DLH Sumenep Olah Sampah Jadi Energi Alternatif, 15 Ton Siap Dikirim ke PT SBI Tuban

- Redaksi

Selasa, 8 April 2025 - 13:57 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

MENJELASKAN: Kepala DLH Sumenep, Arif Susanto saat diwawancarai wartawan (SandiGT - Seputar Jatim)

MENJELASKAN: Kepala DLH Sumenep, Arif Susanto saat diwawancarai wartawan (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Upaya pengelolaan sampah yang berkelanjutan terus digencarkan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Kini, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Wilayah Batuan telah resmi mengoperasikan alat pengolah sampah yang mampu mengubah limbah menjadi energi ramah lingkungan.

Kepala DLH Sumenep, Arif Susanto mengatakan, bahwa perangkat yang digunakan merupakan mesin Refuse Derived Fuel (RDF), yang memungkinkan sampah rumah tangga diolah menjadi bahan bakar alternatif.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Penumpang di Terminal Arya Wiraraja Alami Peningkatan Pasca Lebaran 2025, Pengawas Tetap Utamakan Keamanan dan Kenyamanan Pemudik

“Teknologi ini menjadi strategi terbaru DLH untuk menanggulangi persoalan sampah sekaligus menciptakan nilai ekonomis,” ujarnya. Selasa (8/4/2025)

Sejak awal tahun 2024, ia mengaku bahwa RDF mulai diaktifkan dan telah menghasilkan sekitar 15 ton sampah olahan yang siap dikirim ke PT Solusi Bangun Indonesia (SBI), perusahaan produsen semen yang menjadi bagian dari konsorsium industri besar.

“Kami tinggal menunggu kedatangan tim dari PT SBI ke Sumenep sebagai tahap akhir sebelum pengiriman dilakukan,” jelasnya.

Lanjut ia menegaskan, setiap hari TPA Batuan menerima sekitar 38 ton sampah dari berbagai penjuru kota. Dengan keberadaan sistem RDF, sekitar 20 ton dari total sampah tersebut dapat diubah menjadi bahan bakar terbarukan.

“Selain mengurangi volume sampah secara signifikan, pengelolaan juga semakin sistematis dan ramah lingkungan. Salah satu langkah nyata adalah pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) untuk menampung air lindi agar tidak mencemari tanah dan air di sekitarnya,” tegasnya.

Sejak tahun lalu, air lindi yang dihasilkan dari tumpukan sampah juga telah dimanfaatkan menjadi pupuk cair. Melalui serangkaian uji coba dan riset, pupuk tersebut terbukti memiliki manfaat bagi sektor pertanian.

Baca Juga :  Gelar Halal Bihalal, Bupati Sumenep Ajak ASN Saling Tebuka dalam Pecahkan Permasalahan

“Mesin RDF ini memiliki sistem penyortiran otomatis antara sampah organik dan anorganik. Hasil akhir pengolahan sudah ada pembeli tetap, yaitu PT SBI, dan akan dikirim ke pabrik mereka yang berada di Tuban,” tukasnya. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dituding Pelakor, Perempuan di Sampang Lapor Polisi Usai Alat Kelaminnya Diolesi Cabai
IWO Sumenep Rayakan HUT ke 14, Kapolresta Akui Pers Mitra Strategis Kepolisian
Bappeda Sumenep Susun Roadmap Pertumbuhan Ekonomi, Fokus Hilirisasi hingga Investasi
Perubahan KUA-PPAS 2026 Disepakati, Pemkab dan DPRD Sumenep Dituntut Pastikan Anggaran Tepat Sasaran
Warga Gapura Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Sebut Dugaan Sementara Bunuh Diri
Diduga Utamakan Pengisian Jerigen Pertalite Subsidi, SPBU Pakamban Dikeluhkan Pengendara
Sambut HUT ke 81 RI, Bupati Sumenep Ajak ASN Jadi Pelopor Pengibaran Bendera Merah Putih
DKPP Sumenep Kawal Ketat Pembibitan Prancak 95 demi Jaga Mutu Tembakau Premium

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Dituding Pelakor, Perempuan di Sampang Lapor Polisi Usai Alat Kelaminnya Diolesi Cabai

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:43 WIB

IWO Sumenep Rayakan HUT ke 14, Kapolresta Akui Pers Mitra Strategis Kepolisian

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:57 WIB

Bappeda Sumenep Susun Roadmap Pertumbuhan Ekonomi, Fokus Hilirisasi hingga Investasi

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Perubahan KUA-PPAS 2026 Disepakati, Pemkab dan DPRD Sumenep Dituntut Pastikan Anggaran Tepat Sasaran

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:28 WIB

Warga Gapura Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Sebut Dugaan Sementara Bunuh Diri

Berita Terbaru

ILUSTRASI: 
Sejumlah batang kayu jati yang telah ditebang ditemukan di kawasan hutan Desa Nonggunong, Kecamatan Nonggunong, Sumenep (Dok. Seputar Jatim)

Hukum & Kriminal

Tiga Tersangka Dugaan Pencurian Kayu di Nonggunong Belum Ditahan Polisi

Jumat, 14 Agu 2026 - 20:04 WIB