Isu Kehamilan Korban Pemerkosaan Oknum kyai di Sumenep Hoax

- Redaksi

Selasa, 10 Januari 2023 - 21:45 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Foto: Ilustrasi

Foto: Ilustrasi

SUMENEP,seputarjatim.com–Kasus pencabulan atau pemerkosaan yang dilakukan oknum guru ngaji inisial AW yang sekaligus ketua RT desa Masalima, Kecamatan Masalembu, Kabupaten Sumenep, semakin menarik perhatian publik.

Selain menyeret oknum guru ngaji, kasus pemerkosaan gadis cilik ini juga menyeret paman si korban sendiri.

“Terduga pelaku ada dua orang, satu orang tetangganya sendiri (oknum guru ngaji inisial AW red), dan satunya lagi pamannya sendiri,” kata Kapolres Sumenep, AKBP Eko Edo Satya, pada sejumlah awak media, Selasa (10/01/2023).

Kabar terbaru, ternyata korban yang selama ini dikabarkan hamil akibat dari pemerkosaan tersebut ternyata tidaklah benar, hal tersebut diceritakan  sendiri oleh korban dan keluarganya saat ditemui media ini.

“Keponakan saya tidak hamil. Berita itu tidak benar,” ucap keluarga korban. Selasa (20-1-2023).

Keluarga berharap, kasus yang menimpa korban mendapatkan keadilan meskipun hanya segelintir orang yang simpatik terhadap musibah yang menimpa korban inisial (N) tersebut.

Baca Juga :  Berikan Edukasi Hukum, Jaksa Fungsional Kejari Sumenep Hadiri Sosialisasi PTSL

“Sebenarnya saya lelah mas dan capek pikiran. Tapi demi keponakan saya. Semoga keadilan bisa ditegakkan,” terang bibi Korban mengakhiri bincang-bincang dengan awak media seputarjatim.com (Bam)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengunjung Mr. Ball Positif Narkoba, PCNU dan Kiai Desak Pemkab Sumenep Tutup THM
Disbudporapar Sumenep Buka Pintu Kreativitas Masyarakat untuk Kalender Event 2027
Perawat Puskesmas Dasuk Diamankan Bersama Rekannya, Polisi Temukan 3,50 Gram Sabu
Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam
Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi
Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB
Diduga Hamili Gadis di Bawah Umur, Pria 20 Tahun di Sumenep Ditetapkan sebagai Tersangka
Puncak Festival Banjari Al-Habsyi, DRT Gemar Bershalawat Hadirkan Majelis At-Taufiq Meriahkan HSN 2026

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 10:31 WIB

Pengunjung Mr. Ball Positif Narkoba, PCNU dan Kiai Desak Pemkab Sumenep Tutup THM

Senin, 2 November 2026 - 13:01 WIB

Disbudporapar Sumenep Buka Pintu Kreativitas Masyarakat untuk Kalender Event 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Perawat Puskesmas Dasuk Diamankan Bersama Rekannya, Polisi Temukan 3,50 Gram Sabu

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:44 WIB

Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi

Berita Terbaru

ILUSTRASI: H. Hamid Ali Munir dan H. Herman Dali Kusuma, keduanya merupakan mantan Ketua DPRD Kabupaten Sumenep (Foto Istimewa)

Opini Publik

Sumenep Butuh Sosok H. Hamid Ali Munir dan H. Herman Dali Kusuma

Kamis, 5 Nov 2026 - 15:58 WIB