SUMENEP, Seputar Jatim – Tak terima atas dugaan klaim sepihak dari Ketua Kelompok Tani (Kapoktan) Surya Tani, Desa Meddelan, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, emosi anggota Poktan akhirnya memuncak.
Anggota Poktan Surya Tani, Ali Wafa, langsung ‘ngegas’ dengan melaporkan dugaan raibnya handtraktor ke Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep.
Hal itu dilakukan, lantaran dirinya sebagai anggota merasa dipermainkan oleh ketuanya tersebut.
“Dalam musyawarah anggota Poktan Surya Tani, kami dibuat gelisah dan heran. Kenapa sebab? Lantaran Bantuan handtraktor yang dari pemerintah bukannya untuk melayani petani khususnya anggota kelompok, kok malah hihang entah kemana??,” ujarnya, Rabu (21/1/2026).
Dikatakan, bantuan handtraktor dari pemerintah tersebut sejatinya untuk membantu mengurangi beban masyarakat dan melayani kebutuhan petani.
Jika handtraktor itu tidak ada, hilang, atau tak jelas keberadaannya, maka masyarakat jelas yang dirugikan.
“Aspirasi kami diterima oleh Dinas KPP Sumenep. Bahkan menyarankan terlebih dahulu untuk koordinasi dan konsultasi dengan penyuluh pertanian Kecamatan Lenteng (Korluh). Apapun hasilnya jika terbukti ada penyimpangan, akan kami tindak tegas,” ucapnya.
Merasa puas dengan penjelasan pejabat dinas, Ali Wafa pun pulang untuk menyiapkan langkah selanjutnya, yakni berkonsultasi dengan Korluh Pertanian Kecamatan Lenteng, sesuai petunjuk dari DKPP. (EM)
*
Penulis : EM
Sumber Berita: https://www.seputarjatim.com









