Kekacauan Dinkes Sumenep, Muncul Keberadaan Humas

SUMENEP, seputarjatim.com–Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB), Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, yang kini dipimpin Kepala Dinas Agus Mulyono, terus menjadi sorotan akan kekacauan. Kini muncul keberadaan humas.

Hal tersebut diketahui saat awak media mengonfirmasi pengadaan Belanja Hibah Barang kepada Badan dan Lembaga yang Bersifat Nirlaba, Sukarela dan Sosial yang Dibentuk Berdasarkan Peraturan Perundang-Undangan untuk (Blood Bank Refrigerator) Rp.261.000.000 tahun 2022.

Dokter As’ad Zainudin selaku Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Kesehatan saat di konfirmasi menjelaskan bahwa pengadaan barang tersebut bukan berada di bidangnya, pihaknya hanya sebatas mengusulkan atas dasar pengajuan dari PMI Sumenep.

“Kami hanya sebatas mengajukan, terkait pengadaan barangnya sampean langsung menghubungi Ibu Yeni selaku pejabat pengadaan di Dinas Kesehatan Sumenep,” ucapnya. Rabu (23-11-2022).

Namun alangkah terkejutnya saat tim mau mengkofirmasi kepada yang bersangkutan (ibu Yeni, red), dirinya malah menyuruh awak media untuk konfirmasi langsung kepada Humas Dinas Kesehatan Sumenep.

“Langsung ke humas,” ucapnya singkat.

Saat ditanya siapa humas yang dimaksud, Yeni tidak bisa menyebutkan secara detail siapa humas yang dimaksud.

“Banyak humas nya,” terangnya.

Bingung dengan perintah Yeni, tim melanjutkan bertanya kepada receptionis yang berjaga didekat pintu masuk bermaksud menanyakan siapa yang dimaksud humas Dinkes tersebut.

Namun dari raut wajahnya, petugas receptionis tersebut juga terlihat bingung yang dimaksud humas Dinkes yang dimaksud oleh ibu Yeni itu siapa.

Petugas receptionis langsung berjalan ke belakang dan menyampaikan pesan dari awak media untuk bertemu dan mengkonfirmasi sesuatu hal yang berhubungan dengan Dinkes Sumenep.

Sekembalinya petugas receptionis tersebut, lagi-lagi humas Dinkes (entah siapa yang dimaksud humas Dinkes tersebut) menyarankan untuk mengkonfirmasi langsung kepada Kepala Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep, Agus Mulyono, MCH.

Sementara Agus Mulyono saat dikonfirmasi melalui aplikasi WhatsApp-nya lagi-lagi enggan merespon pertanyaan dari awak media. (Bam)

Komentar