Home / Tak Berkategori

Komunitas Shipping Surabaya Peduli Covid-19

- Redaksi

Selasa, 9 Juni 2020 - 20:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komunitas Shipping Surabaya berikan bantuan peduli covid-19 kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Selasa, 09/06/2020. (Yudha/SJ Foto)

Komunitas Shipping Surabaya berikan bantuan peduli covid-19 kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Selasa, 09/06/2020. (Yudha/SJ Foto)

SURABAYA, seputarjatim.com- Meski telah memasuki masa transisi menuju New Normal di Surabaya Raya, pemerintah Provinsi Jawa Timur terus mendapatkan bantuan dari berbagai pihak. Diantaranya datang dari Tanto, PT Golden Ocean Line, dan Sea Linedan Ez Express yang tergabung dalam komunitas Shipping Surabaya. Bantuan diberikan untuk membantu masyarakat terdampak Covid-19.

Paket bantuan yang diberikan terdiri dari 1.000 paket sembako, 100 hazmat dan 1.560 botol hand sanitizer diterima langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di gedung Negara Grahadi, Selasa, 09/06/2020.

Gubernur Khofifah berterima kasih atas bantuan yang diterima tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim. Menurutnya bantuan sembako akan segera disalurkan kepada mereka yang membutuhkan.

Baca Juga :  Putus Mata Rantai Covid-19, Pemkab Lamongan Gencarkan Rapid Tes

“Inilah yang dibagikan ke masyarakat, yang APBD sudah kita deliver ke Kabupaten/Kota karena semestinya Kabupaten/Kota yang tahu masyarakat terdampak,” kata Khofifah setelah menerima bantuan, Selasa, 09/06/2020.

Menurut mantan Mensos tersebut, semua masyarakat yang terdampak Covid-19 punya hak yang sama untuk mendapatkan layanan yang bisa meningkatkan kesejahteraan.

“Proses untuk menyisir berikutnya dari Pemprov adalah yang di support dari berbagai CSR perusahaan seperti saat ini juga dari donatur lainnya, “tandasnya.

Menurut Simon Park, pemilik Sea Line yang tergabung dalam komunitas shipping Surabaya, dirinya turut berpartisipasi dalam gerakan sosial ini untuk membantu meringankan beban masyarakat yang sedang kesusahan.

Baca Juga :  Kabid Humas Polda Jatim Pastikan Semua Petugas Telah Dilakukan Swab antigen

“Sekarang semua orang susah, rakyat juga susah. Saya pikir pemerintah sendiri sudah cukup membantu melawan corona tapi tidak bisa. Masing-masing orang kalau lebih ada kecukupan mari bantu sesama,” katanya.

Simon melanjutkan, semua pihak bisa bersama-sama dalam melawan Covid-19 karena hal itulah yang penting untuk menyelesaikan pandemi virus corona.

“Kita juga yang pertama perusahaan-perusahaan teman-teman kumpul bersama, kita mau donasi nanti lain kali kita kumpul-kumpul mau donasi lagi,” pungkasnya. (Yud/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek Gedung Bawang Rp1 Miliar, Perencanaan DKPP Sumenep Tuai Kritik
Viral! Limbah MBG SPPG Saronggi Diduga Cemari Lingkungan, Warga Ancam Tutup Saluran Air
Peringati HPN 2026, SMSI Sumenep Hadirkan Kominfo Jatim Dorong Ekosistem Informasi Sehat
Momentum HPN 2026, IWO Sumenep Hadir Ringankan Derita Korban Puting Beliung di Karduluk
SPPG Legung Barat Berulah, Siswa Protes Telur Puyuh Diduga Busuk
RSUD Moh Anwar Sumenep Perkuat Layanan Inklusif, Edukasi Kesehatan Gratis untuk Anak Difabel di SLB Saronggi
Menu MBG SPPG Batu Putih Dikeluhkan, Siswa Temukan Ulat di Sajian Sayur
Polemik Desa Meddelan Melebar, Camat Lenteng Didesak Tak Tutup Mata

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:00 WIB

Proyek Gedung Bawang Rp1 Miliar, Perencanaan DKPP Sumenep Tuai Kritik

Selasa, 10 Februari 2026 - 19:50 WIB

Viral! Limbah MBG SPPG Saronggi Diduga Cemari Lingkungan, Warga Ancam Tutup Saluran Air

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:01 WIB

Peringati HPN 2026, SMSI Sumenep Hadirkan Kominfo Jatim Dorong Ekosistem Informasi Sehat

Senin, 9 Februari 2026 - 16:57 WIB

Momentum HPN 2026, IWO Sumenep Hadir Ringankan Derita Korban Puting Beliung di Karduluk

Senin, 9 Februari 2026 - 16:38 WIB

SPPG Legung Barat Berulah, Siswa Protes Telur Puyuh Diduga Busuk

Berita Terbaru