Gamas Desak Pemkab Sumenep Tak Beri Izin Acara Urban Night dengan DJ Almira

- Redaksi

Rabu, 1 Januari 2025 - 21:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERIAK: Aktivis Gamas Sumenep, Tolak Amir, saat menyampaikan orasi penolakan Dj Almira (Sand GT)

TERIAK: Aktivis Gamas Sumenep, Tolak Amir, saat menyampaikan orasi penolakan Dj Almira (Sand GT)

SUMENEP, Seputar Jatim – Aktivis Gerakan Aksi Mahasiswa (Gamas) Sumenep, Madura, Jawa Timur, menolak keras acara Urban Night yang akan menampilkan DJ Almira Berto.

Diketahui, acara tersebut akan berlangsung di Lapangan Kecamatan Saronggi, pada 19 Januari 2025 mendatang.

Aktivis Gamas, Tolak Amir mengatakan, bahwa tidak setuju terhadap acara tersebut, karena hal itu sangat bertentangan dengan nilai-nilai lokal dan moralitas masyarakat Sumenep.

“Kami menilai penampilan DJ yang mengusung budaya malam tidak sesuai dengan karakter dan kearifan lokal Sumenep yang dikenal dengan tradisi religius dan moral yang kental,” ujarnya. Rabu (1/1/2025).

Baca Juga :  Tahun 2024, Laka Lantas di Sumenep Naik 20 Persen

Menurutnya, acara itu berpotensi merusak citra religiusitas dan moralitas masyarakat setempat. Karena Sumenep adalah kabupaten yang masyarakatnya sangat menjunjung tinggi nilai-nilai religius dan moral.

“Oleh karena itu, acara yang mengandung unsur maksiat seperti ini sebaiknya tidak dilaksanakan. Ini hanya akan mencoreng norma yang berlaku dan berpotensi menimbulkan tindakan kriminal,” terangnya.

Sebagai bentuk protes, lanjut dia, Gamas juga meminta Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk tidak memberikan izin penyelenggaraan acara Urban Night.

“Kami menekan pentingnya menjaga kearifan lokal dan norma-norma yang berlaku di masyarakat Sumenep,” tegasnya.

“Saya meminta kepada pemerintah untuk tidak memberikan izin terhadap acara ini. Kami bukan anti terhadap penyelenggaraan acara di Sumenep, tetapi kami menilai acara DJ tersebut sudah keluar dari koridor nilai-nilai kebudayaan lokal masyarakat,” tukasnya. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Cemarkan Profesi Wartawan, Akun TikTok Juan Kurniawan Bakal Diproses Hukum
Aksi Segel Kantor Berakhir, Pegadaian Pamekasan Siap Kembalikan Hak 47 Korban Lewat Mediasi Pengadilan
Dari Kursi Terdakwa ke Kursi Pejabat, Putusan Kasasi MA Kasus Indra Wahyudi Masih Menggantung
Diduga Langgar Juknis MBG, Live TikTok SPPG Lebeng Timur Mendadak Dijeda Usai Disoal Susu Coklat
Polemik E-Katalog Memanas, IWO Sumenep Nilai Kebijakan Terlalu Dipaksakan
BGN Suspend 17 SPPG di Jatim, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Ikut Terseret
Terseret Isu BSPS dan Proyek Lama, Kadis Kominfo Sumenep Didesak Buka Suara
BAP Korupsi BSPS 2024 Diduga Seret Nama Kadis Kominfo Sumenep, Alur Rekom Pencairan Diusut

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:25 WIB

Diduga Cemarkan Profesi Wartawan, Akun TikTok Juan Kurniawan Bakal Diproses Hukum

Selasa, 10 Maret 2026 - 00:28 WIB

Aksi Segel Kantor Berakhir, Pegadaian Pamekasan Siap Kembalikan Hak 47 Korban Lewat Mediasi Pengadilan

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:43 WIB

Dari Kursi Terdakwa ke Kursi Pejabat, Putusan Kasasi MA Kasus Indra Wahyudi Masih Menggantung

Kamis, 5 Maret 2026 - 02:57 WIB

Diduga Langgar Juknis MBG, Live TikTok SPPG Lebeng Timur Mendadak Dijeda Usai Disoal Susu Coklat

Senin, 2 Maret 2026 - 14:24 WIB

Polemik E-Katalog Memanas, IWO Sumenep Nilai Kebijakan Terlalu Dipaksakan

Berita Terbaru