Pakai Rujukan Kitab Kuning, Masyarakat Ketawang Karay Sumenep Gelar Salat Idul Fitri 1446 H Lebih Awal dengan Pemerintah

- Redaksi

Minggu, 30 Maret 2025 - 14:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERJAMAAH: Ribuan masyarakat Ketawang Karay Ganding menggelar salat Idul Fitri 1446 H di Pondok Pesantren Al Karawi, Kabupaten Sumenep (Doc. Istimewa)

BERJAMAAH: Ribuan masyarakat Ketawang Karay Ganding menggelar salat Idul Fitri 1446 H di Pondok Pesantren Al Karawi, Kabupaten Sumenep (Doc. Istimewa)

SUMENEP, Seputar Jatim – Pondok Pesantren Al Karawi, Desa Ketawang Karay, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, melaksanakan salat Idul Fitri 1446 Hijriah, lebih awal dengan ketentuan pemerintah.

Bukan hanya warga sekitar, para santri dan alumni ponpes juga ikut salat berjamaah Idul Fitri.

Kepala Desa Ketawang Karay, Hairuddin, menyatakan, bahwasanya Ponpes Al Karawi memang sejak lama menentukan awal puasa dan Hari Raya Idul Fitri berdasarkan kitab kuning yang menjadi rujukan turun-temurun selama lebih dari 100 tahun.

“Tradisi ini sudah ada jauh sebelum saya lahir. Bahkan, awal Ramadan dan Idul Fitri mendatang pun sudah bisa ditentukan sejak sekarang,” ujarnya. Minggu (30/3/2025).

Baca Juga :  Pererat Silaturahim Sesama Pengurus, IWO Sumenep Buka Puasa Bersama

Namun, lanjut dia, tidak semua warga Desa Ketawang Karay merayakan Lebaran hari ini. Dari lima dusun yang ada, hanya Dusun Mandala, Angsana, dan Sobuk yang mayoritas warganya mengikuti perhitungan ponpes. Untuk warga Dusun Korca dan Naga tetap mengikuti ketetapan pemerintah.

Terpisah, seorang santri Ponpes Al Karawi, Adi menuturkan, bahwa sejak subuh, jemaah sudah mulai berdatangan ke Masjid Al Kawari.

“Untuk pelaksanaan salat ied dimulai sekitar pukul 06.30 WIB,” imbuhnya.

Untuk diketahui, pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) menetapkan 1 Syawal 1446 Hijriah jatuh pada Senin, 31 Maret 2025 besok.

Menag Nasaruddin Umar menyampaikan, bahwa berdasarkan hasil sidang isbat di Jakarta pada Sabtu (29/3) malam, hilal masih berada di bawah ufuk, sehingga puasa disempurnakan menjadi 30 hari. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terseret Isu BSPS dan Proyek Lama, Kadis Kominfo Sumenep Didesak Buka Suara
BAP Korupsi BSPS 2024 Diduga Seret Nama Kadis Kominfo Sumenep, Alur Rekom Pencairan Diusut
Sempat Ditahan, Kini Jadi Kadis Kominfo, Ini Perjalanan Karier Indra Wahyudi
5 Hari Tak Keluar Kamar, Warga Pajagalan Sumenep Ditemukan Meninggal Dunia
Satu PR di APHT Guluk-Guluk Belum Kantongi Izin Cukai, Operasional Kawasan Industri Belum Optimal
Limbah MBG Disorot, DLH Sumenep Turun Tangan, 13 SPPG Siap-Siap Ditutup!
Agus, Inung, atau Rahman: Siapa yang akan Jadi Tangan Kanan Bupati Sumenep?
Program MBG Tercoreng, Dinkes P2KB Sumenep Diminta Tegas Tindak SPPG Nakal

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 16:25 WIB

Terseret Isu BSPS dan Proyek Lama, Kadis Kominfo Sumenep Didesak Buka Suara

Kamis, 26 Februari 2026 - 15:06 WIB

BAP Korupsi BSPS 2024 Diduga Seret Nama Kadis Kominfo Sumenep, Alur Rekom Pencairan Diusut

Rabu, 25 Februari 2026 - 15:25 WIB

Sempat Ditahan, Kini Jadi Kadis Kominfo, Ini Perjalanan Karier Indra Wahyudi

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:54 WIB

5 Hari Tak Keluar Kamar, Warga Pajagalan Sumenep Ditemukan Meninggal Dunia

Sabtu, 21 Februari 2026 - 14:51 WIB

Satu PR di APHT Guluk-Guluk Belum Kantongi Izin Cukai, Operasional Kawasan Industri Belum Optimal

Berita Terbaru

DILANTIK: Agus Dwi Saputra, saat diambil sumpah jabatan menjadi Sekda Sumenep (Instgaram @prokopim_sumenep)

Pemerintahan

Agus Dwi Saputra Resmi Dilantik Jadi Sekda Sumenep

Kamis, 26 Feb 2026 - 16:44 WIB