Peduli Dunia Penyiaran, Gubernur Khofifah Raih KPID Award 2019

- Redaksi

Kamis, 31 Oktober 2019 - 10:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubenur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima piagam penghargaan KPID Award 2019 di Surabaya, 30/10/2019. (Fahmi/ SJ Foto)

Gubenur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima piagam penghargaan KPID Award 2019 di Surabaya, 30/10/2019. (Fahmi/ SJ Foto)

SURABAYA, seputarjatim.com Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memperoleh anugerah penghargaan dari Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jatim sebagai Tokoh Peduli Penyiaran tahun 2019. Penghargaan tersebut diserahkan langsung  Ketua KPID Jatim, Afif Amrullah saat malam Anugerah Penyiaran KPID Award 2019 di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (30/10) malam.

Dalam sambutannya, Ketua KPID Jawa Timur, Afif mengatakan Khofifah dinilai sangat peduli dan telah memberi banyak kontribusi terhadap dunia penyiaran di Jawa Timur.  Salah satu contohnya, kata dia, Khofifah kembali menghidupkan Anugerah Penyiaran KPID Award setelah enam tahun terakhir mengalami kevakuman.

Anugerah KPID sendiri merupakan bentuk apresiasi terhadap pelaku industri media yang ada di Jawa Timur bahwa mereka sudah bekerja dengan baik dan kreatif serta inovatif dalam memenuhi kebutuhan informasi masyarakat. Selain itu, juga sebagai upaya KPID meningkatkan kualitas isi siaran yang ada di Jawa Timur, yang bermuara pada hadirnya siaran yang bermanfaat sekaligus berkualitas, sehingga bisa menjadi nilai positif bagi masyarakat Jatim.

“Dulu, anugerah penyiaran ini setiap tahun diadakan, namun sudah enam tahun terakhir vakum karena berbagai problem. Alhamdulillah, pada tahun ini di kepemimpinan Ibu Khofifah kami bisa mendapat kesempatan dan juga dukungan yang luar biasa, bahkan mengizinkan Grahadi dijadikan sebagai tempat penyelenggaraan acara,” ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Khofifah menyambut penghargaan tersebut dengan rasa syukur. Menurutnya,  penghargaan ini harus dijadikan  pemacu pemprov Jatim  untuk mendorong dunia penyiaran di Jatim agar semakin maju, inovatif dan kreatif sekaligus dapat membangun suasana “Jogo Jawa Timur” yang aman, nyaman, dan kondusif, ditengah berbagai tantangan di era sekarang.

Baca Juga :  Sampaikan Pidato Ketua MA di Upacara HUT MARI ke 77, Ini Harapan Ketua PN Sumenep

“Terima kasih kepada seluruh pelaku  industri siaran baik televisi maupun radio serta  media pada umumnya  dan rekan-rekan dari jajaran PWI dan jurnalis. Kami menyampaikan terimakasih berkat komitmen yang kuat dari pemimpin media di Jawa Tinur  untuk menjaga  suasana Jogo Jawa Timur agar kondusif, dapat   kita lakukan bersama,” katanya.

Gubernur Khofifah meminta agar media ikut mendukung upaya pembangunan di Jawa Timur. (Fahmi/ SJ Foto)

Khofifah menambahkan, menjaga suasana Jogo Jawa Timur di era sekarang tidak mudah, sebab seiring berkembangnya  teknologi informasi (TI), muncul tiga tantangan besar yang harus dihadapi. Yaitu, era pasca kebenaran (post truth), era disrupsi, serta kecerdasan buatan atau Artificial intelligence (AI). Mari  kita ambil positifnya dan kita buang negatifnya.

“Ketiganya memiliki keterkaitan langsung dengan dunia penyiaran, baik audio, maupun audio visual. Karena itu, momentum ini harus dijadikan sebagai bagian penting untuk terus melakukan  dan menjaga agar kita bisa melakukan ricek dari seluruh produk siaran, sebelum dipublish,” tegasnya.

Melalui momentum Anugerah Penyiaran ini, lanjut Khofifah, diharapkan seluruh insan penyiaran untuk saling bergandengan tangan, guna membangun penguatan agar objektivitas dari sebuah siaran, baik audio, maupun audio visual, dapat terjaga otentisitasnya, sebelum dipublish dan disimak oleh masyarakat luas. selain itu harus dapat bersinergi dengan berbagai pihak agar dunia penyiaran sebagai bagian dari sarana informasi  yang akurat dan paling dibutuhkan masyarakat sebagai referensi ditengah-tengah arus informasi yang begitu deras.

“Momen anugerah penyiaran seperti ini, akan menjadi bagian yang bisa menjadikan mereka berfastabiqul khairat, atau berlomba-lomba menuju kebaikan,” imbuhnya.

Dalam kesempatan ini, Khofifah juga mengumumkan bahwa Jatim telah terpilih sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Wartawan Nasional (PORWANAS) ke-XII  pada Tahun 2020 mendatang. Karena itu, dirinya meminta kepada seluruh insan media untuk menyambut berita bahagia ini, dengan menyiapkan para insan media yang mencintai dunia olahraga dan menjadi atlit untuk berlaga di ajang tersebut serta meraih prestasi sebaik-baiknya dan jangan lupa pers bisa membawa Jawa Timur lebih maju lagi dengan adanya event nasional Porwanas nanti.

Baca Juga :  Peduli Penanganan Stunting, Pemkab Sumenep Bagikan Bantuan Pangan

“Saya minta agar seluruh rekan pers yang akan bertanding nanti sebagai atlet  di Porwanas untuk mempersiapkan diri. Saya berharap sebagai tuan rumah, kita bisa memperoleh juara umum. Kami juga telah berkoordinasi dengan DPRD Jatim, supaya proses untuk penyiapan ini bisa  di dukung  dalam RAPBD 2020 yang akan datang,” imbuhnya.

Sebagai informasi, dalam acara ini, KPID Jatim memberikan berbagai penghargaan kepada insan penyiaran di Jatim, diantaranya adalah penghargaan untuk Program Religi Radio dan TV terbaik, Program Talkshow Radio dan TV terbaik, Program Unggulan Radio LPPL terbaik, Program Lokal TV SJJ-Nasional terbaik, dan Program Berita TV terbaik serta Lifetime Achievement.

Kemudian, diserahkan pula penghargaan untuk Program Inspirasi Muda Radio dan TV terbaik, Penyiar dan Presenter Talkshow Radio dan TV terbaik, serta Program Wisata Budaya Jatim untuk Radio dan TV terbaik.

Acara ini dihadiri  oleh sekitar 150 undangan, yang terdiri dari Forkopimda Jatim, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh komunikasi, para insan media, baik cetak, televisi, online, dan radio, serta para wartawan dari berbagai media. (mi/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Balik Pencitraan SPPG Rubaru, Anak Sekolah Diduga Dijadikan Uji Coba MBG
MBG dari SPPG Pakamban Laok 2 Picu Diare Siswa, Wali Murid Takut Melapor
Desa Meddelan Diguncang Dugaan Korupsi hingga Proyek Siluman, Tokoh Pemuda Ancam Audiensi Camat Lenteng
Klarifikasi Kepala SPPG Jambu Berbelit, Sertifikat Wajib MBG Terbukti Belum Lengkap
Proyek Jalan Gelap di Desa Meddelan, Camat Lenteng Pilih Diam
Achmad Fauzi Wongsojudo Lantik Lima Komisioner KI Sumenep Periode 2025–2029
Dugaan Korupsi BUMDes, Kades Meddelan Pilih Tutup Mulut dan Blokir WhatsApp Wartawan
Tumpahan CPO Cemari Laut Gili Iyang Sumenep, Minyak Tongkang Capai Bibir Pantai

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:27 WIB

Di Balik Pencitraan SPPG Rubaru, Anak Sekolah Diduga Dijadikan Uji Coba MBG

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:12 WIB

MBG dari SPPG Pakamban Laok 2 Picu Diare Siswa, Wali Murid Takut Melapor

Senin, 26 Januari 2026 - 09:43 WIB

Desa Meddelan Diguncang Dugaan Korupsi hingga Proyek Siluman, Tokoh Pemuda Ancam Audiensi Camat Lenteng

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:00 WIB

Klarifikasi Kepala SPPG Jambu Berbelit, Sertifikat Wajib MBG Terbukti Belum Lengkap

Sabtu, 24 Januari 2026 - 20:22 WIB

Proyek Jalan Gelap di Desa Meddelan, Camat Lenteng Pilih Diam

Berita Terbaru