SUMENEP, Seputar Jatim – Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Moh. Anwar (RSDUMA) Sumenep, Madura, Jawa Timur terus mengakselerasi transformasi layanan kesehatan secara berkelanjutan sebagai wujud komitmen membangun rumah sakit berbasis kompetensi pada 2026.
Langkah transformasi ini diposisikan sebagai strategi kunci untuk mendukung kebijakan nasional sektor kesehatan sekaligus memperkuat peran RSUD sebagai rumah sakit rujukan yang profesional, andal, dan berorientasi pada mutu layanan pasien.
Transformasi tidak hanya diarahkan untuk memenuhi standar regulasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, tetapi juga memastikan setiap layanan diberikan secara aman, berkualitas, dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati mengungkapkan, bahwa pihaknya telah menyiapkan peta jalan (roadmap) transformasi yang komprehensif.
Strategi tersebut, kata dia, mencakup penguatan kompetensi sumber daya manusia (SDM), pengembangan sarana dan prasarana, serta modernisasi dan standarisasi alat kesehatan.
“Transformasi menuju rumah sakit berbasis kompetensi merupakan komitmen kami untuk menghadirkan layanan kesehatan yang profesional, terukur, dan berkelanjutan. Fokus utamanya memastikan setiap layanan ditangani tenaga kesehatan dengan kompetensi sesuai standar,” katanya, Kamis (15/1/2026).
Lanjut ia menegaskan, konsep rumah sakit berbasis kompetensi menempatkan kualitas SDM sebagai fondasi utama.
Setiap tenaga medis dan tenaga kesehatan dituntut memiliki keahlian, sertifikasi, serta pengalaman yang relevan, didukung sistem pelayanan dan peralatan medis yang terstandar.
Sejalan dengan itu, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep secara bertahap memperkuat layanan spesialis dan subspesialis. Pengembangan ini diarahkan untuk meningkatkan kapasitas rumah sakit sebagai pusat rujukan, khususnya di wilayah Madura.
“Pengembangan layanan unggulan terus kami dorong, termasuk peningkatan mutu layanan bedah dan layanan penunjang, agar masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang komprehensif dan berkualitas di daerahnya sendiri,” jelasnya.
Melalui transformasi tersebut, manajemen menargetkan penurunan angka rujukan pasien ke luar daerah serta peningkatan kepercayaan publik terhadap layanan kesehatan daerah.
“Dengan sinergi peningkatan kompetensi SDM, pemenuhan fasilitas, dan penguatan sistem layanan, kami optimistis RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep siap bertransformasi menjadi rumah sakit berbasis kompetensi yang memberi manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat,” pungkasnya. (EM)
*
Penulis : EM
Sumber Berita: https://www.seputarjatim.com









