PAUD HI El-Fath Sumenep Gelar Project Pembelajaran ‘Songennep Parjugha’

- Redaksi

Sabtu, 2 November 2024 - 21:11 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

PAKAIAN KHAS MADURA: Siswa-siswi PAUD HI El-Fath saat tampil dalam program 'Songennep Parjugha'

PAKAIAN KHAS MADURA: Siswa-siswi PAUD HI El-Fath saat tampil dalam program 'Songennep Parjugha'

SUMENEP, Seputar Jatim – Songennep Parjugha, menjadi program unggulan dalam proses pembelajaran kurikuler PAUD HI El-Fath Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Kegiatan tahunan ini berlangsung meriah di halaman Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan, (Diskoperindag) Kabupaten Sumenep.

Diketahui, kegiatan tersebut menjadi edukasi pembelajaran positif bagi pengembangan anak-anak untuk lebih memahami, meneliti, dan mempraktekkan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dan Songennep Parjugha merupakan sebuah acara yang mengangkat tema-tema kedaerahan muatan lokal, sehingga bekerjasama dengan (Diskoperindag).

Baca Juga :  Upacara Hari Jadi Sumenep Ke 755 Gunakan Bahasa Madura, Budayawan Ini Turut Bangga!

Direktur PAUD HI El-Fath, Nurul Hayati mengatakan, bahwa pada kali ini sengaja mengangkat tema bambu atau anyaman bambu, karena disisi lain bambu juga merupakan warisan dari nenek moyang kita.

“Walaupun sekarang bambu semakin berkurang, tapi bambu itu banyak digunakan manusia pada jaman dulu,” katanya. Sabtu (2/11/24)

Maka dari itu, lanjut dia, pihaknya mengkemas pembelajaran selama dua minggu untuk mengenal lebih dalam tentang bambu, yang dimana bambu itu untuk kebutuhan manusia ternyata banyak manfaatnya.

“Jadi anak-anak itu selain mengenal dan mempelajari tentang bambu, juga diajarin tentang keterampilan menganyam bambu. Dari anyaman itu, anak sebenarnya belajar pola atau melatih motorik halus mereka,” bebernya.

Lanjut ia menegaskan, jadi nanti anak-anak saat pulang kerumah bisa berfikir untuk lebih kreatif daripada main Handphone. Sehingga bisa lebih terampil atau mempraktekkan tentang hal-hal yang baru dari anyaman bambu.

Baca Juga :  Momentum Hari Jadi ke 755, Sekda Harap Bisa Ciptakan Strategi Baru Demi Kemajuan Sumenep

“Karena peralatan tradisional bambu ini lebih sehat dari pada peralatan yang sekarang itu, juga lebih hemat. Dan lain daripada itu, sebenarnya untuk membangun kebersamaan dalam keluarga,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Industri Diskoperindag Sumenep, Agus Eka Hariyadi menyampaikan, bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar kegiatan bermain bagi anak-anak, melainkan langkah penting dalam memperkenalkan budaya lokal yang bernilai tinggi.

“Anyaman bambu adalah warisan yang harus terus dijaga, dan mengenalkannya kepada anak usia dini dapat menjadi upaya pelestarian yang berkelanjutan,” tandasnya.

Ia berharap, melalui kegiatan ini dapat memberikan gambaran akan pentingnya edukasi sejak usia dini.

“Jadi bagaimana nanti, kerajinan anyaman bambu bisa menjadi produk unggulan Sumenep yang tak hanya dikenal di pasar lokal, tapi juga mampu menembus pasar nasional hingga internasional,” harapnya. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MATAMUDA 2026, RA Nurul Mannan Tanamkan Karakter Anak Lewat Belajar Aman dan Menyenangkan
Hari Pertama MPLS, Bupati Sumenep Turun Langsung Pastikan Tak Ada Perundungan di Sekolah
Pemkab Sumenep Wajibkan Bahasa Madura Jadi Mata Pelajaran Mulai Tahun Ajaran Baru
Disdik Sumenep Cetak Guru Penulis, Pelatihan Karya Ilmiah Didorong Jadi Motor Literasi Pendidikan
Data Gizi Anak Terkumpul, ACCESS Segera Teliti Dampak Program MBG di Pamekasan
Disdik Sumenep Perketat Pengelolaan BOSP 2026, Dorong PAUD Lebih Akuntabel dan Berdampak
Siswa SMP Binar Sumenep Raih Juara I Coding Speed Challenge FOSFAT 2026
Dispusip Sumenep Genjot Perpustakaan Ramah Anak, Sekolah Didorong Jadi Pusat Literasi Aktif

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:12 WIB

MATAMUDA 2026, RA Nurul Mannan Tanamkan Karakter Anak Lewat Belajar Aman dan Menyenangkan

Senin, 13 Juli 2026 - 09:53 WIB

Hari Pertama MPLS, Bupati Sumenep Turun Langsung Pastikan Tak Ada Perundungan di Sekolah

Senin, 29 Juni 2026 - 14:01 WIB

Pemkab Sumenep Wajibkan Bahasa Madura Jadi Mata Pelajaran Mulai Tahun Ajaran Baru

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:57 WIB

Disdik Sumenep Cetak Guru Penulis, Pelatihan Karya Ilmiah Didorong Jadi Motor Literasi Pendidikan

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:50 WIB

Data Gizi Anak Terkumpul, ACCESS Segera Teliti Dampak Program MBG di Pamekasan

Berita Terbaru