DLH Sumenep Bakal Lakukan Penataan Tanaman di Jalan Kota

- Redaksi

Senin, 17 Februari 2025 - 12:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BERTOPI: Kepala Bidang Tata Lingkungan DLH Kabupaten Sumenep, Hasinuddin Firdaus, saat diwawancarai di ruangannya (SandiGT - Seputar Jatim)

BERTOPI: Kepala Bidang Tata Lingkungan DLH Kabupaten Sumenep, Hasinuddin Firdaus, saat diwawancarai di ruangannya (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, berencana melaksanakan program penataan tanaman di sepanjang poros-poros jalan kota.

Program tersebut bertujuan untuk memperindah kawasan perkotaan, meningkatkan kualitas udara, serta menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan asri bagi masyarakat.

“Penataan tanaman di poros-poros jalan kota ini melalui konsep peremajaan, karena sudah banyak pohon-pohon yang sudah usia tua dan akarnya mulai merusak trotoar,” ujar Kepala Bidang Tata Lingkungan DLH Sumenep, Hasinuddin Firdaus, Senin (17/2/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Anggota Fraksi PAN DPRD Sumenep Dorong Perda Pesantren Segera Terbentuk Demi Kemajuan Pendidikan Indonesia

Lanjut pria yang akrab disapa Cici ini menyampaikan, pihaknya punya stressing di 2025 ini masih di daerah kota untuk menciptakan lingkungan yang lebih nyaman serta mendukung program kota hijau dan berkelanjutan.

“Untuk jenis tanamannya yaitu glodokan tiang sama trembesi. Namun, jumlah keseluruhan masih belum pasti butuh berapa tanaman,” bebernya.

Sekarang masih tahapan inventarisasi, jadi pihaknya akan tandai pohon yang sudah tua dan rawan roboh, kemudian setelah itu akan mengatur jarak antar pohon supaya tertata rapi.

“Hal itu saya melalui inspirasi dari kota-kota metropolis yang penataannya teratur sehingga membuat pemandangan masyarakat sejuk. Artinya dari peremajaan itu tetap tidak mengurangi fungsi dan jumlah tanaman yang sudah ada,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala DLH Sumenep, Arif Susanto menegaskan, akan mengadopsi konsep taman berkelanjutan dengan pemanfaatan tanaman yang memiliki daya serap polusi tinggi dan minim perawatan.

“Melalui berbagai program tersebut, saya berharap dapat meningkatkan kualitas lingkungan, memperindah wajah kota, dan mencapai target Ruang Terbuka Hijau (RTH) pada tahun 2025,” pungkasnya. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aroma Dugaan Penyelewengan DD Meddelan Terungkap, Inspektorat Sumenep Dinilai Kecolongan
Inspektorat Sumenep Periksa Dana Desa Meddelan, Warga Mulai Bertanya?
Rambu Minim, Proyek Jembatan di Pakandangan Dikeluhkan Warga karena Rawan Kecelakaan
Inspektorat Sumenep Siap Telusuri Dugaan Penyimpangan Dana BUMDes Meddelan
Dana Desa Meddelan Diduga Tak Sesuai Peruntukan, Inspektorat Sumenep Didesak Turun Tangan
Suarakan Semangat Nasionalisme, IWO Sumenep Kembali Hadirkan Lomba Baca Puisi dan Pidato Bung Karno 2026 se-Madura
Nasib 5.224 PPPK Paruh Waktu Jadi Prioritas, Pemkab Sumenep Siapkan Langkah Strategis
Video Asusila 4 Menit 27 Detik Viral, Pelajar SMP di Pamekasan Diamankan Polisi

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:40 WIB

Aroma Dugaan Penyelewengan DD Meddelan Terungkap, Inspektorat Sumenep Dinilai Kecolongan

Kamis, 28 Mei 2026 - 05:08 WIB

Inspektorat Sumenep Periksa Dana Desa Meddelan, Warga Mulai Bertanya?

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:35 WIB

Rambu Minim, Proyek Jembatan di Pakandangan Dikeluhkan Warga karena Rawan Kecelakaan

Kamis, 21 Mei 2026 - 22:22 WIB

Inspektorat Sumenep Siap Telusuri Dugaan Penyimpangan Dana BUMDes Meddelan

Senin, 18 Mei 2026 - 12:41 WIB

Dana Desa Meddelan Diduga Tak Sesuai Peruntukan, Inspektorat Sumenep Didesak Turun Tangan

Berita Terbaru

Surat kepada SPPG di Sumenep yang disetop BGN (Doc.Seputar Jatim)

Peristiwa

Puluhan SPPG di Sumenep Disetop BGN, Tersandung Masalah IPAL

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:33 WIB