudah dirasakan oleh para anggota.

“Mohon maaf bapak, dugaan itu salah. Unit handtraktor itu ada di rumah bapak,” pungkasnya. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://www.seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Cemarkan Profesi Wartawan, Akun TikTok Juan Kurniawan Bakal Diproses Hukum
Aksi Segel Kantor Berakhir, Pegadaian Pamekasan Siap Kembalikan Hak 47 Korban Lewat Mediasi Pengadilan
Dari Kursi Terdakwa ke Kursi Pejabat, Putusan Kasasi MA Kasus Indra Wahyudi Masih Menggantung
Diduga Langgar Juknis MBG, Live TikTok SPPG Lebeng Timur Mendadak Dijeda Usai Disoal Susu Coklat
Polemik E-Katalog Memanas, IWO Sumenep Nilai Kebijakan Terlalu Dipaksakan
BGN Suspend 17 SPPG di Jatim, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Ikut Terseret
Terseret Isu BSPS dan Proyek Lama, Kadis Kominfo Sumenep Didesak Buka Suara
BAP Korupsi BSPS 2024 Diduga Seret Nama Kadis Kominfo Sumenep, Alur Rekom Pencairan Diusut

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:25 WIB

Diduga Cemarkan Profesi Wartawan, Akun TikTok Juan Kurniawan Bakal Diproses Hukum

Selasa, 10 Maret 2026 - 00:28 WIB

Aksi Segel Kantor Berakhir, Pegadaian Pamekasan Siap Kembalikan Hak 47 Korban Lewat Mediasi Pengadilan

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:43 WIB

Dari Kursi Terdakwa ke Kursi Pejabat, Putusan Kasasi MA Kasus Indra Wahyudi Masih Menggantung

Kamis, 5 Maret 2026 - 02:57 WIB

Diduga Langgar Juknis MBG, Live TikTok SPPG Lebeng Timur Mendadak Dijeda Usai Disoal Susu Coklat

Senin, 2 Maret 2026 - 14:24 WIB

Polemik E-Katalog Memanas, IWO Sumenep Nilai Kebijakan Terlalu Dipaksakan

Berita Terbaru