Jemaah Asal Sumenep Tutup Usia di Makkah Usai Tunaikan Rukun dan Wajib Haji

- Redaksi

Senin, 9 Juni 2025 - 17:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ILUSTRASI: Jemaah saat menjalankan ibadah Haji di Makkah Arab Saudi (Foto Istimewa)

ILUSTRASI: Jemaah saat menjalankan ibadah Haji di Makkah Arab Saudi (Foto Istimewa)

SUMENEP, Seputar Jatim – Jemaah asal Desa Dasuk Timur, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, meninggal dunia di Kota Suci Makkah setelah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji.

Pria yang tergabung dalam kloter SUB 25 itu mengembuskan napas terakhir pada Minggu (8/6) kemarin, sekitar pukul 17.00 waktu Arab Saudi, di Hotel Durrot Asma Misfalah, tempat ia menginap bersama rombongannya.

Plh. Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Sumenep, Said Syamsuri menyampaikan, bahwa almarhum sempat mengeluhkan sesak napas. Tim kesehatan kloter langsung memberikan penanganan awal, namun takdir berkata lain.

Baca Juga :  Satukan Pemahaman, RSUD Moh Anwar Sumenep Gelar Rakor Bersama Seluruh Kepala Puskesmas

“Beliau sempat ditangani tim medis dan dipersiapkan untuk dirujuk ke rumah sakit, tetapi meninggal dunia sebelum sempat dibawa,” katanya, Senin (9/6/2025).

Kabar meninggalnya Misnatun datang setelah ia menuntaskan seluruh rukun dan wajib haji, wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah dan Mina, serta melontar jumrah.

“Almarhum telah menjalani seluruh rangkaian ibadah haji dengan baik. Setelah itu kembali ke hotel, dan mengeluhkan sesak. Kami dampingi sampai akhir,” jelasnya.

Menurutnya, Kemenag Sumenep telah menghubungi keluarga almarhum di Tanah Air dan menyampaikan belasungkawa mendalam.

“Kami turut berduka. Semoga kepergian almarhum dalam keadaan suci ini menjadi akhir yang husnul khatimah, serta membawa keberkahan bagi keluarga,” tegasnya.

Baca Juga :  DKUPP Sumenep Bakal Lakukan Revitalisasi 12 Kios Baru di Pasar Anom

Said juga mengingatkan, agar seluruh jemaah senantiasa menjaga kondisi fisik selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

“Jangan memaksakan diri. Ibadah harus dibarengi kesiapan fisik yang prima,” imbaunya.

Kepergian Misnatun menjadi pengingat bahwa haji bukan sekadar perjalanan spiritual, tapi juga ujian ketangguhan fisik.

“Bagi keluarga dan rekan satu kloter, momen ini penuh haru, sekaligus menjadi pelajaran akan pentingnya ikhtiar menjaga kesehatan di tengah kekhusyukan ibadah,” tukasnya. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Desa Meddelan Diguncang Dugaan Korupsi hingga Proyek Siluman, Tokoh Pemuda Ancam Audiensi Camat Lenteng
Proyek Jalan Gelap di Desa Meddelan, Camat Lenteng Pilih Diam
Dugaan Korupsi BUMDes, Kades Meddelan Pilih Tutup Mulut dan Blokir WhatsApp Wartawan
Tumpahan CPO Cemari Laut Gili Iyang Sumenep, Minyak Tongkang Capai Bibir Pantai
Monev BPP Lenteng Dinilai Kabur, Keberadaan Bantuan Handtraktor Surya Tani Kian Misterius
Korluh BPP Lenteng Hemat Bicara Soal Poktan Surya Tani, Transparansi Bantuan Handtraktor Kian Samar
Kades Meddelan Mengamuk, Ketua BUMDes Diancam Dilaporkan!
Geram, Anggota Poktan Surya Tani Adukan Dugaan Raib Handtraktor ke DKPP Sumenep

Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 09:43 WIB

Desa Meddelan Diguncang Dugaan Korupsi hingga Proyek Siluman, Tokoh Pemuda Ancam Audiensi Camat Lenteng

Sabtu, 24 Januari 2026 - 20:22 WIB

Proyek Jalan Gelap di Desa Meddelan, Camat Lenteng Pilih Diam

Sabtu, 24 Januari 2026 - 08:30 WIB

Dugaan Korupsi BUMDes, Kades Meddelan Pilih Tutup Mulut dan Blokir WhatsApp Wartawan

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:00 WIB

Tumpahan CPO Cemari Laut Gili Iyang Sumenep, Minyak Tongkang Capai Bibir Pantai

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:01 WIB

Monev BPP Lenteng Dinilai Kabur, Keberadaan Bantuan Handtraktor Surya Tani Kian Misterius

Berita Terbaru