Disinyalir Penuh Ketidakberesan, Pembangunan Proyek Drainase di Desa Jabaan Manding Disoal

Kamis, 11 Agustus 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto:Proyek drainase yang berlokasi di desa Jabaan manding

Foto:Proyek drainase yang berlokasi di desa Jabaan manding

SUMENEP, seputarjatim.com– Pembangunan proyek drainase di Desa Jabaan, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, Madura, yang baru selesai dikerjakan ditengarai penuh dengan ketidakberesan dan kejanggalan.

Selain tidak ditemukannya prasasti dilokasi proyek tersebut, bahan material yang digunakan disinyalir menggunakan material dari pembangunan sebelumnya dan ada sebagian yang hanya tambal sulam.

Hal tersebut diungkapkan salah satu narasumber yang meminta namanya tidak di expose ke permukaan, menurut penjelasan narasumber pembangunan drainase yang baru selesai dikerjakan itu diduga menggunakan material proyek pembangunan lama yang ditengarai juga dari anggaran negara yang dibongkar lalu dibangun dan dipasangkan kembali.

Dugaan ketidakberesan itu karena, pembangunan drainase yang tepatnya di sebelah dekat rumah eks kepala desa jabaan itu sebelumnya juga terdapat pembangunan proyek serupa dari anggaran berbeda, dana desa dan APBD dana Pokir, karena pernah dijumpai adanya prasasti pekerjaan tertera dana desa.

Baca Juga :  Diskominfo Sumenep Buka Wawasan Baru Bagi Generasi Muda Melalui Workshop dan Kompetisi Film Pendek 2025

“Namun saja tiba-tiba prasasti itu hilang setelah adanya pembangunan baru proyek drainase yang baru selesai dikerjakan itu,” sebutnya. Kamis (11-8-2022).

Sementara itu, Kepala Desa Jabaan, Kecamatan Manding , Hammat saat dikonfirmasi terkait pembangunan proyek drainase yang baru selesai dikerjakan di desanya itu juga mengaku tidak mengetahuinya.

“Saya selaku kepala desa di desa Jabaan juga tidak mengetahui terkait proyek pembangunan drainase itu berasal dari mana, anggarannya berapa dan siapa yang mengerjakan,” terang Hammat, saat dijumpai di kediamannya.

Kata dia, memang sempat ada yang memberitahukan secara lisan kepadanya kalau mau mengerjakan proyek tapi pekerjaannya waktu itu masih yang di depan balai desanya saat masih proses penggalian.

Baca Juga :  Peresmian Wisata Edukasi, Dari Calina Bato Cafe Untuk Indonesia

“Orang Gunung Kembar yang memberitahu ke saya mas,” Jelasnya.

Setelah itu dikatakan tidak ada pemberitahuan lagi baik itu secara formal melalui surat yang masuk di desa Jabaan. Termasuk untuk pekerjaan pembangunan drainase tepatnya di sebelah dekat rumah eks kepala desa Jabaan yang diduga menggunakan material proyek pembangunan lama yang dibongkar kemudian dibangun dipasangkan lagi.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Sumenep Eri Susanto, dikonfirmasi via perpesanan telepon selulernya belum memberikan klarifikasi.

Hingga berita ini tayang media ini terus melakukan penelusuran lebih lanjut dan mengungkap fakta-fakta lain terkait proyek tersebut hingga terang benderang. (Bam)

Berita Terkait

KPRI RSUDMA Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat 2026, Bukti Tata Kelola Profesional dan Transparan
Bupati Sumenep Mulai Rotasi ASN Bertahap, Pejabat Baru Diuji Kinerja selama 6 Bulan
Grup Hadrah Yonif TP 931/Kostrad Satria Jokotole Curi Perhatian di Pengajian Akbar PP Al-Islamiyah Rubaru
Pengajian Akbar PP Al-Islamiyah Perkuat Sinergi Pesantren dan TNI Cetak Generasi Religius, Disiplin, dan Cinta Tanah Air
25 Pejabat Administrator Dilantik, Bupati Sumenep Pastikan Evaluasi Kinerja ASN Berjalan Ketat
Bupati Sumenep Ajak Insan Koperasi Bangun Ekonomi Kerakyatan yang Tangguh dan Modern
Sinergi TNI dan Damkar Padamkan Kebakaran Hebat di Guluk-Guluk
Asta Tinggi Terancam, GP Ansor Jatim dan TACB Kompak Desak Tambang Galian C Dihentikan Permanen

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 12:32

KPRI RSUDMA Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat 2026, Bukti Tata Kelola Profesional dan Transparan

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:36

Bupati Sumenep Mulai Rotasi ASN Bertahap, Pejabat Baru Diuji Kinerja selama 6 Bulan

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:32

Grup Hadrah Yonif TP 931/Kostrad Satria Jokotole Curi Perhatian di Pengajian Akbar PP Al-Islamiyah Rubaru

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:18

Pengajian Akbar PP Al-Islamiyah Perkuat Sinergi Pesantren dan TNI Cetak Generasi Religius, Disiplin, dan Cinta Tanah Air

Senin, 13 Juli 2026 - 15:45

25 Pejabat Administrator Dilantik, Bupati Sumenep Pastikan Evaluasi Kinerja ASN Berjalan Ketat

Berita Terbaru