Gelar Operasi Secara Marathon, Satpol PP Sumenep Sita 2.551 Bungkus Rokok Tanpa Cukai

- Redaksi

Rabu, 12 Oktober 2022 - 07:33 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

SUMENEP, seputarjatim.com–Intensifkan operasi bersama terkait peredaran rokok ilegal tanpa cukai selama enam hari , Satuan Polisi Pamung Praja (Satpol PP) dan Tim gabungan yang terdiri dari Bea Cukai Pamekasan, anggota Polres Sumenep, Kodim 0827/Sumenep, SUB Denpom, DPMPTSP dan Naker, Diskop UKM dan Perindag, Bagian Perekonomian Setdakab dan Bagian Hukum Kabupaten Sumenep sukses menyita puluhan rokok Ilegal berbagai merek.

“Selama 6 hari, capaian kegiatan operasi bersama peredaran rokok ilegal didapatkan barang bukti sebanyak 47 merek rokok ilegal dan 2.551 bungkus rokok atau sebanyak 50.680 batang rokok ilegal tanpa cukai,” ujar Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol-PP) Kabupaten Sumenep,
Drs Ach Laili Mulidy, M.Si, Senin, 03/10/2022.

Baca Juga :  Nelayan Sapeken Hilang Saat Melaut

Pihaknya mengatakan, operasi bersama tersebut terhitung dari tanggal 21-22 September dan dilanjutkan pada tanggal 24 hingga 29 September 2022.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami intensifkan kegiatan ini karena begitu masifnya peredaran rokok ilegal di pasaran,” tutur Kasatpol PP Kabupaten Sumenep.

Menurutnya, Rokok ilegal tanpa cukai tersebut ia temukan di berbagai tempat yang menjadi sasaran operasi.

“Paling banyak kita dapatkan barang bukti rokok ilegal tersebut di sejumlah toko distributor,” kata pria pengagum Gusdur ini.

Selama enam hari tersebut, lanjut dia, Pihaknya bersama Tim Gabungan memulai kegiatan dari pagi hingga sore.

“Selama enam hari tersebut, kita bersama bea cukai dan tim gabungan melakukan start dari pagi hingga sore hari,” sambungnya.

Baca Juga :  Masa Pandemi, PPNI Sumenep Larang Pemasangan Infus Dirumah

Setelah kegiatan operasi bersama selesai pada tanggal 29 September 2022, pihaknya memastikan kegiatan dalam mengedukasi masyarakat tentang bahayanya Rokok ilegal tersebut terus berlanjut.

“Rangkaian kegiatan dari alokasi Dana Bagi hasil Cukai Hasil Tembkau (DBHCHT) Kabupaten Sumenep tersebut tidak hanya berhenti pada kegiatan Pengumpulan informasi dan operasi bersama. Karena kami juga melakukan kegiatan talk show melalui radio dan salah satu media elektronik yang ada di Jatim,” tuturnya

“Selanjutnya tinggal kegiatan sosialisasi tatap muka dengan video tron sebagai wujud edukasi kepada masyarakat luas bahwa rokok ilegal tanpa cukai memang dilarang dan bisa dijerat dengan hukum pidana,” pungkasnya . (Bam)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SMSI Kecam Dugaan Pengusiran Wartawan, Tolak Hadiri Undangan Polresta Sumenep
Hari Jadi ke-758 Sumenep, Logo Baru Jadi Simbol Sejarah dan Semangat Kemajuan
Aroma Dugaan Penyelewengan DD Meddelan Terungkap, Inspektorat Sumenep Dinilai Kecolongan
Inspektorat Sumenep Periksa Dana Desa Meddelan, Warga Mulai Bertanya?
Rambu Minim, Proyek Jembatan di Pakandangan Dikeluhkan Warga karena Rawan Kecelakaan
Inspektorat Sumenep Siap Telusuri Dugaan Penyimpangan Dana BUMDes Meddelan
Dana Desa Meddelan Diduga Tak Sesuai Peruntukan, Inspektorat Sumenep Didesak Turun Tangan
Suarakan Semangat Nasionalisme, IWO Sumenep Kembali Hadirkan Lomba Baca Puisi dan Pidato Bung Karno 2026 se-Madura

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:54 WIB

SMSI Kecam Dugaan Pengusiran Wartawan, Tolak Hadiri Undangan Polresta Sumenep

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:02 WIB

Hari Jadi ke-758 Sumenep, Logo Baru Jadi Simbol Sejarah dan Semangat Kemajuan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:40 WIB

Aroma Dugaan Penyelewengan DD Meddelan Terungkap, Inspektorat Sumenep Dinilai Kecolongan

Kamis, 28 Mei 2026 - 05:08 WIB

Inspektorat Sumenep Periksa Dana Desa Meddelan, Warga Mulai Bertanya?

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:35 WIB

Rambu Minim, Proyek Jembatan di Pakandangan Dikeluhkan Warga karena Rawan Kecelakaan

Berita Terbaru

Pengamat Kebijakan Publik, Fauzi As (Doc. Seputar Jatim)

Opini Publik

Sumenep Kepulauan: Mengganti Nama atau Mengganti Nasib?

Senin, 3 Agu 2026 - 20:27 WIB