Masa Pandemi, PPNI Sumenep Larang Pemasangan Infus Dirumah

- Redaksi

Jumat, 23 Juli 2021 - 12:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPD PPNI Kabupaten Sumenep Moh. Nur Insan saat ditemui diruang kerjanya

Ketua DPD PPNI Kabupaten Sumenep Moh. Nur Insan saat ditemui diruang kerjanya

Sumenep,Seputarjatim.com,-Ketua DPD Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Sumenep, Madura, melarang petugas kesehatan melakukan infus pasien di rumah. Hal tersebut untuk mencegah penularan dan penyebaran Covid-19.

Saat ditemui diruang kerjanya, Moh. Nur Insan menyampaikan, fenomena saat ini menurutnya sering ada pasien yang menolak dirawat di rumah sakit dengan alasan mereka takut dan merasa tidak nyaman sehingga mereka meminta petugas kesehatan agar diinfus di rumah saja.

“Himbauan ini saya sampaikan terhadap semua teman-teman nakes bukan hanya perawat tetapi untuk para nakes lainnya yang melakukan pemasangan infus dirumah, pada prinsipnya untuk pemasangan infus dirumah itu boleh tapi dalam saat kedaruratan saja, setelah itu harus segera dilakukan rujukan ke fasilitas kesehatan terdekat setelah pasien stabil keadaannya, “jelasnya. Jumat (23-07-2021)

Lanjut Nur Insan, pemasangan infus bagi pasien dirumah dimasa pandemi ini justru sangat fatal dampaknya, bahkan pihaknya mengatakan dengan tegas akan memberikan sanksi bagi perawat yang masih tetap melakukan infus dirumah.

“Sanksinya bervariasi, apabila yang melanggar itu ASN maka tidak akan diperpanjang lagi ijin prakteknya, untuk tenaga kontrak maka tidak akan diperpanjang kontraknya, sedangkan untuk tenaga sukwan akan diberhentikan dari tempat bekerjanya, apabila bagi mereka yang sama sekali tidak terdaftar sebagai nakes boleh dilaporkan ke pihak berwajib, “Ancamnya.

Lanjut Kabid SDM Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep ini menerangkan, dengan membludaknya pasien hingga terjadinya overload di fasilitas kesehatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep akan segera menyiapkan puskesmas penyangga untuk menerima pasien khusus COVID-19.

Baca Juga :  Data Gizi Anak Terkumpul, ACCESS Segera Teliti Dampak Program MBG di Pamekasan

“Apabila nantinya terjadi overload dirumah sakit, kami Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep atas perintah pak kadis untuk segera menyiapkan puskesmas penyangga dan sekarang dalam proses persiapan puskesmas penyangga tersebut, “paparnya.

Terakhir Ketua PPNI dua periode ini meminta  kepada semua kepala puskesmas, agar memerintahkan jajarannya untuk memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat di wilayah kerjanya bahwa pemasangan infus dirumah itu di larangan.

“Ketika ini kami larang tujuannya untuk menyelamatkan masyarakat, bukan kami memberikan kesulitan, sekali lagi pelarangan pemasangan infus dirumah ini demi keselamatan bersama dan demi cepat terselesaikannya masalah COVID-19 di Kabupaten Sumenep, ” Pungkasnya. (Bambang)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RSUD Moh Anwar Sumenep Pastikan IGD Tetap Siaga 24 Jam selama Libur Idul Adha 1447 H
RSUD Moh Anwar Sumenep Sebut Bidan Jadi Penopang Utama Layanan Kesehatan Ibu dan Bayi
Cegah Praktik Titipan, RSUD Moh Anwar Sumenep Libatkan APH dan Penyuluh KPK Awasi Rekrutmen BLUD 2026
Harkitnas ke-118, RSUD Moh Anwar Sumenep Dorong Pelayanan Kesehatan Lebih Berkualitas
Data Gizi Anak Terkumpul, ACCESS Segera Teliti Dampak Program MBG di Pamekasan
ACCESS Siap Teliti Dampak MBG terhadap Gizi Anak di Pamekasan, DPRD dan Dinkes Beri Dukungan Penuh
Perkuat Kepercayaan Publik, RSUD Moh Anwar Sumenep Terapkan Kebijakan Kompensasi Pasien
Keselamatan Pasien Jadi Prioritas, RSUD Moh Anwar Sumenep Perkuat Sistem Validasi Data
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 05:44 WIB

RSUD Moh Anwar Sumenep Pastikan IGD Tetap Siaga 24 Jam selama Libur Idul Adha 1447 H

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:01 WIB

RSUD Moh Anwar Sumenep Sebut Bidan Jadi Penopang Utama Layanan Kesehatan Ibu dan Bayi

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:40 WIB

Cegah Praktik Titipan, RSUD Moh Anwar Sumenep Libatkan APH dan Penyuluh KPK Awasi Rekrutmen BLUD 2026

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:06 WIB

Harkitnas ke-118, RSUD Moh Anwar Sumenep Dorong Pelayanan Kesehatan Lebih Berkualitas

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:50 WIB

Data Gizi Anak Terkumpul, ACCESS Segera Teliti Dampak Program MBG di Pamekasan

Berita Terbaru

Surat kepada SPPG di Sumenep yang disetop BGN (Doc.Seputar Jatim)

Peristiwa

Puluhan SPPG di Sumenep Disetop BGN, Tersandung Masalah IPAL

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:33 WIB