Di Sumenep, Siswa – Siswi Rayakan Hardiknas Disekolah Yang Hampir Ambruk

- Redaksi

Selasa, 2 Mei 2023 - 16:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto:Kondisi bangunan SD. Tana Merah 3 yang sangat memprihatinkan

Foto:Kondisi bangunan SD. Tana Merah 3 yang sangat memprihatinkan

SUMENEP, seputarjatim.com-Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Indonesia yang diperingati setiap tanggal 2 Mei, dirayakan dalam suasana yang memprihatinkan di SDN Tanah Merah 3, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Bagaimana tidak, tempat siswa menuntut ilmu ini bangunan atau ruang kelas sekolah tersebut mengalami kerusakan parah sejak 5 bulan lalu akibat angin puting beliung yang melanda Desa Tanah Merah.

seputarjatim. com

Namun hingga saat ini, kondisi atap bangunan yang rusak belum juga kunjung diperbaiki, sehingga pihak guru terpaksa menggabungkan tempat belajar siswa dalam tiga ruang kelas yang tersisa.

Dalam kondisi normal, sekolah ini memang hanya punya tiga ruangan saja dan satu ruang guru kecil. Karena satu kelas atapnya ambruk, jadi belajar siswa digabung dua kelas dalam satu ruangan.

Siswa belajar numpang diruang guru
Foto:Siswa belajar numpang diruang guru

Menurut Syaiful Bahri, Kepala SDN Tanah Merah 3, pihak guru berharap agar bangunan sekolah segera diperbaiki agar kegiatan belajar mengajar dapat kembali normal. Namun, akibat rusaknya bangunan, banyak orang tua yang memilih memindahkan anak mereka ke sekolah lain. Saat ini, total siswa yang tersisa hanya 22 orang saja dari kelas 1 hingga kelas 6.

Pihak sekolah berharap momen Hari Pendidikan Nasional ini dapat menjadi pengingat bagi pemerintah tentang pentingnya perbaikan kerusakan bangunan sekolah. Meski demikian, semangat belajar siswa tetap tinggi meskipun harus belajar di dalam kondisi yang kurang nyaman.

Baca Juga :  Dilaporkan Ke Pihak Berwajib, Dua Dokter Klinik Kecantikan SAB CA Sumenep Mangkir Dari Panggilan Klarifikasi Penyidik

“Ya mumpung momen Hardiknas, semoga jadi pengingat pemerintah soal kerusakan bangunan. Yang pasti semangat belajar siswa tinggi,” ujar Syaiful Bahri. Selasa (2-5-2023).

Sementara itu, kondisi belajar yang harus digabungkan membuat para siswa merasa kurang nyaman dalam belajar. Devi, salah seorang siswa mengatakan, “Belajarnya digabung. Sudah lima bulan, ya gak enak gini.” ucapnya singkat. (Bam)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Inspektorat Sumenep Periksa Dana Desa Meddelan, Warga Mulai Bertanya?
Rambu Minim, Proyek Jembatan di Pakandangan Dikeluhkan Warga karena Rawan Kecelakaan
Inspektorat Sumenep Siap Telusuri Dugaan Penyimpangan Dana BUMDes Meddelan
Data Gizi Anak Terkumpul, ACCESS Segera Teliti Dampak Program MBG di Pamekasan
Dana Desa Meddelan Diduga Tak Sesuai Peruntukan, Inspektorat Sumenep Didesak Turun Tangan
Suarakan Semangat Nasionalisme, IWO Sumenep Kembali Hadirkan Lomba Baca Puisi dan Pidato Bung Karno 2026 se-Madura
Nasib 5.224 PPPK Paruh Waktu Jadi Prioritas, Pemkab Sumenep Siapkan Langkah Strategis
Disdik Sumenep Perketat Pengelolaan BOSP 2026, Dorong PAUD Lebih Akuntabel dan Berdampak

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 05:08 WIB

Inspektorat Sumenep Periksa Dana Desa Meddelan, Warga Mulai Bertanya?

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:35 WIB

Rambu Minim, Proyek Jembatan di Pakandangan Dikeluhkan Warga karena Rawan Kecelakaan

Kamis, 21 Mei 2026 - 22:22 WIB

Inspektorat Sumenep Siap Telusuri Dugaan Penyimpangan Dana BUMDes Meddelan

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:50 WIB

Data Gizi Anak Terkumpul, ACCESS Segera Teliti Dampak Program MBG di Pamekasan

Senin, 18 Mei 2026 - 12:41 WIB

Dana Desa Meddelan Diduga Tak Sesuai Peruntukan, Inspektorat Sumenep Didesak Turun Tangan

Berita Terbaru

Surat kepada SPPG di Sumenep yang disetop BGN (Doc.Seputar Jatim)

Peristiwa

Puluhan SPPG di Sumenep Disetop BGN, Tersandung Masalah IPAL

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:33 WIB