Bupati Sumenep Kunjungi Korban Bencana Alam Angin Puting di Dua Kecamatan, Beri Bantuan Rehab Rumah

- Redaksi

Senin, 15 Januari 2024 - 11:39 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengunjungi korban terdampak bencana alam angin puting beliung di dua kecamatan

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengunjungi korban terdampak bencana alam angin puting beliung di dua kecamatan

SUMENEP, SEPUTARJATIM – Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengunjungi korban terdampak bencana alam angin puting beliung yang terjadi di dua desa di dua kecamatan.

Kehadirannya, memberikan bantuan peduli rehab rumah bagi korban angin puting beliung dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumenep, juga melihat kondisi kerusakan beberapa rumah dan fasilitas lainnya.

“Kami mengharapkan bantuan yang telah disalurkan oleh BPBD dan BAZNAS ini bisa membantu mengurangi beban para korban bencana alam angin puting beliung ini,” kata Achmad Fauzi Wongsojudo, di Pendopo Balai Desa Nambakor Kecamatan Saronggi, Senin (15/1/2023).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  DPRD Usulkan 3 Calon Pj Bupati Sampang, Sosok Inisial 'A' Disebut Bakal Dipilih Kemendagri

Dengan begitu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk bergotong royong dalam penanganan korban bencana alam, karena harus dilakukan dengan cepat untuk meminimalisir korban jiwa, sehingga semangat gotong royong mempunyai peranan penting untuk membantu masyarakat terdampak bencana alam.

Karena itulah, masyarakat untuk memanjatkan doa semoga bencana alam yang terjadi itu menjadi yang terakhir, namun masyarakat untuk selalu waspada karena secara geografis, Desa Nambakor dan sekitarnya termasuk daerah rawan puting beliung.

“Bencana alam tidak bisa diprediksi kapan datangnya, sehingga masyarakat setempat untuk tanggap, waspada dan selalu mengedepankan gotong royong dalam menanggulangi bencana alam,” bebernya.

Baca Juga :  Ketum PWI Pusat Resmi Undur Puncak Perayaan HPN pada 24 Februari 2024 Mendatang

Lanjut Bupati Kota Keris mengatakan, masyarakat apabila di lingkungannya terjadi kedaruratan hendaknya menghubungi layanan Call Center 112, yang memang dirancang Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk menerima setiap aduan masyarakat terkait kejadian kedaruratan.

“Masyarakat nelpon ke-112 itu gratis tidak ditarik biaya sepeserpun, jadi melalui call center pemerintah daerah dan pihak terkait sigap untuk menindaklanjuti setiap laporan masyarakat, khususnya kejadian kedaruratan,” imbuhnya. (EM)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Utamakan Pengisian Jerigen Pertalite Subsidi, SPBU Pakamban Dikeluhkan Pengendara
Sambut HUT ke 81 RI, Bupati Sumenep Ajak ASN Jadi Pelopor Pengibaran Bendera Merah Putih
DKPP Sumenep Kawal Ketat Pembibitan Prancak 95 demi Jaga Mutu Tembakau Premium
Ibnu Hajar Kunjungi Kapolresta Sumenep, Serahkan Buku Karya Bupati
Tinggalkan Coblos Manual, Pilkades Serentak 2027 di Sumenep Siap Beralih ke e-Voting
Ribuan Buruh Tembakau di Sumenep Terima BLT DBHCHT Rp2,34 Miliar
Janji Penertiban THM Belum Terbukti, Lakpesdam dan LPBH NU Ultimatum Pemkab Sumenep
Silaturahmi ke SMSI, Kapolresta Sumenep Sebut Dukungan Media Jadi Penentu Keberhasilan Polri

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:10 WIB

Diduga Utamakan Pengisian Jerigen Pertalite Subsidi, SPBU Pakamban Dikeluhkan Pengendara

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:58 WIB

Sambut HUT ke 81 RI, Bupati Sumenep Ajak ASN Jadi Pelopor Pengibaran Bendera Merah Putih

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:32 WIB

Ibnu Hajar Kunjungi Kapolresta Sumenep, Serahkan Buku Karya Bupati

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:29 WIB

Tinggalkan Coblos Manual, Pilkades Serentak 2027 di Sumenep Siap Beralih ke e-Voting

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:36 WIB

Ribuan Buruh Tembakau di Sumenep Terima BLT DBHCHT Rp2,34 Miliar

Berita Terbaru

Pengamat Kebijakan Publik, Fauzi As (Doc. Seputar Jatim)

Opini Publik

Sumenep Kepulauan: Mengganti Nama atau Mengganti Nasib?

Senin, 3 Agu 2026 - 20:27 WIB