Bupati Sumenep Ajak Warga Perkuat Iman dan Jaga Kondusivitas selama Ramadan 1447 H

- Redaksi

Rabu, 18 Februari 2026 - 15:27 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

BERWIBAWA: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo (Doc. Seputar Jatim)

BERWIBAWA: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur, meminta masyarakat menjadikan momentum Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah, sebagai sarana meningkatkan kualitas keimanan, mempererat persaudaraan, serta menjaga kondusivitas daerah.

Ia pun menegaskan bahwa Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan momentum pembinaan diri untuk memperkuat nilai spiritual, kepedulian sosial, dan keharmonisan kehidupan bermasyarakat di Kabupaten Sumenep.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk mengisi Bulan Suci Ramadan dengan memperbanyak ibadah, memperkuat ukhuwah, serta menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing,” kata Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, Rabu (18/2/2026).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia berharap masyarakat menjaga suasana aman dan nyaman selama pelaksanaan ibadah, seperti salat tarawih, tadarus Al-Qur’an, dan berbagai kegiatan keagamaan lainnya. Selain itu, sikap toleransi serta saling menghormati antarumat beragama harus terus dipelihara.

“Seluruh elemen masyarakat hendaknya merawat kebersamaan dan semangat gotong royong guna menciptakan kehidupan sosial yang harmonis,” tegasnya.

Baca Juga :  Kapolres Sumenep Sidak Toko Kembang Api, Larang Penjualan Petasan Berdaya Ledak Tinggi Saat Ramadan

Untuk mendukung kelancaran ibadah Ramadan, Pemerintah Kabupaten Sumenep menerbitkan Surat Edaran Nomor 5 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Kegiatan Masyarakat Selama Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Dalam surat edaran tersebut, masyarakat diimbau melaksanakan kegiatan keagamaan dengan tetap memperhatikan ketertiban, keamanan, dan kebersihan lingkungan.

Pelaku usaha makanan dan minuman juga diminta menghormati pelaksanaan ibadah puasa dengan menyesuaikan waktu operasional siang hari, yang dianjurkan mulai pukul 14.00 WIB, serta menjaga etika usaha dan kenyamanan masyarakat.

Selain itu, pemerintah daerah melarang peredaran minuman beralkohol, petasan atau mercon, serta bahan peledak sejenis selama Ramadan. Penggunaan pengeras suara di lingkungan masyarakat dibatasi hingga pukul 22.00 WIB, kecuali untuk kebutuhan ibadah dengan tetap memperhatikan ketenteraman warga.

Kegiatan membangunkan sahur dianjurkan dimulai paling awal pukul 02.00 WIB dan dilaksanakan secara tertib serta tidak berlebihan. Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan balap liar maupun aktivitas lain yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban umum.

Bupati menambahkan, pemerintah daerah bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) akan melakukan pemantauan guna memastikan pelaksanaan ibadah Ramadan berjalan aman dan lancar.

“Aparatur kecamatan, desa, dan kelurahan diharapkan melakukan pengawasan secara persuasif dan humanis di wilayah masing-masing,” tambahnya.

Baca Juga :  Program MBG Tercoreng, Dinkes P2KB Sumenep Diminta Tegas Tindak SPPG Nakal

Ia berharap seluruh masyarakat dapat menjalankan Ramadan dengan penuh rasa syukur dan kedamaian, sekaligus menjadikannya sebagai momentum memperbaiki diri dan memperkuat kebersamaan demi kemajuan daerah.

“Semoga Allah SWT memberikan kesehatan dan kekuatan kepada kita semua untuk menjalankan ibadah puasa dengan penuh keikhlasan,” imbuhnya. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Sumenep Minta Santri Harus Mandiri, Kreatif, dan Mampu Bangun Usaha
Gelar Apel HSN 2026, Bupati Sumenep Dorong Pesantren Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah
Bupati Sumenep Ajak OPD hingga Pemerintah Desa Baca Surat Al-Waqi’ah 111.111 Kali
Wabup Sumenep Minta ASN Taat Aturan, Pimpinan OPD Diminta Jadi Teladan
Pilkada 2029 Mulai Dipersiapkan, Pemkab Sumenep Rancang Dana Cadangan Rp75 Miliar
RAPBD Sumenep 2027 Fokus Pemerataan, Insentif Guru hingga Bantuan Perahu Nelayan Disiapkan
Bahas APBD 2027, DPRD Sumenep Siapkan Arah Pembangunan Daerah
Usai Dilantik, Wabup Sumenep Minta 129 Kepala Sekolah Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Kuasai Teknologi

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Bupati Sumenep Minta Santri Harus Mandiri, Kreatif, dan Mampu Bangun Usaha

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:27 WIB

Gelar Apel HSN 2026, Bupati Sumenep Dorong Pesantren Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:13 WIB

Bupati Sumenep Ajak OPD hingga Pemerintah Desa Baca Surat Al-Waqi’ah 111.111 Kali

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Pilkada 2029 Mulai Dipersiapkan, Pemkab Sumenep Rancang Dana Cadangan Rp75 Miliar

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:03 WIB

RAPBD Sumenep 2027 Fokus Pemerataan, Insentif Guru hingga Bantuan Perahu Nelayan Disiapkan

Berita Terbaru

Poster DPO Polresta Sumenep (Dok. Istimewa)

Hukum & Kriminal

Maya Puspitasari Diburu Polresta Sumenep, Masuk DPO Kasus Dugaan Korupsi

Selasa, 20 Okt 2026 - 14:33 WIB