Bappeda Sumenep Bakal Lakukan Optimalisasi Sektor Unggulan di Tengah Pemangkasan Anggaran Belanja Daerah

- Redaksi

Jumat, 7 Maret 2025 - 23:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAGAH: Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto (Doc. Seputar Jatim)

GAGAH: Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto (Doc. Seputar Jatim)

SUMEENEP, Seputar Jatim – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, tetap menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong inovasi daerah, ditengah pemangkasan dan menyempitnya ruang fiskal postur anggaran belanja daerah.

Dengan begitu, Bappeda mengambil langkah strategis untuk memastikan efisiensi anggaran bisa berjalan optimal.

Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto menyatakan, salah satu strategi utama yang diterapkan adalah optimalisasi sektor unggulan, sehingga hal itu menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi daerah.

“Penguatan ekonomi berbasis kawasan menjadi fokus utama kami, dengan menitikberatkan pada sektor pertanian, perikanan, hingga pariwisata,” ujarnya,  Jumat (7/3/2025).

Baca Juga :  Disnaker Sumenep Tetap Berkomitmen Luncurkan Berbagai Pelatihan Kerja di Tengah Efisiensi Anggaran

Beberapa langkah strategis yang dilakukan, kata dia, yaitu melalui pendekatan ekonomi berbasis kawasan, peningkatan akses keuangan, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), pengendalian inflasi, serta optimalisasi pendapatan daerah.

Tak hanya itu, pihaknya juga akan memperluas akses layanan keuangan, terutama bagi masyarakat di daerah terpencil, dengan mengoptimalkan peran Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).

Maka dengan akses keuangan yang lebih luas, kata dia, dapat membuka peluang usaha bagi masyarakat melalui kemudahan mendapatkan modal. Hal ini juga diharapkan mampu meningkatkan inklusi serta literasi keuangan masyarakat.

“Dengan akses keuangan yang lebih luas, masyarakat bisa lebih mandiri dalam mengelola keuangan dan meningkatkan taraf hidup mereka,” bebernya.

Di sisi lain, lanjut ia menuturkan, pada peningkatan kualitas SDM juga menjadi perhatian utama Pemkab Sumenep.

Saat ini, berbagai program telah disiapkan guna mendorong pengembangan sektor pendidikan, kesehatan, dan ketenagakerjaan, yang diharapkan mampu menciptakan masyarakat yang lebih produktif dan kompetitif.

Untuk langkah strategis lainnya, lanjut dia, adalah pengendalian inflasi daerah agar tetap sesuai dengan sasaran nasional, yakni pada kisaran 2,5% ±1%.

Sebab, inflasi yang terkendali dinilai dapat memberikan kepastian bagi pelaku usaha dan investor, sekaligus menjaga daya beli masyarakat.

Baca Juga :  Tahun Ini, Dinsos Sumenep Gelontorkan Rp400 Juta untuk Bantu Penyandang Disabilitas dan Lansia Kurang Mampu

Selain itu, pemerintah juga berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan mengintensifkan pajak dan retribusi, serta menggali sumber pembiayaan lain yang berpotensi menopang pembangunan daerah.

“Kami berupaya menggali potensi daerah secara maksimal agar dapat menopang berbagai program pembangunan,” pungkasnya. (EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Cemarkan Profesi Wartawan, Akun TikTok Juan Kurniawan Bakal Diproses Hukum
Aksi Segel Kantor Berakhir, Pegadaian Pamekasan Siap Kembalikan Hak 47 Korban Lewat Mediasi Pengadilan
Dari Kursi Terdakwa ke Kursi Pejabat, Putusan Kasasi MA Kasus Indra Wahyudi Masih Menggantung
Diduga Langgar Juknis MBG, Live TikTok SPPG Lebeng Timur Mendadak Dijeda Usai Disoal Susu Coklat
Polemik E-Katalog Memanas, IWO Sumenep Nilai Kebijakan Terlalu Dipaksakan
BGN Suspend 17 SPPG di Jatim, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Ikut Terseret
Terseret Isu BSPS dan Proyek Lama, Kadis Kominfo Sumenep Didesak Buka Suara
BAP Korupsi BSPS 2024 Diduga Seret Nama Kadis Kominfo Sumenep, Alur Rekom Pencairan Diusut

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:25 WIB

Diduga Cemarkan Profesi Wartawan, Akun TikTok Juan Kurniawan Bakal Diproses Hukum

Selasa, 10 Maret 2026 - 00:28 WIB

Aksi Segel Kantor Berakhir, Pegadaian Pamekasan Siap Kembalikan Hak 47 Korban Lewat Mediasi Pengadilan

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:43 WIB

Dari Kursi Terdakwa ke Kursi Pejabat, Putusan Kasasi MA Kasus Indra Wahyudi Masih Menggantung

Kamis, 5 Maret 2026 - 02:57 WIB

Diduga Langgar Juknis MBG, Live TikTok SPPG Lebeng Timur Mendadak Dijeda Usai Disoal Susu Coklat

Senin, 2 Maret 2026 - 14:24 WIB

Polemik E-Katalog Memanas, IWO Sumenep Nilai Kebijakan Terlalu Dipaksakan

Berita Terbaru