Hari Kebangkitan Nasional, Bakesbangpol Sumenep Ajak Lembaga Pendidikan Integrasikan Pelajaran Sejarah

- Redaksi

Selasa, 20 Mei 2025 - 11:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERSENYUM: Kepala Bakesbangpol Sumenep, Dzulkarnain (SandiGT - Seputar Jatim)

TERSENYUM: Kepala Bakesbangpol Sumenep, Dzulkarnain (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Momentum Hari Kebangkitan Nasional ke-117, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Sumenep, Madura, Jawa Timur, mendorong agar lembaga pendidikan mengintegrasikan kembali pelajaran sejarah, pancasila, dan nilai kebangsaan.

Bangsa yang besar bukanlah yang sekadar mengingat sejarah, tetapi yang berani bercermin dari masa lalu untuk menyusun masa depannya.

Hari Kebangkitan Nasional ke-117 tahun ini bukan lagi soal mengenang Boedi Oetomo. Ini adalah seruan, agar bangkit, atau kehilangan arah selamanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di tengah cepatnya arus globalisasi, derasnya banjir informasi, dan fragmentasi identitas generasi muda, Bakesbangpol memandang lembaga pendidikan sebagai garda depan dalam merawat ingatan kolektif bangsa.

Sejarah nasional, nilai-nilai pancasila, dan pemahaman mendalam tentang kebangsaan tidak boleh lagi dianggap sebagai pelengkap dalam kurikulum, tetapi harus menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter generasi penerus.

Baca Juga :  Viral! Kades di Sumenep Diduga Aniaya Warganya hingga Memar

Kepala Bakesbangpol Sumenep, Dzulkarnain, menegaskan, bahwa Ini adalah panggilan keras dan jelas, agar Bangsa Indonesia berhenti terlena oleh kebanggaan masa lalu dan mulai menyadari bahwa masa depan sedang dalam pertaruhan.

“Musuh kita hari ini bukan penjajah yang membawa senjata, tapi apatisme, perpecahan, hilangnya kepercayaan pada bangsa sendiri, serta menguatnya ide-ide destruktif yang merongrong dari dalam,” ujarnya. Selasa (20/5/2025).

Ia pun mendorong lembaga pendidikan mengintegrasikan kembali pelajaran sejarah, pancasila, dan nilai kebangsaan tidak sebagai hafalan, tapi sebagai alat refleksi. Agar anak muda tahu bahwa negeri ini dibangun dengan darah, bukan sekadar data.

“Hari ini, kita tidak lagi melawan penjajahan fisik, tetapi penjajahan budaya, informasi, dan ideologi. Jika kita tidak kembali membumikan sejarah perjuangan bangsa dan nilai luhur Pancasila di ruang-ruang kelas, kita berisiko melahirkan generasi yang asing di tanah kelahirannya sendiri,” bebernya.

Lanjut ia menegaskan, sekarang saatnya lembaga pendidikan kembali menjadi kawah candradimuka yang membentuk generasi yang bukan hanya cerdas, tetapi juga berkarakter dan berjiwa kebangsaan.

“Kita tidak butuh generasi yang hanya tahu nama-nama pahlawan. Kita butuh generasi yang bisa memaknai keberanian Tan Malaka, kesederhanaan Hatta, keteguhan Kartini, dan menjadikannya bagian dari pilihan hidup,” tegasnya.

“117 tahun setelah kebangkitan itu dideklarasikan, kini pertanyaannya bukan lagi siapa yang memulai. Tapi siapa yang berani melanjutkan,” tukasnya. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pasien Meninggal Dunia, Puskesmas Bluto Diduga Lambat Beri Rujukan, Keluarga Tuntut Kapus Mundur
Pemkab Sumenep Luncurkan SIKERIS, Satu Pintu Digital untuk Semua Layanan Kependudukan
IWO Sumenep Gelar Seminar “Hukum dan Kebebasan Pers” Soroti Urgensi Perlindungan Jurnalis di Era Tekanan Publik
28 Ribu Rokok Ilegal Dimusnahkan, Pemkab Sumenep Tegaskan Sikap Tanpa Kompromi
Pemkab Sumenep Apresiasi Peran Guru di Momentum HGN 2025: Guru Hebat, Indonesia Kuat!
Pemkab Sumenep Percepat Digitalisasi Pajak Daerah, SPPT PBB-P2 Bisa Dicetak di Desa Mulai 2026
Atap Kios Dipotong Sepihak, Pedagang Pasar Anom Sumenep Tuntut Ganti Rugi
TPID Sumenep Gelar FGD Kendalikan Inflasi Jelang Natal dan Tahun Baru 2026

Berita Terkait

Sabtu, 29 November 2025 - 10:30 WIB

Pasien Meninggal Dunia, Puskesmas Bluto Diduga Lambat Beri Rujukan, Keluarga Tuntut Kapus Mundur

Jumat, 28 November 2025 - 01:30 WIB

Pemkab Sumenep Luncurkan SIKERIS, Satu Pintu Digital untuk Semua Layanan Kependudukan

Kamis, 27 November 2025 - 15:15 WIB

IWO Sumenep Gelar Seminar “Hukum dan Kebebasan Pers” Soroti Urgensi Perlindungan Jurnalis di Era Tekanan Publik

Rabu, 26 November 2025 - 15:38 WIB

28 Ribu Rokok Ilegal Dimusnahkan, Pemkab Sumenep Tegaskan Sikap Tanpa Kompromi

Selasa, 25 November 2025 - 13:02 WIB

Pemkab Sumenep Apresiasi Peran Guru di Momentum HGN 2025: Guru Hebat, Indonesia Kuat!

Berita Terbaru