Peringati Hari Bumi, DLH Sumenep Tanam Ratusan Bibit Tanaman Diberbagai Titik

- Redaksi

Sabtu, 27 April 2024 - 12:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAK: DLH Sumenep menanam ratusan bibit tanaman di Kota Keris

KOMPAK: DLH Sumenep menanam ratusan bibit tanaman di Kota Keris

SUMENEP, SEPUTARJATIM – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menanam ratusan bibit tanaman dalam rangka memperingatan Hari Bumi.

Hal itu dilakukan untuk menggalakkan kesadaran masyarakat di lingkungan Kota Keris.

Kegiatan itu tidak hanya sekadar penanaman pohon, tetapi juga menjadi forum untuk menyampaikan pesan-pesan penting mengenai keberlanjutan lingkungan di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Siap Antar Pasien Sembuh, Bank BPRS Bhakti Sumekar Beri Bantuan Mobil Sehat kepada RSUD dr Moh Anwar Demi Wujudkan Program Bupati Sumenep

Kepala DLH Sumenep, Arif Susanto mengatakan, bahwa anggaran ini diambil oleh dana APBD 2024 sebanyak 200 juta kemudian dibelanjakan berbagai macam jenis bibit tanaman yang ini akan ditanam di beberapa titik kota.

“Maka dari itu pada acara saat ini selain penanaman yaitu ada orasi lingkungan, teaterikal lingkungan, edukasi pesan-pesan lingkungan, sweeping sampah, dan pemberian kantong belanja ramah lingkungan,” katanya, Sabtu (27/4/2024(.

Tak hanya dengan gerakan itu saja, kata dia, pihaknya juga menanamkan semangat kepedulian dan tanggung jawab terhadap bumi Sumenep.

Dengan demikian, ia berharap dapat menginspirasi gerakan positif yang lebih besar untuk melindungi dan melestarikan lingkungan hidup bagi generasi mendatang.

Lanjut ia menegaskan, bahwa pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat dalam upaya pelestarian lingkungan.

Baca Juga :  Apabila Terbukti Prabowo-Gibran Tak Penuhi Syarat Adminitrasi, Seharusnya Perolehan Suara Dianggap Batal

“semua pihak untuk berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mengurangi penggunaan bahan-bahan berbahaya bagi ekosistem,” pungkasnya. (EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Temuan IWO Soal SPPG Bermasalah, Satgas MBG Sumenep Siap Turun Sidak
Persoalan SPPG Dievaluasi Serius, Satgas dan IWO Sumenep Minta Perketat Pengawasan Menu MBG
‘Bismillah Melayani’ Dipertanyakan, Banjir Berulang di Sumenep Dinilai Minim Solusi
Polemik E-Katalog Memanas, IWO Sumenep Nilai Kebijakan Terlalu Dipaksakan
MBG Terhenti Bukan Sekadar Evaluasi, SPPG Pakamban Laok 2 Akui Disuspend BGN
BGN Suspend 17 SPPG di Jatim, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Ikut Terseret
Ikon Kota Gelap Gulita, Lampu Tugu ‘Selamat Datang’ Sumenep Mati Total
Sumenep Berselawat 2026, Refleksi Setahun Kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo Perkuat Spirit Pembangunan

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 19:05 WIB

Temuan IWO Soal SPPG Bermasalah, Satgas MBG Sumenep Siap Turun Sidak

Rabu, 4 Maret 2026 - 16:48 WIB

Persoalan SPPG Dievaluasi Serius, Satgas dan IWO Sumenep Minta Perketat Pengawasan Menu MBG

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:02 WIB

‘Bismillah Melayani’ Dipertanyakan, Banjir Berulang di Sumenep Dinilai Minim Solusi

Senin, 2 Maret 2026 - 14:24 WIB

Polemik E-Katalog Memanas, IWO Sumenep Nilai Kebijakan Terlalu Dipaksakan

Senin, 2 Maret 2026 - 12:12 WIB

MBG Terhenti Bukan Sekadar Evaluasi, SPPG Pakamban Laok 2 Akui Disuspend BGN

Berita Terbaru