Kalender Event 2026 Resmi Diluncurkan, Disbudporapar Sumenep Optimis Jadi Penggerak Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

- Redaksi

Jumat, 24 Oktober 2025 - 22:30 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

MEGAH: Penampilan seni tradisional khas Sumenep saat pembukaan acara Lauching Kalender Event 2026 di di Taman Potre Koneng (Doc. Seputar Jatim)

MEGAH: Penampilan seni tradisional khas Sumenep saat pembukaan acara Lauching Kalender Event 2026 di di Taman Potre Koneng (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, resmi luncurkan Kalender Event 2026.

Hal ini menjadi bukti bahwa Disbudporapar, terus berupaya untuk memperkuat pembangunan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kota Keris.

Tak hanya itu, Kalender Event 2026 juga sebagai destinasi unggulan yang berbasis budaya, kreativitas, dan kearifan lokal.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Disbudporapar Sumenep Moh. Iksan mengatakan, penyusunan kalender event merupakan langkah strategis untuk membangun ekosistem pariwisata yang berkelanjutan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Baca Juga :  Jadi Ancaman Bersama, Bupati Sumenep Siap Tutup Ruang dan Akses Pelaku Judi Online

“Kalender Event 2026 bukan hanya daftar kegiatan tahunan, tetapi wujud nyata dari visi kami untuk menggerakkan pariwisata dan ekonomi kreatif daerah secara terukur dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya, Jumat (24/10/2025).

Menurutnya, Kalender Event 2026 memuat Sebanyak 110 agenda unggulan yang akan digelar sepanjang tahun di berbagai wilayah Sumenep.

Agenda tersebut meliputi festival budaya, pameran ekonomi kreatif, ajang olahraga, hingga kegiatan berbasis tradisi dan kearifan lokal yang melibatkan masyarakat serta komunitas pelaku usaha kreatif.

“Kami ingin setiap event menjadi ruang ekspresi bagi pelaku seni dan budaya sekaligus peluang ekonomi bagi UMKM lokal. Semua dirancang agar mampu memperkuat daya tarik wisata dan menghidupkan perputaran ekonomi daerah,” bebernya.

Lanjut ia menyampaikan, bahwa pelibatan UMKM dan pelaku ekonomi kreatif di setiap kegiatan merupakan strategi utama Disbudporapar untuk memastikan dampak ekonomi terasa hingga ke lapisan bawah.

Sinergi lintas sektor menjadi kunci agar setiap agenda tidak hanya meriah, tetapi juga produktif.

“Kami ingin kalender event ini menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat. Semakin banyak pihak terlibat, semakin kuat pula dampak yang tercipta,” tuturnya.

Disbudporapar juga berkomitmen memperkuat strategi promosi digital, agar setiap kegiatan dalam kalender event terpublikasi luas di berbagai platform dan menjangkau wisatawan dari berbagai daerah.

Ia pun optimistis, semangat kolaborasi dan inovasi yang diusung akan menjadi motor penggerak kebangkitan pariwisata Sumenep pada tahun mendatang.

“Kami ingin setiap event menjadi bagian dari branding pariwisata Sumenep yang berkelas, berkarakter, dan berdaya saing. Melalui sinergi budaya, wisata, dan ekonomi kreatif, Sumenep siap melangkah menjadi destinasi unggulan di Jawa Timur,” pungkasnya.

Untuk diketahui, peluncuran Kalender Event 2026 digelar di area timur Taman Potre Koneng, yang dipimpin langsung oleh Pj Sekda Sumenep Syahwan Effendi.

Baca Juga :  5 Toko Hangus Terbakar di Pasar Ganding Sumenep, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Acara tersebut turut juga dimeriahkan dengan penampilan seni tradisional khas Sumenep, seperti Tari Muang Sangkal, Topeng Dalang, Tari Kreasi Budaya, serta musik tongtong Baladewa dan Mega Remmeng. (EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam
Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi
Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB
Puncak Festival Banjari Al-Habsyi, DRT Gemar Bershalawat Hadirkan Majelis At-Taufiq Meriahkan HSN 2026
Dua Kades Terjerat Kasus Narkoba, DPMD Sumenep Pilih Tegak Lurus pada Hukum
Geger! Bayi Laki-Laki Ditemukan di Atas Kursi Rusak di Pinggir Jalan Prenduan Sumenep
Dugaan Perusakan Rumah dan Teror Celurit di Pamekasan, Jaka Jatim Desak Polisi Usut Tuntas
Kuota Cuma 20 Grup, Jangan Lewatkan! Festival Banjari Al-Habsyi se-Sumenep Siapkan Hadiah Jutaan

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Puncak Festival Banjari Al-Habsyi, DRT Gemar Bershalawat Hadirkan Majelis At-Taufiq Meriahkan HSN 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Dua Kades Terjerat Kasus Narkoba, DPMD Sumenep Pilih Tegak Lurus pada Hukum

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:58 WIB

Geger! Bayi Laki-Laki Ditemukan di Atas Kursi Rusak di Pinggir Jalan Prenduan Sumenep

Berita Terbaru