Home / Tak Berkategori

Pengamat: 5 Pejabat Sumenep Diperiksa, KPK Pasti Punya Dasar Kuat

- Redaksi

Selasa, 9 Juli 2019 - 11:17 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Tim Penyidik KPK  dalam sebuah giat penindakan, di Kantor Pemkab Pamekasan, Jawa Timur, beberapa waktu lalu. (Budi/ SJ foto/ dok.)

Tim Penyidik KPK dalam sebuah giat penindakan, di Kantor Pemkab Pamekasan, Jawa Timur, beberapa waktu lalu. (Budi/ SJ foto/ dok.)

Sumenep, seputarjatim.com- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lakukan pemeriksaan terhadap 37 pejabat penyelenggara negara, dari sejumlah Kabupaten dan Kota di Jawa Timur. Langkah KPK mendapat apresiasi sejumlah kalangan.

Azam Khan, pengamat hukum asal Kota Sumenep menuturkan, langkah KPK memeriksa asal usul harta kekayaan para pejabat negara itu sangat tepat.

 “APBD di Jawa Timur itu banyak bocor, hampir di semua Kabupaten dan Kota. Kebocoran itu harus dipertanggungjawabkan. Dan peluang bocornya APBD itu sangat mungkin berkaitan dengan peningkatan jumlah kekayaan yang dimiliki para pejabat di daerah,” ujar Azam Khan saat dihubungi melalui telepon selulernya, Selasa, 09/07/2019.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Azam, pemilihan nama-nama yang akan diperiksa KPK itu pasti selektif dan tidak asal panggil saja. “KPK itu punya alat canggih, dan KPK punya hak untuk menyelidiki dan menelusuri,” imbuhnya.

Baca Juga :  Temuan Misterius di Sumenep, Warga Evakuasi Benda Mirip Torpedo

Menurut Azam, dirinya juga pernah bertemu dengan komisioner KPK di Jakarta. Dalam pertemuan ini, dirinya dikabari tentang kejanggalan kekayaan yang dimiliki oleh para pejabat penyelenggara negara di Jawa Timur.

Sementara itu Abdul Hamid Ali Munir, Politisi asal Sumenep memandang pemeriksaan yang dilakukan KPK terhadap Bupati, Wakil Bupati, Sekda, dan dua Kepala Dinas di Kabupaten Sumenep itu sebagai sebuah kehormatan. “ Tidak apa-apa biar diperiksa saja sama KPK. Harta, rumah, tanah, semua harus dilaporkan secara jujur kalau semua itu bersih,” tegasnya.

Baca Juga :  UMKM Bangkit, Ekonomi Terungkit. BKNDI Sumenep Kembali Gelar Sosialisasi Dan Edukasi

Semua penyelenggara negara menurut Hamid memang wajib melaporkan semua kekayaannya termasuk anggota legislatif.

“Kita sambut positif langkah yang dilakukan KPK,” pungkas Politisi senior tersebut.

Seperti diberitakan, Senin, 08/07/2019, hingga Jumat, 12/07/2019 mendatang, KPK lakukan pemeriksaan terhadap 37 pejabat penyelenggara negara se-Jawa Timur. Pejabat dari Kabupaten Sumenep menjadi yang paling terbanyak dibanding pejabat dari daerah lain di Jawa Timur. Lima nama pejabat Sumenep yang diperiksa KPK antara lain Bupati Abuya Busyro Karim, Wakil Bupati Achmad Fauzi, Sekda Edy Rasiyadi, Mantan Kepala Dinas Pendidikan Ahmad Shadik, dan mantan Kepala Dinas PU Pengairan Eri Susanto. (dik/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Maya Puspitasari Diburu Polresta Sumenep, Masuk DPO Kasus Dugaan Korupsi
Geger! Bayi Laki-Laki Ditemukan di Atas Kursi Rusak di Pinggir Jalan Prenduan Sumenep
Wabup Sumenep Minta ASN Taat Aturan, Pimpinan OPD Diminta Jadi Teladan
Mr. Ball Tetap Eksis, Gerakan Penolakan Mulai Redup, Kemana Nyali Penegak Perda?
Dua Kali Tembus KEN, Bupati Andalkan Musik Tong-Tong untuk Promosikan Budaya Madura
Bupati Bawa Pesan Persatuan di Puncak Perayaan Hari Jadi ke-757 Sumenep
Pilkada 2029 Mulai Dipersiapkan, Pemkab Sumenep Rancang Dana Cadangan Rp75 Miliar
SKK Migas-KEI Perkuat Kompetensi Guru Non-PNS di Kepulauan Sumenep, Kemenag, DPRD dan Akademisi Beri Apresiasi

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Maya Puspitasari Diburu Polresta Sumenep, Masuk DPO Kasus Dugaan Korupsi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:58 WIB

Geger! Bayi Laki-Laki Ditemukan di Atas Kursi Rusak di Pinggir Jalan Prenduan Sumenep

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Wabup Sumenep Minta ASN Taat Aturan, Pimpinan OPD Diminta Jadi Teladan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:29 WIB

Mr. Ball Tetap Eksis, Gerakan Penolakan Mulai Redup, Kemana Nyali Penegak Perda?

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:33 WIB

Dua Kali Tembus KEN, Bupati Andalkan Musik Tong-Tong untuk Promosikan Budaya Madura

Berita Terbaru

Poster DPO Polresta Sumenep (Dok. Istimewa)

Hukum & Kriminal

Maya Puspitasari Diburu Polresta Sumenep, Masuk DPO Kasus Dugaan Korupsi

Selasa, 20 Okt 2026 - 14:33 WIB