Demi Bangun Kesadaran, DLH Sumenep Ajak Pelaku Usaha untuk Lestarikan Lingkungan melalui Pengelolaan Sampah

- Redaksi

Senin, 28 April 2025 - 21:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SOSIALISASI: Kepala DLH Kabupaten Sumenep, Arif Susanto (tengah) saat memberikan pemaparan kepada pelaku usaha tentang pentingnya pengelolaan sampah di Kelurahan Pajagalan, (Foto Istimewa)

SOSIALISASI: Kepala DLH Kabupaten Sumenep, Arif Susanto (tengah) saat memberikan pemaparan kepada pelaku usaha tentang pentingnya pengelolaan sampah di Kelurahan Pajagalan, (Foto Istimewa)

SUMENEP, Seputar Jatim – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, melakukan sosialiasi untuk mendorong masyarakat, khususnya pelaku usaha agar tetap berperan aktif dalam pengelolaan sampah.

Sosialisasi pengelolaan sampah ini dilakukan di kawasan jalan protokol dan jalan umum pada jaringan jalan sekunder di Kecamatan Kota Sumenep.

Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan pelaku usaha tentang pentingnya peran aktif mereka dalam menciptakan daerah yang bersih dan berkelanjutan.

“Pelaku usaha merupakan salah satu penghasil sampah yang cukup signifikan. Melalui sosialisasi ini, kami berharap mereka mampu mengelola sampah secara mandiri dan bertanggung jawab,” ujar Kepala DLH Kabupaten Sumenep, Arif Susanto, Senin (28/4/2025).

Baca Juga :  BEMSU Nilai Sistem Administrasi PLN Sumenep Kacau

Menurutnya, bahwa wilayah Sumenep, termasuk Kecamatan Kota, perlu dijaga agar tetap bersih dari sampah demi terciptanya lingkungan yang sehat dan lestari.

Karena itu, kata dia, kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat sangat diperlukan dalam mengelola sampah secara terpadu.

“Masyarakat dan pelaku usaha memiliki peran penting dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan melalui pengelolaan sampah yang bertanggung jawab,” bebernya

Lanjut ia menegaskan, DLH tidak bisa mengatasi persoalan sampah sendirian. Semua pihak, termasuk sektor usaha, harus terlibat aktif dalam mendukung keberhasilan program kebersihan lingkungan.

Ia berharap sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dapat mempercepat terwujudnya lingkungan bersih, sehat, dan lestari di Kabupaten Sumenep.

“Jika DLH dan pelaku usaha berperan aktif, pengelolaan sampah dapat dilakukan lebih efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat serta generasi mendatang,” pungkasnya.

Diketahui, kegiatan tersebut diikuti puluhan pelaku usaha dari berbagai sektor, seperti restoran, perdagangan, dan industri kecil menengah. Mareka sangat antusias dan menunjukkan komitmen untuk lebih peduli terhadap lingkungan.

Baca Juga :  Perhutani Sebut Aktivitas Galian C Ilegal di Sumenep Diduga Serobot Kawasan Hutan Negara, Kades Kebonagung Buka Suara

Adapun jadwal sosialisasi pengelolaan sampah meliputi:

  • Kelurahan Pajagalan pada 28 April 2025,
  • Kelurahan Kepanjin pada 29 April 2025,
  • Kelurahan Karangduak pada 30 April 2025,
  • Kelurahan Bangselok pada 5 Mei 2025,
  • Desa Bangkal dan Pamolokan pada 6 Mei 2025,
  • Desa Pangarangan pada 7 Mei 2025,
  • Desa Kolor pada 8 Mei 2025,
  • Desa Kebunagung dan Pandian pada 9 Mei 2025. (EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Balik Pencitraan SPPG Rubaru, Anak Sekolah Diduga Dijadikan Uji Coba MBG
MBG dari SPPG Pakamban Laok 2 Picu Diare Siswa, Wali Murid Takut Melapor
Desa Meddelan Diguncang Dugaan Korupsi hingga Proyek Siluman, Tokoh Pemuda Ancam Audiensi Camat Lenteng
Klarifikasi Kepala SPPG Jambu Berbelit, Sertifikat Wajib MBG Terbukti Belum Lengkap
Proyek Jalan Gelap di Desa Meddelan, Camat Lenteng Pilih Diam
Achmad Fauzi Wongsojudo Lantik Lima Komisioner KI Sumenep Periode 2025–2029
Dugaan Korupsi BUMDes, Kades Meddelan Pilih Tutup Mulut dan Blokir WhatsApp Wartawan
Tumpahan CPO Cemari Laut Gili Iyang Sumenep, Minyak Tongkang Capai Bibir Pantai

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:27 WIB

Di Balik Pencitraan SPPG Rubaru, Anak Sekolah Diduga Dijadikan Uji Coba MBG

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:12 WIB

MBG dari SPPG Pakamban Laok 2 Picu Diare Siswa, Wali Murid Takut Melapor

Senin, 26 Januari 2026 - 09:43 WIB

Desa Meddelan Diguncang Dugaan Korupsi hingga Proyek Siluman, Tokoh Pemuda Ancam Audiensi Camat Lenteng

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:00 WIB

Klarifikasi Kepala SPPG Jambu Berbelit, Sertifikat Wajib MBG Terbukti Belum Lengkap

Sabtu, 24 Januari 2026 - 20:22 WIB

Proyek Jalan Gelap di Desa Meddelan, Camat Lenteng Pilih Diam

Berita Terbaru