PAUD HI El-Fath Sumenep Gelar Acara Cegah Stunting dan Diabetes Melitus pada Anak

- Redaksi

Sabtu, 27 Juli 2024 - 17:36 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

PERSIAPAN: PAUD HI El-Fath Sumenep, saat menggelar pertemuan rutin dengan wali murid

PERSIAPAN: PAUD HI El-Fath Sumenep, saat menggelar pertemuan rutin dengan wali murid

SUMENEP, Seputar Jatim – Upaya meningkatkan kesadaran tentang pentingnya kesehatan anak, PAUD HI El-Fath Sumenep, Madura, Jawa Timur, menggelar pertemuan rutin dengan wali murid.

Acara tersebut sebagai bentuk pencegahan stunting dan diabetes melitus pada anak. Para wali siswa diajak untuk memahami pentingnya pola makan sehat dan seimbang guna mencegah stunting dan diabetes melitus.

“Kami ingin memastikan bahwa anak-anak mendapatkan pemahaman yang baik tentang gizi dan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini,” Kata Direktur PAUD HI El-Fath, Nurul Hayati. Sabtu (27/7/2024).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Achmad Fauzi Wongsojudo Kembali Raih Penghargaan Penggerak Ekonomi Masyarakat di Media Nasional

Dengan dukungan dari para orang tua dan tenaga medis, lanjut dia, ia berharap dapat menekan angka stunting dan diabetes melitus pada anak-anak di lingkungan sekolah kami.

“Ini adalah langkah yang sangat baik untuk masa depan anak-anak kita. Kami sebagai tenaga pendidik juga belajar banyak tentang pentingnya gizi yang tepat,” harapnya.

Ia juga menekankan, pentingnya edukasi bagi orang tua. “Orang tua memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kesehatan anak. Kami mengadakan berbagai kegiatan edukasi dan sosialisasi untuk membantu orang tua memahami pentingnya pola makan sehat, kebersihan, dan aktivitas fisik bagi anak-anak,” jelasnya.

Untuk itu, kata dia, orang tua harus terlibat aktif dalam program kesehatan sekolah serta membuka ruang bagi orang tua untuk berpartisipasi dalam program-program sekolah dan memberikan masukan yang konstruktif.

Baca Juga :  MPLS PAUD HI El-Fath Sumenep Ditutup dengan Kegiatan yang Mengesankan

“Kolaborasi antara sekolah dan orang tua sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan anak, karena sudah jelas, apabila anak-anak sudah ada di rumah masing-masing itu kan menjadi tanggungjawab orang tua,” tandasnya.

Sementara itu, Istri Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Chusnul Chotimah menyampaikan, bahwa stunting bukan hanya sekadar masalah kekurangan gizi yang berdampak pada tinggi badan anak.

“Stunting adalah kondisi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam waktu yang lama, yang tidak hanya mempengaruhi pertumbuhan fisik anak, tetapi juga perkembangan otak,” pungkasnya, saat menjadi pemateri dalam kegiatan tersebut.*(Sand/EM)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PT Jago Statistik Center Dukung Mahasiswa UNT Sampang ke Forum Internasional
MATAMUDA 2026, RA Nurul Mannan Tanamkan Karakter Anak Lewat Belajar Aman dan Menyenangkan
Hari Pertama MPLS, Bupati Sumenep Turun Langsung Pastikan Tak Ada Perundungan di Sekolah
Pemkab Sumenep Wajibkan Bahasa Madura Jadi Mata Pelajaran Mulai Tahun Ajaran Baru
Disdik Sumenep Cetak Guru Penulis, Pelatihan Karya Ilmiah Didorong Jadi Motor Literasi Pendidikan
Data Gizi Anak Terkumpul, ACCESS Segera Teliti Dampak Program MBG di Pamekasan
Disdik Sumenep Perketat Pengelolaan BOSP 2026, Dorong PAUD Lebih Akuntabel dan Berdampak
Siswa SMP Binar Sumenep Raih Juara I Coding Speed Challenge FOSFAT 2026

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:18 WIB

PT Jago Statistik Center Dukung Mahasiswa UNT Sampang ke Forum Internasional

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:12 WIB

MATAMUDA 2026, RA Nurul Mannan Tanamkan Karakter Anak Lewat Belajar Aman dan Menyenangkan

Senin, 13 Juli 2026 - 09:53 WIB

Hari Pertama MPLS, Bupati Sumenep Turun Langsung Pastikan Tak Ada Perundungan di Sekolah

Senin, 29 Juni 2026 - 14:01 WIB

Pemkab Sumenep Wajibkan Bahasa Madura Jadi Mata Pelajaran Mulai Tahun Ajaran Baru

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:57 WIB

Disdik Sumenep Cetak Guru Penulis, Pelatihan Karya Ilmiah Didorong Jadi Motor Literasi Pendidikan

Berita Terbaru