Home / Tak Berkategori

MH. Said Abdullah Wacanakan Madura Jadi Kawasan Ekonomi Khusus

- Redaksi

Selasa, 1 Desember 2020 - 13:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MH. Said Abdullah, Anggota DPR RI dapil XI Jawa Timur. (Foto istimewa)

MH. Said Abdullah, Anggota DPR RI dapil XI Jawa Timur. (Foto istimewa)

SUMENEP, seputarjatim.com- Anggota DPR RI dari PDI Perjuangan, MH. Said Abdullah mengusulkan agar Pulau Madura menjadi kawasan ekonomi khusus. Wacana ini juga menjadi evaluasi dari kinerja Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS) yang dinilai Said kurang maksimal.

“Sejak dicanangkan oleh Presiden Megawati di tahun 2003, wilayah Suramadu dan Pulau Madura secara umum tidak mengalami perkembangan signifikan. Untuk itu saya mendukung langkah pembubabaran BPWS. Dengan membentuk kawasan ekonomi khusus, pemajuan masyarakat Madura secara totalitas akan dapat diwujudkan,” tulis MH. Said Abdullah, Senin, 30/11/2020.

Baca Juga :  Kerahkan Dua Kapal, Lantamal V Bantu Air Bersih Tiga Pulau di Sumenep

Politisi senior PDI Perjuangan ini juga menyoroti tingkat kemiskinan di empat kabupaten yang ada di Pulau Madura. Keberadaan BPWS menurutnya tidak mampu menekan dan memperbaiki ekonomi masyarakat Madura.

“Dengan status kawasan ekonomi khusus, proses pembangunan dapat lebih fokus. Masyarakat Madura juga dapat mengembangkan potensi ekonomi secara mandiri. Kita kelola potensi kita berupa garam, hasil pertanian dan lainnya,” imbuh Said.

Baca Juga :  Sempat Dihentikan, Dugaan Korupsi Pembebasan Lahan Bandara Trujoyo Menemui Titik Terang

Anggota DPR RI dari Dapil XI tersebut juga mendukung langkah penguatan UMKM yang ada di Madura.

“Dengan penguatan UMKM, juga akan berdampak positif terhadap serapan tenaga kerja,” pungkas MH. Said Abdullah. (Mg2/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lama Menunggu Penjemputan, Sekolah Amankan Ompreng dan MBG Kering SPPG Pakamban Laok 2 Usai Ditolak Wali Murid
Wali Murid Tolak Massal MBG dari SPPG Pakamban Laok 2, Kepala RA HT: Kami Bukan Kelaparan, Ini Soal Gizi
Guru Protes MBG dari SPPG Pakamban Laok 2, Lauk Tak Jelas hingga Dugaan Basi
Efektivitas Parlemen Dipertaruhkan, Said Abdullah Usul PT Tak Lagi Pakai Persentase
MBG Diduga Basi, Warga Marengan Daya Nilai Program Presiden Tercoreng
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Akreditasi Paripurna Bintang Lima
Sertifikat SPPG Rubaru Bermasalah, Anggota DPRD dan Kepala Dapur Saling Lepas Tanggung Jawab
Diduga Langgar Juknis MBG, Aktivis Tantang SPPG Saronggi Tunjukkan Sertifikat Wajib

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 18:22 WIB

Lama Menunggu Penjemputan, Sekolah Amankan Ompreng dan MBG Kering SPPG Pakamban Laok 2 Usai Ditolak Wali Murid

Sabtu, 31 Januari 2026 - 13:06 WIB

Wali Murid Tolak Massal MBG dari SPPG Pakamban Laok 2, Kepala RA HT: Kami Bukan Kelaparan, Ini Soal Gizi

Sabtu, 31 Januari 2026 - 09:51 WIB

Guru Protes MBG dari SPPG Pakamban Laok 2, Lauk Tak Jelas hingga Dugaan Basi

Jumat, 30 Januari 2026 - 19:42 WIB

Efektivitas Parlemen Dipertaruhkan, Said Abdullah Usul PT Tak Lagi Pakai Persentase

Jumat, 30 Januari 2026 - 18:17 WIB

MBG Diduga Basi, Warga Marengan Daya Nilai Program Presiden Tercoreng

Berita Terbaru