Demi Optimalkan Produk Olahan Ikan, Dinas Perikanan Sumenep Ajukan Anggaran Rp100 Juta pada APBD 2025

- Redaksi

Kamis, 7 November 2024 - 20:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERSENYUM: Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep, Agustiono Sulasno.

TERSENYUM: Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep, Agustiono Sulasno.

SUMENEP, Seputar Jatim – Produk olahan dengan bahan baku ikan di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, terus dioptimalkan.

Atas hal itu, Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep, kini sudah mengajukan anggaran senilai Rp100 juta pada APBD Tahun 2025 mendatang.

Kabid Pengolahan dan Pemasaran, Dinas Perikanan Sumenep, Heru Faizal mengatakan, sekarang sudah ada 35 produk olahan berbahan baku ikan di Sumenep yang telah merambah pasar di luar daerah.

“Ada 35 produk olahan berbahan baku ikan dari Sumenep yang pemasarannya di luar daerah. Produk olahan itu terdiri dari kerupuk ikan, abon ikan cakalang, sosis ikan, bakso ikan dan blainnya,” katanya. Kamis (7/11/2024).

Baca Juga :  Racik Petasan di dalam Rumah, 2 Warga Sumenep Alami Luka-luka

Menurutnya, jumlah produk olahan ikan yang sudah dipasarkan ke luar daerah tersebut terus bertambah dengan mengikuti pola pemasaran modern.

Lanjut ia menegaskan, untuk pengembangan produk olahan ini pihaknya melibatkan 306 pengolah hasil perikanan dan 556 pemasaran hasil perikanan.

“Untuk meningkatkan pemasaran ke luar Sumenep, tentu membutuhkan anggaran seperti untuk membeli kuota internet dan jasa kirim,” paparnya.

Untuk itu, dalam mendukung peningkatan produk olahan berbahan baku ikan, pihaknga akan mengimbangi dengan hasil tangkap ikan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Sumenep, Agustiono Sulasno menyampaikan, bahwa sektor perikanan merupakan salah satu sektor utama penunjang ekonomi masyarakat pesisir, khususnya kepulauan.

“Dalam beberapa tahun terakhir, permintaan terhadap produk olahan ikan terus meningkat baik dari dalam maupun luar daerah,” bebernya.

Ia pun tak hanya ingin masyarakat bisa mengolah ikan dengan cara yang lebih efisien, tapi juga ingin membantu warga menghasilkan produk dengan kualitas tinggi, sehingga dapat memenuhi standar kesehatan dan keamanan pangan.

Baca Juga :  Peringati Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional, DLH Sumenep Tanam Ribuan Bibit Pohon dan Tanaman Bunga

“Hal ini penting agar produk olahan ikan kita bisa menembus pasar nasional bahkan internasional,” pungkasnya. (Sand/EM).

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Said Abdullah Ajak Kiai dan Santri Bergabung, PDI Perjuangan Buka Ruang Lebar
Penandatanganan Ahli Waris Tanah 50 Hektare di Kalipare Tuntas, Jadi Dasar Kepastian Hukum
Ramadan Berbagi, Duta Wicara Jatim Santuni Anak Yatim dan Lansia Terlantar di Malang
Dugaan Pungli dan Tebang Pilih Akademik di STIKES Husada Jombang Dikeluhkan Mahasiswa RPL S1 Kebidanan
Efektivitas Parlemen Dipertaruhkan, Said Abdullah Usul PT Tak Lagi Pakai Persentase
Dari Pamekasan untuk Jatim, Khofifah Sambut Kepulangan Valen DA7 Penuh Kehormatan
PLN NPS Memanas, Pegawai Aksi Protes Bonus, Dirut Emosi hingga Lempar Tuduhan Fitnah
Pesan Said Abdullah di Konferda–Konfercab Jatim: Jaga Soliditas PDI Perjuangan

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 23:52 WIB

Said Abdullah Ajak Kiai dan Santri Bergabung, PDI Perjuangan Buka Ruang Lebar

Jumat, 10 April 2026 - 21:54 WIB

Penandatanganan Ahli Waris Tanah 50 Hektare di Kalipare Tuntas, Jadi Dasar Kepastian Hukum

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:02 WIB

Ramadan Berbagi, Duta Wicara Jatim Santuni Anak Yatim dan Lansia Terlantar di Malang

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:40 WIB

Dugaan Pungli dan Tebang Pilih Akademik di STIKES Husada Jombang Dikeluhkan Mahasiswa RPL S1 Kebidanan

Jumat, 30 Januari 2026 - 19:42 WIB

Efektivitas Parlemen Dipertaruhkan, Said Abdullah Usul PT Tak Lagi Pakai Persentase

Berita Terbaru